
A1news.co.id|Takengon – Ketua Pansus Bencana Hidrometeorologi DPRK Aceh Tengah, Wahyuddin, bersama anggota Jihar Firdaus, ST, Seven Cebro Kobat, ST, Yuska Mashudi, A.Md, dan Saiful MS Amirullah, S.Pd.I, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Ketol untuk meninjau langsung kondisi daerah terdampak bencana. Kamis 18 Juni 2026.

Rombongan beranjak dari Kantor Camat Ketol dengan agenda koordinasi bersama jajaran pemerintahan kecamatan, mukim, serta para reje kampung.

Turut mendampingi tim pansus sejumlah instansi terkait, di antaranya BPBD, Dinas Perkebunan, Pertanian, PUPR, Dinas Pangan, serta jajaran OPD Kabupaten Aceh Tengah lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim pansus bergerak menuju Kampung Bur Lah untuk meninjau kondisi Jembatan Berawang Gajah yang mengalami kerusakan parah.
Dari hasil pengamatan, jembatan lama sudah tidak berbentuk lagi akibat bencana hidrometeorologi yang melanda beberapa waktu lalu, bahkan turut menghanyutkan sejumlah rumah warga di sekitar lokasi.
Camat Ketol, Zumara W. Kutarga, menyampaikan aspirasi masyarakat agar pembangunan jembatan segera direalisasikan.
Menurutnya, rencana pembangunan jembatan Bailey sudah ada, bahkan material telah tersedia, namun hingga kini belum juga dilaksanakan.
Kerusakan jembatan tersebut telah memutus akses penghubung ke empat kampung, yakni Kekuyang, Bintang Pepara, Pantan Reduk, dan Buge Ara.
“Kami mohon kepada tim pansus agar jembatan penghubung ini segera dibangun, bagaimanapun caranya,” harap Zumara.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Pansus Wahyuddin menyatakan akan segera melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah setelah peninjauan lapangan selesai.
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses penanganan darurat sekaligus memulihkan akses vital masyarakat di Kecamatan Ketol.(*)

Tidak ada komentar