MENU

PON Aceh – Sumut 2024, Aceh siapkan 856 Atlet”

2 menit membaca View : 2
Admin
Berita - 27 Apr 2024

A1news.co.id|Banda Aceh – Aceh terus berbenah dan mempersiapkan diri menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024. Termasuk menyiapkan atlet yang bakal bertanding di ajang olahraga empat tahunan tersebut.

 

Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, Bachtiar Hasan, mengatakan kontingen dari Tanah Rencong akan mengikuti 66 cabang olahraga yang ada di PON kali ini.

 

1. Pelatda dilaksanakan secara bertahap

 

Bachtiar menyampaikan, pemusatan latihan daerah (pelatda) atlet maupun pelatih Kontingen Aceh untuk persiapan PON dilaksanakan secara bertahap. Tahap pertama dimulai sejak Januari 2024.

 

Pelatda dimulai sejak 15 Januari 2024,” kata Bachtiar yang juga Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Atletik (PASI) Aceh, Rabu (24/4/2024).

 

2.Aceh bakal turunkan 856 atlet pada PON XXI

 

Secara rinci, kata Bachtiar, jumlah atlet yang mengikuti pelatda sentralisasi yakni 413 orang. Turut juga pelatih daerah 78 orang, pelatih nasional 12 orang, dan mekanik 13 orang. Total keseluruhan ada 516 orang.

 

Kemudian untuk pelatda desentralisasi, yakni atlet 368 orang, pelatih 73 orang, dan mekanik 17 orang. Total keseluruhan yang mengikuti pelatda tahap ini 456 orang.

 

“Kemudian ada desentralisasi kategori empat untuk cabang nonprioritas yang mencapai 145 orang. Sudah termasuk atlet, pelatih, dan mekanik,” ujar Bachtiar.

“Jumlah keseluruhan atlet yang dipersiapkan untuk Tim PON Aceh yakni 856 orang,” imbuhnya.

 

3. Sejumlah atlet terpaksa melakukan pelatda di luar Aceh

 

Tidak semua atlet, kata Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi KONI Aceh, melakukan pelatda di Tanah Rencong. Ada beberapa atlet terpaksa menggelar pelatda di luar karena prasarana maupun sarana yang tidak memadai.

 

Adapun beberapa atlet yang melakukan pelatda di luar Aceh, seperti cabor paramotor, aeromodelling, paralayang, boling, serta atlet kontrak untuk cabang tertentu dan tidak bisa dilakukan di Tanah Rencong.

 

“Penyebabnya karena masalah peralatan. Kita belum punya peralatan dan mereka ini punya peralatan di sana. Selain itu, para atlet tersebut bisa melakukan uji coba, elain itu, para atlet tersebut bisa melakukan uji coba langsung atau uji tanding,” kata Bachtiar

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS