A1news.co.id|Bireuen – Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Ir. Ibrahim Ahmad, M.Si Membuka Acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (MUSRENBANG) Tingkat Kecamatan Tahun 2024.
Untuk Penyusunan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Bireuen Tahun 2025 di Aula Kantor Camat Peusangan, Senin, 4 Maret 2024.
Turut hadir Ketua dan Anggota DPRK Bireuen Dapil Peusangan, Asisten Administrasi Umum dan Kepala SKPK, Camat Peusangan dan Unsur Forkopimcam,
Para Keuchiek, Imum Mukim, Imam Mesjid, Imam Meunasah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Perempuan serta Lembaga Swadaya Masyarakat.
Acara diawali dengan laporan kegiatan dari Camat Peusangan, Teguh Mandiri Putra, S.STP. Dalam laporannya, Camat Peusangan mengusulkan program prioritas unggulan antara lain, Pembangunan Kantor Camat Peusangan, Pembangunan lanjutan Masjid Besar Peusangan Raya,
Pembangunan Jalan Lingkar Kota Matang Geulumpang Dua, Penambahan Mobil Ambulance di Puskesmas Peusangan, Pembangunan Jalan Matang Sagoe hingga ke Kecamatan Jangka dan Pembangunan Jembatan.
Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos, yang terpilih sebagai Anggota DPRA Periode 2024-2029.
Rusyidi Mukhtar, S.Sos menegaskan akan memperjuangkan Aspirasi masyarakat Bireuen ditingkat Provinsi selama beliau menjabat, yaitu Pembangunan Jalan, Pembangunan Sarana dan Prasarana Rumah sakit Type D di Kecamatan Peusangan yang insya Allah akan dibangun pada tahun 2024 ini.
Sedangkan pembangunan yang lain yang tidak terwujud di tahun ini akan kita upayakan di tahun selanjutnya dan menggunakan dana APBA atau Otsus.
Selanjutnya Sekretaris Daerah menerangkan bahwa saat ini arah kebijakan penanggulangan kemiskinan Provinsi Aceh menitikberatkan pada kebijakan penanggulangan kemiskinan.
Sehingga diperlukan upaya-upaya langkah strategis dalam menurunkan angka kemiskinan,
Khususnya pada wilayah kantong kemiskinan serta memperkuat dan memastikan bahwa seluruh program yang telah berjalan dapat berlangsung efektif.
Penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan Kabupaten Bireuen yang tertuang dalam RPK Bireuen Tahun 2023-2026.
Dimana sasaran penanggulangan kemiskinan dalam 4 (empat) tahun RPK Bireuen adalah menurunnya jumlah penduduk miskin dan terpenuhinya hak-hak dasar masyarakat miskin secara bertahap.
Pada kegiatan musrembang kecamatan ini, Sekda mengharapkan perwakilan yang hadir benar-benar menyampaikan data prioritas untuk diperjuangkan di tingkat Kabupaten,
Bukan semata-mata di bidang pembangunan tetapi tingkat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat perlu kita perjuangkan juga.
Beliau juga menyinggung tentang pentingnya SIPD yaitu Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) yang merupakan salah satu tools penting dalam mendukung penyelenggaraan pembangunan di daerah.(Red)






















