A1news.co.id|Kampar– Saprizal Panglima Muda Laskar Hulubalang Melayu Bersatu kabupaten Kampar merasa bersedih bahwa selama ini adat dan tradisi yang di daerah kita ini hampir puna dan lapuk di makan zaman dan anak – anak mudah terlena oleh tradisi Asing kebarat kebaratan sehingga adat dan tradisi daerah tak di acukan lagi .
oleh karena itu Panglima Muda Laskar Hulubalang Melayu bersatu mengajak kepada pemuda pemudi, marilah kita sama-sama mengangkat dan melestarikan adat seni dan budaya daerah kita, saat di temui oleh awak Media di kediaman nya (26/5/24)
Panglima Muda Laskar Hulubalang Melayu bersatu menghidupkan kembali laman silat pangean pendekar GINDO mudo murid dari singa berantai di kenegerian tratak buluh, di Desa Kampung Pinang Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar Provinsi Riau.
Menurut hemat dan pandangan Datuk Saprizal Silat pangean mengajari kita adat dan adab karna silat pangean mengajarkan syariat islam, kalau kita ingin bersilat harus mengambil wudhu dulu dan berdoa kepada Allah dan bersalam kepada Rasullullah.”. Tutur Saprizal
Panglima muda laskar hulubalang Melayu bersatu akan mengadakan acara pelantikan/ penobatan gelar pendekar GINDO mudo, insaallah akan di hadiri oleh Guru- Guru Besar silat pangean, pendekar alam, pendekar mudo, pendekar loma dan guru- guru yang lain yang tak bisa di sebut nama-nama nya
juga akan di hadiri oleh Ninik mamak kenegerian Teratak buluh dan Ninik Namak desa kampung pinang. (saprizal)






















