A1news.co.id|Aceh Utara– Tim Muspida Aceh Utara, Letkol Kav.Makhyar, Dandim Aceh Utara dan AKBP Nanang Indra Bakti, Kapolres Aceh Utara beserta rombongan melakukan kunjungan ke Desa Simpang Rangkaya dan Desa Parang Sikureng Kecamatan Tanah Luas Kabupaten Aceh Utara Pasca Bencana Alam Angin Kencang dan Hujan lebat pada Kamis sore jam 16.30 WIB,18/07/2024.
Dalam musibah ini banyak sarana dan prasarana di desa ini rusak parah.Pasar ikan dan sayuran juga kios kuliner mengalami rusak parah.
Kios jajanan yang berada sepanjang jalan Line Pipa Exxon Mobil Oil dimanfaatkan masyarakat untuk cari masukan tambahan berjualan dipinggiran jalan yang sudah di tinggalkan perusahaan Gas itu sejak tahun 2005 setelah kontrak dengan PT Arun berakhir.
Plt.Camat Tanah Luas Bakhtiar telah melaporkan kejadian ini kepada Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara, selain dua desa Sp.Rangkaya dan desa Parang Sikureng, ada 8 desa yang terkena imbas bencana ini yakni,
Desa Paya, Desa Ampeh, Desa Tgk.Dibales, Desa Teungoh Bergang, Desa Rayeuk Kuta, Desa Blang, desa Skue Kejrun,Desa Trieng dan Desa Rawa.
Menurut pak Camat Desa yang tergolong katagori parah kerusakan nya adalah desa Paya,disana ada 5 rumah rusak parah.
Dan usaha isi ulang Milik Lukman juga mengalami rusak parah sehingga usaha terpaksa terhenti.
Kepala Desa Blang, Usman berharap Kepada Pemda Aceh Utara agar dapat segera turun tangan kelapangan agar masyarakat di desa nya bisa bangkit lagi dari musibah yang menimpa warganya.
Kasi Humas Polres Aceh Utara,Iptu Bambang mengatakan,akan mengumpulkan data di lapangan untuk dilaporkan ke atasan nanti.(Din)






















