A1news.co.id|Takengon– Komunitas Pedagang Pasar Payailang Beri Dukungan Kepada calon Bupati dan Wakil Bupati nomor 3 Shabela Abu Bakar – Eka Saputra.
Pertemuan yang di laksanakan di Posko Pemenangan Pong Sede di Kampung Paya Tumpi I Kecamatan Kebayakan di hadiri langsung calon Bupati Shabela di dampingi Wakil Eka Saputra, Ketua Partai PBB Win Arsaddin, Ketua Relawan Sah Aman Reva, Ibu calon Bupati Puan Ratna, Ibu calon Wakil Bupati.

Salah satu pedagang pasar payailang mengatakam bahwa kedatangan kami yang utama menduking Bapak Shabela Abu Bakar – Eka Saputra sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah periode 2024 – 2029.
Salah satu keluhan disampaikan mengenai pasar tumpah dan pasar grosir, kami sebagai pedagang eceren sangat di rugikan dengan mereka berjualan tanpa ada batas waktu, mulai dari 02 : 00 WIB malam sampai magrib.
Kami berharap apabila Bapak duduk nanti, mohon pasar tumpah dan grosit di beri batas waktu mulai dari jam 02 :00 WIB sampai jam 10 Pagi.
Terkait kebersihan, biasa ada petugas pagi sekarang tidak ada lagi petugas pagi, yang ada petugas kebersihan di sore hari, makanya pasar Payailang tampak kumuh dan tak terawat dengan baik.
Dan kami ingin pasar ilang di jadikan setiap jenis yang di jual seperti penjualan ikan asin tidak lagi pada satu lokasi, sekarang sudah terpisah pisah.
Kita pun berharap semoga Bapak duduk nanti bisa menyiapkan petugas kebersihan pada pagi hari agar pasar Payailang tampak bersih, rapi dan indah di pandang dan menjadi para pedagang dengan jualan yang sama di jadikan satu lokasi pak, Ujar salah satu Pedagang.
Rentenir yang kerap memberikan pinjaman kepada pedagang dengan bunga yang sangat tinggi, hingga membuat mereka terjebak dalam lingkaran utang.
Sejumlah pedagang merasa keberatan dengan bunga pinjaman yang ditaksir mencapai Rp.300.000 per hari. Angka ini tentu sangat memberatkan usaha kecil.
Calon Bupati Shabela Abubakar menyampaikan sebelumnya waktu saya menjabat sebagai Bupati Aceh Tengah periode yang lalu, kita sudah tertib terkait pasar tumpah, pasar grosir agar tutup pada 10 tapi karena terlalu banyak, mobil penjual kelapa di tertibakan.
Terakhir saya di demon pendopo oleh emak emak, kami pun mundur dan atrek, mana mungkin saya melawan emak emak.
Kita tidak perlu barang dagangan di buang ke jalan dan di pijak pijak karena tidak lalu, rezeki itu allah yang ngatur, yang ada allah murka akan prilaku kita yang tidak menghargai barang dagangan kita.
Makanya dukung saya lagi sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Shabela Abu Bakar – Eka Saputra, biar semua permasalahan yang ada di pasar payakilang ada solusi dan musyawarah, tidak perlu kita pijak pijak barang dagangan, Ucap Shabela.
Terkait Rentenir, kita waktu duduk perode yang lalu, kita sudah menyatakan komitmennya untuk memberantas praktik rentenir di wilayah kita.
Kita pernah menyuruh Baitul Mal dan Bazis membantu bantuan kepada masyarakat yang kekurangan modal di bantu, agar masyarakat kita tidak terjerat dengan Rentenir yang menghancurkan Ekonomi masyarakat.
Ia menyampaikan rencananya untuk membentuk koperasi pinjaman resmi yang diharapkan dapat menjadi alternatif bagi pedagang, sehingga mereka tidak lagi tergantung pada pinjaman yang memberatkan dari pihak-pihak tidak resmi.
“Kami akan berupaya keras untuk memberantas praktik rentenir di Pasar Paya Ilang dan pasar-pasar lainnya.
Koperasi ini nantinya akan memberikan pinjaman dengan bunga rendah, sehingga pedagang dapat memperoleh modal usaha dengan lebih ringan dan aman,” Ujar Shabela.






















