MENU

Pj Presma UGP Takengon Menduga Panwaslih Aceh Tengah Tidak Bekerja Dalam Pengawasan Pilkada 

2 menit membaca View : 3
Admin
Berita - 28 Okt 2024

A1news.co.id|Takengon– Heru Ramadhan salaku pj presma Universitas Gajah Putih takengon menduga adanya pegancaman oleh oknum tertentu kepada masyarakat yang sudah viral di media media dan bahkan di grup grup whatsapp.

 

Hal ini seharunya tidak terjadi di aceh tengah apabila panwaslih betul betul melakukan pengawasan baik di tingkat kecamatan hingga tingkat desa.

 

heru menambahkan kasus ini terjadi di tingkat desa apakah panwas di tingkat desa (PKD) tidak berkerja sedangkan pegawas tingkat desa sudah di bentuk sejak agustus lalu.

 

Menurut padangan Heru seharusnya kasus seperti ini dapat di awasi secara ketat oleh pegawasan desa yang di bantu oleh pangawasan kecamatan

 

Namun setelah heru turun menanyakan kepada pengawas desa dan pengawas kecamatan hingga hari upah mereka belum juga di salurkan kepada mereka

 

“bangaimana kami mau mengawasi di tingkat desa sedangkan hak kami juga belum di beri kan ucap salah satu pengawas desa di salah satu desa di aceh tengah” yang tidak mau di sebutkan namanya

 

heru juga mengkomfirmasi kepada salah satu staf seketariat panwascam yang tidak mau di sebut namanya pada hari minggu tanggal 27 oktober 2024

 

beliau menyampaikan bahwa hingga hari ini sk staf sekretariat panwascam belum juga di serahkan apa lagi dengan upah mereka sedangkan meraka sudah berkerja selama kurang lebih 2 bulan di dalam pengawasan pilkada 2024

 

dan heru juga memduga ada permainan di dalam pangwaslih Aceh Tengah sendiri yang mengakibatkan pencairan gaji para petugas pegawas tidak di salurkan

 

dalam hal ini Heru memintak kepada badan penegak hukum untuk memeriksa bagian bendahraha pamwaslih Aceh Tengah dengan anggaran 11 miliyar lebih tidak mungkin hak dari pada pengawas desa dan kecamatan tidak di bayar kan

 

pilkada damai adalah harapan kita bersama untuk menciptakan itu semua pihak harus ikut berperan baik dari pihak penyelenggara pilkada, ASN,TNI dan Polri, tetap mejaga nintralitas nya, dan juga peserta pilkada dapat memberikan edokasi kepada pendukung dan juga relawannya, terakhir untuk stokeholder stokeholder dan juga masyarakat.(AB)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS