
A1news.co.id|Aceh Singkil – Hut ke- ke 26 mencapai puncaknya pada malam minggu 3/4/25 setelah melalui beragam kegiatan yang didasarkan pada kepentingan masyarakat dan daerah yang dimekarkan sejak 27 April 1999 silam.

Dalam pidatonya , Bupati H. Safriadi Oyon SH., menyampaikan rasa syukur yang besar atas limpahan rahmat Allah SWT sehingga seluruh rangkaian acara Hari Jadi ke-26 dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Bupati yang akrab di sapa Oyon menambahkan, apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi aktif dan kebersamaan seluruh masyarakat dalam memeriahkan hari bersejarah ini.
“Perayaan Hari Jadi ini bukan sekadar pesta, tetapi juga momentum penting bagi kita untuk menoleh ke belakang, mengevaluasi perjalanan yang telah kita lalui dan yang terpenting, memperkuat komitmen serta sinergi untuk membangun Aceh Singkil yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat,” ujar nya.
Tema Hari Jadi ke-26, “Aceh Singkil Bangkit: Bersama Pemerintahan yang Berbudaya dan Religius”, ditegaskan kembali oleh Bupati sebagai pondasi utama dalam setiap kebijakan dan langkah pembangunan daerah.
Beliau menjelaskan bahwa tema ini bukan hanya slogan melainkan sebuah panggilan moral dan komitmen kolektif untuk memastikan bahwa pembangunan yang dilaksanakan sejalan dengan pelestarian nilai-nilai budaya, kearifan lokal, dan penguatan pondasi spiritual masyarakat Aceh Singkil yang religius.
Menyadari tantangan global, perubahan iklim, dan dinamika sosial-ekonomi yang semakin kompleks, Oyon menyerukan adanya lompatan besar yang hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, masyarakat, sektor swasta, kaum muda, kaum perempuan, dan seluruh pemangku kepentingan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berkomitmen untuk terus melahirkan kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat, yang berakar pada kekayaan budaya lokal, dan yang berlandaskan pada nilai-nilai keislaman serta kearifan daerah.
Insya Allah, dengan kebersamaan, pembangunan di masa depan akan lebih merata, inklusif, dan berkelanjutan, membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” tegas nya.
Lebih lanjut, Bupati H. Safriadi Oyon memaparkan visi pembangunan ke depan yang akan memprioritaskan beberapa sektor strategis, di antaranya:
Penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sebagai tulang punggung perekonomian daerah, UMKM akan terus didukung melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, akses permodalan, dan perluasan pasar.
Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya dan Alam seperti potensi keindahan alam dan kekayaan budaya Aceh Singkil akan dioptimalkan untuk menarik wisatawan, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan daerah.
Pembangunan Infrastruktur yang Terintegrasi,Pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, dan infrastruktur lainnya akan terus dilakukan untuk meningkatkan konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia, Investasi dalam pendidikan, kesehatan, dan pembinaan karakter yang berlandaskan nilai-nilai agama akan menjadi prioritas untuk menciptakan generasi yang cerdas, sehat, dan berakhlak mulia.
Di penghujung pidatonya, Oyon menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh panitia penyelenggara, para peserta Pesta Kesenian Rakyat dan Bazar Pasar Murah, para pelaku UMKM yang telah menampilkan produk unggulan daerah.
Para seniman yang telah menghibur dengan karya-karya kreatif, serta kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan seluruh rangkaian acara Hari Jadi ke-26 Kabupaten Aceh Singkil.
Acara penutupan kemudian ditandai secara resmi dengan ucapan syukur Alhamdulillah dari Bapak Bupati, menandakan berakhirnya Pesta Kesenian Rakyat dan Bazar Pasar Murah yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Hari Jadi ke-26 Kabupaten Aceh Singkil tahun 2025.
Semangat kebersamaan dan optimisme untuk masa depan yang lebih baik tampak jelas terpancar dari wajah seluruh hadirin. ( Irfan)

Tidak ada komentar