A1news.co.id|Takengon – Gelombang dukungan terhadap Feriyanto sebagai Ketua KNPI Aceh Tengah terus menguat. Kali ini, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) secara terbuka menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung Feriyanto dalam memimpin KNPI ke arah yang lebih progresif dan berpihak pada kepentingan pemuda.
Dukungan ini tidak datang sendiri. Sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) besar di Aceh Tengah seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), SAPMA Pemuda Pancasila, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Al-Washliyah, serta beberapa OKP lainnya turut menyatakan komitmen yang sama.
“Kami menilai Feriyanto adalah representasi nyata dari semangat pemuda hari ini. Bukan hanya aktif, tapi juga punya visi jelas, jaringan kuat, dan integritas dalam berorganisasi.
Sudah saatnya KNPI diisi oleh sosok yang memang tumbuh dari kultur perjuangan pemuda,” tegas salah satu perwakilan GMNI dalam pertemuan konsolidasi bersama lintas OKP, Minggu malam (19/5).
Para pimpinan OKP sepakat, KNPI sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan harus kembali kepada marwahnya: menjadi ruang kolaborasi dan penggerak perubahan, bukan sekadar simbol struktural yang tak menyentuh kebutuhan riil pemuda di daerah.
“Cukup sudah KNPI diwarnai kompromi kosong. Saatnya kita isi dengan orang yang tahu arah gerak pemuda, yang hadir bukan untuk diri sendiri, tapi untuk kemajuan bersama,” ujar perwakilan IMM Aceh Tengah.
Sementara itu, Feriyanto yang turut hadir dalam konsolidasi lintas OKP mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan.
Ia menegaskan komitmennya untuk membangun KNPI yang inklusif, terbuka, dan proaktif dalam menjawab tantangan zaman.
“Ini bukan soal saya. Ini tentang kita. Jika Allah meridhai dan amanah ini dipercayakan kepada saya, maka yang saya bangun bukan hanya struktur organisasi, tapi juga kepercayaan dan keberdayaan pemuda Aceh Tengah,” ujar Feriyanto.
Dukungan yang mengalir dari berbagai OKP ini menjadi sinyal kuat bahwa arah baru KNPI Aceh Tengah tengah dibentuk.
Arah yang dibangun dari semangat kolektif, bukan ego sektoral. Sebuah harapan baru bahwa KNPI benar-benar akan menjadi milik dan suara pemuda.(AB)






















