A1news.co.id|Takengon – Curah hujan yang tinggi sering menjadi tantangan tersendiri bagi petani padi sawah terutama terjadinya serangan penyakit dadakan pada tanamannya.
Kondisi inilah yang dihadapi oleh Sukri aman Neli Kampung Pedemun One-one Kecamatan Lut Tawar, dimana tanaman padinya tiba-tiba daunnya menguning melihat kondisi ini beliau segera melaporkan kepada Kaslil, SP, PPL di Kampung tersebut.
setelah PPL turun kelapangan maka teridentifikasi bahwa daun padi yang kuning tadi terserang penyakit Kresek pak Kaslil langsung melaporan ke dinas terkait.

Ruhdi, S.Pd selaku Kabid PSP dan Kasmawati selaku Kabid Horti segera memerintahkan team popt agar segera turun kelapangan menindak lanjuti laporan PPL tersebut yang di dampingi dirinya langsung.
Setelah turun team POPT (Pengendali organisme penyakit Tanaman) dan kabid PSP, Kabid Horti, koordinator bpp dan PPL Kecamatan Lut Tawar langsung di data luas tanaman padi yang terserang.
Luasan tanaman padi yang terserang sekitar 7 Ha dari total luasan sawah di Kampung Pedemun seluas 50 Ha.
Dengan varietas unggul lokal, biasa di sebut padi Pulo Aceh (nama lokal) dengan masa panen berumut 7 bulan.
Arahan Pak Kabid agar segera dilakukan penangan sesegera mungkin dengan cara mengeringkan air di petak sawah, membersihkan pematang sawah, dan agar melakukan penyemprotan dengan pestisida yang di anjurkan.
Muklis sebagai petani merasa bersyukur dapat respon cepat dari satgas pertanian para penyuluh dan dinas pertanian. beliau berharap tanamannya segera pulih kembali dan berproduksi dengan maksimal.(WD)






















