• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Banjir Singkil Dan Alternatif Solusinya

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Banjir Singkil Dan Alternatif Solusinya

6 Desember 2025

Sinergi TNI-Polri, Polres Kampar ‘Sikat’ Penambangan Tanah Urug Ilegal di Tapung!”

17 Januari 2026
Dampingi Nasir Djamil Salurkan Bantuan di Tamiang, Ketua IMI Langsa: Ini Wujud Kepedulian Nyata untuk Umat

Dampingi Nasir Djamil Salurkan Bantuan di Tamiang, Ketua IMI Langsa: Ini Wujud Kepedulian Nyata untuk Umat

17 Januari 2026
Peresmian Gedung Baru Dan Gelar Karya Kelas XII SMK Negeri 1 Takengon

Peresmian Gedung Baru Dan Gelar Karya Kelas XII SMK Negeri 1 Takengon

17 Januari 2026
Elang 3 Hambalang Riau  Resmi Gelar Turnamen  Gala Desa Cup 2026 , Pebriyan Winaldi Junjung Sportivitas

Elang 3 Hambalang Riau  Resmi Gelar Turnamen  Gala Desa Cup 2026 , Pebriyan Winaldi Junjung Sportivitas

17 Januari 2026
Warga Parang IX Gotong Royong Membersihkan Saluran Air

Warga Parang IX Gotong Royong Membersihkan Saluran Air

17 Januari 2026
Polsek Tambang Tangkap Pelaku Curanmor Yang Beraksi di 18 TKP

Polsek Tambang Tangkap Pelaku Curanmor Yang Beraksi di 18 TKP

17 Januari 2026
Pembentukan Pos Bapas Di Lingkungan Rutan Kelas IIB Takengon 

Pembentukan Pos Bapas Di Lingkungan Rutan Kelas IIB Takengon 

17 Januari 2026
Polda Aceh Sebut Bripda Muhammad Rio Disersi, Tiga Kali Sidang KKEP Dan PTDH

Polda Aceh Sebut Bripda Muhammad Rio Disersi, Tiga Kali Sidang KKEP Dan PTDH

17 Januari 2026
SMK Negeri 1 Takengon Gelar Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

SMK Negeri 1 Takengon Gelar Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

17 Januari 2026
Perempuan Bukan Hiasan Demokrasi, Kami Alarm Ketika Kekuasaan Mulai Membusuk

Perempuan Bukan Hiasan Demokrasi, Kami Alarm Ketika Kekuasaan Mulai Membusuk

17 Januari 2026
Prihatin Kondisi Jalan Rusak Dasrizal Effendi Kasang Kulim Minta Bantuan Pemerintah

Prihatin Kondisi Jalan Rusak Dasrizal Effendi Kasang Kulim Minta Bantuan Pemerintah

17 Januari 2026
Bhabinkamtibmas Desa Angkasa Lakukan DDS Sambang Warga Sosialisasi KUHP Baru

Bhabinkamtibmas Desa Angkasa Lakukan DDS Sambang Warga Sosialisasi KUHP Baru

17 Januari 2026
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Redaksi
  • Berita
  • Daerah
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
Sabtu, Januari 17, 2026
  • Login
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Redaksi
  • Berita
  • Daerah
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
Aceh Investigasi News
No Result
View All Result
Aceh Investigasi News
No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Berita
  • Daerah
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
Home Berita

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Banjir Singkil Dan Alternatif Solusinya

by Admin
6 Desember 2025
in Berita
0
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Banjir Singkil Dan Alternatif Solusinya
503
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

A1news.co.id|Aceh Singkil– Jurnalis A1 News.co. id temukan artikel langkah strategis atasi banjir Singkil, diharapkan pemerintah Indonesia bisa laksanakan (6/12/2025).

 

(Hasil diskusi pengurus HMSS Banda Aceh dengan para pakar hidroteknik Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, Rabu, 27 Desember 2023 di Lab Hidroteknik FT USK Darussalam, Banda Aceh)

 

1. Faktor La Nina

 

Fenomena La Nina menyebabkan peningkatan curah hujan di berbagai wilayah Indonesia, yang dapat mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Banjir dapat merendam lahan pertanian dan merusak tanaman, menyebabkan kerugian yang besar bagi petani, dan bagi penduduk yang bermukim di kawasan yang sama tingginya apalagi yang lebih rendah dari permukaan laut.

 

Wilayah Singkil sebagai bagian dari Pulau Sumatra juga terdampak La Nina.

 

La Nina masih akan terus terjadi beberapa bulan ke depan dan puncaknya diprediksi akan terjadi pada Maret 2024.

 

(Keterangan: La Nina adalah fenomena yang berkebalikan dengan El Nino. Ketika La Nina terjadi, suhu muka laut di Samudera Pasifik bagian tengah, termasuk Indonesia di dalamnya, mengalami pendinginan di bawah kondisi normalnya.

Dampak lain dari La Nina adalah meningkatnya curah hujan di wilayah Pasifik Ekuatorial Barat, yang Indonesia termasuk di dalamnya. La Nina membuat cuaca cenderung menjadi lebih lembab. Fenomena La Nina yang meningkatkan curah hujan, membuat cuaca pada musim kemarau di Indonesia, menjadi lebih basah).

 

2. Faktor curah hujan tinggi

 

Curah hujan dalam tiga bulan terakhir memang tinggi (di atas 80 mm/jam). Banyak kawasan yang tanahnya sudah jenuh menyerap air hujan, maka terjadilah banjir genangan. Ditambah lagi banjir kiriman sehingga area yang terdampak banjir di Singkil semakin luas.

 

3. Faktor banjir kiriman dari hulu

 

Curah hujan yang tinggi di daerah hulu, yaitu dari aliran Sungai Alas di Aceh Tenggara dan Gayo Lues mengalir ke Lae Cinendang, Muara Pea, dan Sungai Kilangan juga sangat memengaruhi meluapnya permukaan air dan ketinggian banjir di Singkil sebagai daerah hulu sungai.

 

4. Faktor pendangkalan

 

Terjadi pendangkalan akibat sedimen pasir dan lumpur di sepanjang DAS Singkil, terutama di kawasan Sungai Kilangan hingga ke muara di Pulau Sarok. Sungai yang dangkal tak mampu menampung air hujan lebih banyak sehingga terjadi limpasan ke permukiman penduduk.

 

5. Faktor turunnya permukaan tanah

 

Gempa Nias pada 28 Maret 2005 telah menyebabkan turunnya beberapa sentimeter permukaan tanah di kawasan pesisir dan di permukiman penduduk Aceh Singkil, terutama di Desa Kilangan, Pasar Singkil, Pulau Sarok, dan lebih-lebih di Pulau Balai, ibu kota Kecamatan Pulau Banyak.

 

6. Faktor banjir rob

 

Air hujan dalam jumlah besar juga terkurung di kawasan Gosong Telaga (Singkil Utara). Sedianya massa air yang banyak ini bisa terkirim dengan cepat ke laut. Tetapi saat ini lajunya terhambat karena di laut pun sedang terjadi banjir rob (pasang purnama). Alhasil, massa air yang terkurung di Gosong Telaga tersebut menjadi limpasan ke kawasan Ketapang Indah, Ujung Bawang, Pulau Sarok, dan sekitarnya.

 

7. Faktor intrusi air laut

 

Intrusi air laut juga masuk melalui muara. Air sungai dari kawasan Kilangan dan Bengkolan terhambat menuju laut karena intrusi air laut tersebut yang kuantitasnya meningkat pada saat terjadi pasang rob.

 

8. Faktor kerawanan

 

Dari 40 sungai di Aceh yang sudah dilakukan Kajian Masterplan Pengendalian Banjir oleh Tim Hidroteknik Universitas Syiah Kuala, Sungai Singkil berada pada urutan nomor 1 tingkat kerawanan dan prioritas kemendesakan pengendalian banjirnya.

Skor frekuensinya 10, skor dampaknya 24, sehingga total skornya 34; disusul oleh Krueng Keurueto di Pase-Peusangan (Aceh Utara) dengan total skor 33; dan Sungai Jambo Aye juga di Aceh Utara dengan total skor juga 33.

 

9. Faktor bermukim di kawasan tempat genangan air

 

Sebagian penduduk Singkil bermukim di lokasi yang daerahnya memang tempat genangan air. Area seperti ini hanya nyaman ditempati pada musim kemarau. Di musim penghujan seperti sekarang ini bentang alamnya berubah menjadi kantong banjir.

 

10. Faktor tak ada desain permukiman yang adaptif dengan banjir

 

Masyarakat Singkil tidak pernah mendesain permukiman yang adaptif dengan kondisi seringnya terjadi banjir. Seharusnya, mengingat tingginya frekuensi banjir di Aceh Singkil, pemerintah dan masyarakat sudah harus mendesain permukiman yang adaptif sehingga bisa hidup berdampingan secara harmoni dengan banjir. Dengan kata lain, rumah panggung harus diperbanyak, kurangi rumah yang berada langsung di atas tanah supaya tak cepat digenangi banjir.

 

*ALTERNATIF SOLUSI*

 

1. Harus ada program _by pass_ atau _shortcut_ Lae Cinendang di bagian atas supaya airnya langsung tersalur ke laut, tanpa harus semuanya melewati muara Singkil di kawasan Pulau Sarok.

 

_Shortcut_ ini jangan dilakukan di daerah landai karena dikhawatirkan air sungai juga tidak akan mengalir ke laut. Harus dicari titik yang ideal, yakni yang lebih tinggi dari permukaan laut supaya air dari Lae Souraya dan Lae Cinendang bisa cepat tersalur ke laut ketika di hulu (Aceh Tenggara) atau di Subulussalam terjadi hujan deras.

 

_Shortcut_ ini juga jangan dilakukan di dekat rawa, sebab tindakan itu akan mengeringkan Rawa Singkil yang merupakan rawa terbesar di Aceh.

 

2. Pembahasan mengenai penanganan banjir Singkil harus dilakukan secara terpadu, melibatkan Pemkab Aceh Tenggara karena hulu Sungai Singkil berada di Alas, Aceh Tenggara; juga melibatkan Pemko Subulussalam, dan Pemkab Aceh Singkil.

 

3. Hutan yang sudah lama gundul dan berkontribusi secara signifikan pada peristiwa banjir berulang harus dipulihkan dengan program reboisasi.

 

Reboisasi sebagai solusi jangka panjang lebih mendesak dilakukan di hulu sungai (wilayah Aceh Tenggara) daripada di Singkil.

Reboisasi tetap relevan dilakukan untuk memproteksi DAS pada masa mendatang.

 

Perlu diingat, air tak mengenal batas administrasi. Jadi, untuk pencegahan dan penanganan banjir yang kerap terjadi di Singkil pimpinan wilayah terkait harus duduk bareng supaya satu persepsi.

 

4. Dari waktu ke waktu, Singkil memang parah banjirnya. DAS Singkil 54% berada di wilayah Aceh, 46% masuk wilayah Sumut. Jadi, perlu koordinasi kuat dan intens antargubernur dua provinsi (Aceh dan Sumatera Utara).

 

5. Membahas upaya pencegahan dan penanganan banjir Singkil haruslah melibatkan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra 1 karena mereka yang sudah melakukan kajian penyebab banjir dan langkah yang tepat untuk mengatasinya baik untuk jangka pendek, menengah, dan panjang.

Di samping itu, BWS jugalah yang punya banyak anggaran untuk pencegahan dan pengendalian banjir di Aceh.

 

6. Untuk itu, Pemkab Aceh Singkil harus proaktif melakukan lobi dan pendekatan ke pihak BWS Sumatra 1, paling tidak dengan mengirim surat resmi, supaya BWS cepat merespons dengan program konkret.

 

7. Di kawasan muara harus dibuat folder dan pompanisasi. Saat pasang rob menahan aliran banjir ke laut, maka pembuangan air banjir ke laut harus dilakukan dengan pompa dari rumah pompa yang dibangun di pinggir muara.

 

8. Kalaupun dibuat tanggul sungai, jangan ada bagian kelok sungai yang diluruskan. Semakin banyak kelok sungai, semakin banyak debit air yang tersimpan di situ, termasuk pada saat banjir.

Pelurusan sungai yang berkelok-kelok di provinsi lain ternyata tak juga efektif mengatasi banjir.

Jadi, buatlah tanggul mengikuti kontur sungai. Bagian yang lurus maupun yang berkelok dari sungai semuanya harus berada di dalam tanggul.

 

9. Pastikan bahwa penanganan DAS Singkil harus menerapkan ketentuan tentang garis sempadan sungai. Minimal masing-masing 100 meter di sisi kiri dan kanan sungai, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 8 Tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Garis Sempadan Danau.

 

10. Pemkab Aceh Singkil sudah harus merancang dan memberlakukan sistem adaptasi, dalam artian memperbanyak bangun rumah panggung. Jadi, kalaupun terjadi banjir dengan ketinggian tertentu, rumah tersebut tidak digenangi air.

 

Ketentuan ini (pendirian rumah panggung) berlaku ke depan dalam prinsip pembangunan rumah oleh warga, tapi sebaiknya sudah harus “dibunyikan” sekarang ini di dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Aceh Singkil 2025-2045.

 

Notulis,

Yarmen Dinamika

Chairil, S.H., M.H.

 

(Irfan)

Post Views: 94
Share201Tweet126Share50
Admin

Admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Seniman Pengusaha Keyboard (SEPAKAT) Merasa Dirugikan Dengan Edaran MPU Aceh Tengah

Seniman Pengusaha Keyboard (SEPAKAT) Merasa Dirugikan Dengan Edaran MPU Aceh Tengah

21 Februari 2025
Ulama Kota Langsa Kirim Do’a Untuk Faisal Amsco

Ulama Kota Langsa Kirim Do’a Untuk Faisal Amsco

19 April 2025
Demi Kamtibmas Bersama, Kapolres Siak : Aktifitas Bongkar Muat Di Perawang Dihentikan Sementara Waktu

Demi Kamtibmas Bersama, Kapolres Siak : Aktifitas Bongkar Muat Di Perawang Dihentikan Sementara Waktu

5 Juni 2024
Satlantas Polres Aceh Tengah Bagikan Buku Tertib Berlalulintas Pada Pengguna Jalan

Satlantas Polres Aceh Tengah Bagikan Buku Tertib Berlalulintas Pada Pengguna Jalan

1
Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito Pimpin Langsung Sertijab Kabag, Kasat Dan Kapolsek

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito Pimpin Langsung Sertijab Kabag, Kasat Dan Kapolsek

1
Dirjen Bina Bangda Kemendagri Bersama PINUS Gelar Diskusi Publik Juknis Intensif Kinerja Di Sumsel

Dirjen Bina Bangda Kemendagri Bersama PINUS Gelar Diskusi Publik Juknis Intensif Kinerja Di Sumsel

1

Sinergi TNI-Polri, Polres Kampar ‘Sikat’ Penambangan Tanah Urug Ilegal di Tapung!”

17 Januari 2026
Dampingi Nasir Djamil Salurkan Bantuan di Tamiang, Ketua IMI Langsa: Ini Wujud Kepedulian Nyata untuk Umat

Dampingi Nasir Djamil Salurkan Bantuan di Tamiang, Ketua IMI Langsa: Ini Wujud Kepedulian Nyata untuk Umat

17 Januari 2026
Peresmian Gedung Baru Dan Gelar Karya Kelas XII SMK Negeri 1 Takengon

Peresmian Gedung Baru Dan Gelar Karya Kelas XII SMK Negeri 1 Takengon

17 Januari 2026
Aceh Investigasi News

Copyright © 2023 A1 News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Redaksi
  • Berita
  • Daerah
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik

Copyright © 2023 A1 News

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In