• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Business
  • Politics
  • Science
  • World
  • Lifestyle
  • Tech
Korban Banjir Aceh Tamiang Masih Menghadapi Kesulitan

Korban Banjir Aceh Tamiang Masih Menghadapi Kesulitan

3 Februari 2026
Rumah Tani Nusantara Kirim 60 Ton Kentang, Mendongkrak Harga Pasca Bencana

Rumah Tani Nusantara Kirim 60 Ton Kentang, Mendongkrak Harga Pasca Bencana

13 Februari 2026
Kapolres Aceh Tengah Bersama Forkopimda Ikuti Peresmian SPPG Polri Oleh Presiden RI

Kapolres Aceh Tengah Bersama Forkopimda Ikuti Peresmian SPPG Polri Oleh Presiden RI

13 Februari 2026
Khutbah Jum’at: Menyambut Bulan Puasa Dan Persiapannya, di Mesjid Baitul Ma’arif Teupin

Khutbah Jum’at: Menyambut Bulan Puasa Dan Persiapannya, di Mesjid Baitul Ma’arif Teupin

13 Februari 2026
Siswa SDN 6 Matangkuli Melaksanakan Karnaval Ramadhan

Siswa SDN 6 Matangkuli Melaksanakan Karnaval Ramadhan

13 Februari 2026
Warga Rantau Panjang Keluhkan Ketiadaan Jembatan Penghubung Aceh Timur–Aceh Utara

Warga Rantau Panjang Keluhkan Ketiadaan Jembatan Penghubung Aceh Timur–Aceh Utara

13 Februari 2026
Aktivitas Akuari Dusun Telanai Teratak Buluh Rusak Ekosistem Sungai Kampar Aparat Diminta Bertindak Tegas

Aktivitas Akuari Dusun Telanai Teratak Buluh Rusak Ekosistem Sungai Kampar Aparat Diminta Bertindak Tegas

13 Februari 2026
Polsek Pangkalan Kuras Gelar Kurve Bersih Ruang Publik, Wujudkan Lingkungan Sehat

Polsek Pangkalan Kuras Gelar Kurve Bersih Ruang Publik, Wujudkan Lingkungan Sehat

13 Februari 2026
Polsek Pangkalan Lesung Sampaikan Himbauan Kamtibmas Lewat Program Jumat Curhat

Polsek Pangkalan Lesung Sampaikan Himbauan Kamtibmas Lewat Program Jumat Curhat

13 Februari 2026
Dukung Gerakan Indonesia Bersih, Polsek Teluk Meranti Gelar Korve Bersama di Masjid Al-Qohar

Dukung Gerakan Indonesia Bersih, Polsek Teluk Meranti Gelar Korve Bersama di Masjid Al-Qohar

13 Februari 2026
Polisi Ajak Warga Perkuat Kamtibmas dan Cegah Narkoba dalam Jumat Curhat di Bunut

Polisi Ajak Warga Perkuat Kamtibmas dan Cegah Narkoba dalam Jumat Curhat di Bunut

13 Februari 2026
Jumat Curhat di Bukit Garam, Warga Sampaikan Keluhan Balap Liar hingga Kamtibmas

Jumat Curhat di Bukit Garam, Warga Sampaikan Keluhan Balap Liar hingga Kamtibmas

13 Februari 2026
Polsek Kuala Kampar dan Forkopimcam Gotong Royong Bersihkan Lingkungan, Tindak Lanjut Arahan Presiden Soal Sampah

Polsek Kuala Kampar dan Forkopimcam Gotong Royong Bersihkan Lingkungan, Tindak Lanjut Arahan Presiden Soal Sampah

13 Februari 2026
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Redaksi
  • Berita
  • Daerah
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
Jumat, Februari 13, 2026
  • Login
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Redaksi
  • Berita
  • Daerah
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
Aceh Investigasi News
No Result
View All Result
Aceh Investigasi News
No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Berita
  • Daerah
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik
Home Berita

Korban Banjir Aceh Tamiang Masih Menghadapi Kesulitan

by Admin
3 Februari 2026
in Berita
0
Korban Banjir Aceh Tamiang Masih Menghadapi Kesulitan
494
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

A1news.co.id|Aceh Tamiang – Lebih dari dua bulan pasca banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada 26 November 2025, sejumlah warga terdampak di Desa Kota Lintang, Kecamatan Kuala Simpang, masih mengeluhkan lambatnya proses pemulihan.

 

Hingga kini, sebagian warga terpaksa bertahan hidup di tenda-tenda darurat karena rumah mereka belum layak huni.

 

Berdasarkan investigasi khusus yang dilakukan sejumlah awak media yang tergabung dalam Aliansi Pers Kawal Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabanjir Aceh pada Minggu (1/2/2026), masih banyak rumah warga yang belum dibersihkan dari lumpur sisa banjir.

 

Lumpur tersebut bahkan telah mengeras dengan ketebalan mencapai lebih dari satu meter, menutupi lantai rumah hingga akses jalan lingkungan. Kondisi ini membuat warga kesulitan kembali menempati rumah mereka.

 

Selain persoalan tempat tinggal, warga juga mengeluhkan terbatasnya bantuan yang diterima.

 

Bantuan yang ada dinilai belum mencukupi kebutuhan dasar, sehingga sebagian besar warga masih bergantung pada bantuan relawan dan bertahan di tenda darurat.

 

Warga menyebutkan bahwa mereka diminta membersihkan rumah secara mandiri, meskipun keterbatasan alat dan kondisi lumpur yang mengeras menyulitkan upaya tersebut.

 

Kondisi ini diperparah dengan hilangnya mata pencaharian warga akibat banjir, yang saat kejadian ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar enam meter.

 

Hal serupa disampaikan Fatimah, warga Dusun Cendrawasih, Desa Landuh, Kecamatan Rantau. Ia mengatakan keterbatasan ekonomi membuat warga tidak mampu melakukan perbaikan rumah secara mandiri.

 

| “Kami diminta membersihkan rumah sendiri, sementara untuk mendapatkan uang sangat sulit karena tempat usaha sudah hanyut dibawa banjir,” ujarnya.

 

Keluhan juga disampaikan Armia, warga desa yang sama. Sementara itu, Koko, warga Desa Landuh Dusun Merak, mengaku selama lebih dari dua bulan pascabanjir hanya menerima bantuan beras dalam jumlah terbatas.

 

“Kami berharap rumah kami bisa segera diperbaiki di lokasi semula dan dana korban banjir dapat segera disalurkan. Banyak warga masih trauma,” katanya.

 

Warga lainnya, Hendri dan Abdul Muis, menyatakan bahwa mereka tidak membutuhkan hunian sementara (huntara) yang dibangun di lokasi lain.

 

“Kami tidak membutuhkan huntara. Yang kami butuhkan adalah perbaikan rumah di tempat kami tinggal,” ujar mereka.

 

Sementara itu, Yunita, warga Dusun Garuda, berharap pemerintah segera membersihkan lumpur di jalan depan rumah serta menyediakan tim pembersihan rumah agar warga dapat kembali menempati rumah masing-masing.

 

Hal senada disampaikan Nurbaini, warga Dusun Rajawali, yang menyebut lumpur di dalam rumahnya telah mengeras dengan ketebalan lebih dari satu meter.

 

Sejumlah warga juga menyatakan bahwa bantuan yang diterima selama ini lebih banyak berasal dari relawan. Adapun bantuan dari pemerintah yang diterima umumnya berupa beras dan mi instan dengan jumlah terbatas.

 

Dikonfirmasi terpisah, Datok Desa Kota Lintang, Fadil, membenarkan bahwa masih banyak warganya yang belum mampu membersihkan rumah secara mandiri akibat tebalnya lumpur pascabanjir.

 

“Kami juga mengalami kesulitan membersihkan jalan lingkungan karena membutuhkan alat berat,” ujar Fadil.

 

Menurutnya, kebutuhan mendesak saat ini meliputi penyediaan ekskavator berukuran kecil dan mobil dump truck untuk mengangkut lumpur, serta pembangunan sumur bor guna memenuhi kebutuhan air bersih warga.

 

“Jika jalan lingkungan dapat dibersihkan, warga yang rumahnya tidak rusak parah bisa kembali menempati rumahnya dan mulai beraktivitas, sehingga pemulihan ekonomi dapat berjalan secara bertahap,” jelasnya.

 

Fadil juga berharap adanya tambahan bantuan bahan pangan, terutama menjelang bulan suci Ramadan, mengingat persediaan kebutuhan pokok warga semakin menipis.

 

Terkait keluhan warga mengenai minimnya bantuan dan lambatnya pemulihan pascabanjir, redaksi telah berupaya mengonfirmasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. Namun hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan.(*)

Post Views: 53
Share198Tweet124Share49
Admin

Admin

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Seniman Pengusaha Keyboard (SEPAKAT) Merasa Dirugikan Dengan Edaran MPU Aceh Tengah

Seniman Pengusaha Keyboard (SEPAKAT) Merasa Dirugikan Dengan Edaran MPU Aceh Tengah

21 Februari 2025
Ulama Kota Langsa Kirim Do’a Untuk Faisal Amsco

Ulama Kota Langsa Kirim Do’a Untuk Faisal Amsco

19 April 2025
Demi Kamtibmas Bersama, Kapolres Siak : Aktifitas Bongkar Muat Di Perawang Dihentikan Sementara Waktu

Demi Kamtibmas Bersama, Kapolres Siak : Aktifitas Bongkar Muat Di Perawang Dihentikan Sementara Waktu

5 Juni 2024
Satlantas Polres Aceh Tengah Bagikan Buku Tertib Berlalulintas Pada Pengguna Jalan

Satlantas Polres Aceh Tengah Bagikan Buku Tertib Berlalulintas Pada Pengguna Jalan

1
Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito Pimpin Langsung Sertijab Kabag, Kasat Dan Kapolsek

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito Pimpin Langsung Sertijab Kabag, Kasat Dan Kapolsek

1
Dirjen Bina Bangda Kemendagri Bersama PINUS Gelar Diskusi Publik Juknis Intensif Kinerja Di Sumsel

Dirjen Bina Bangda Kemendagri Bersama PINUS Gelar Diskusi Publik Juknis Intensif Kinerja Di Sumsel

1
Rumah Tani Nusantara Kirim 60 Ton Kentang, Mendongkrak Harga Pasca Bencana

Rumah Tani Nusantara Kirim 60 Ton Kentang, Mendongkrak Harga Pasca Bencana

13 Februari 2026
Kapolres Aceh Tengah Bersama Forkopimda Ikuti Peresmian SPPG Polri Oleh Presiden RI

Kapolres Aceh Tengah Bersama Forkopimda Ikuti Peresmian SPPG Polri Oleh Presiden RI

13 Februari 2026
Khutbah Jum’at: Menyambut Bulan Puasa Dan Persiapannya, di Mesjid Baitul Ma’arif Teupin

Khutbah Jum’at: Menyambut Bulan Puasa Dan Persiapannya, di Mesjid Baitul Ma’arif Teupin

13 Februari 2026
Aceh Investigasi News

Copyright © 2023 A1 News

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Redaksi
  • Berita
  • Daerah
  • Kemenkumham
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Peristiwa
  • Politik

Copyright © 2023 A1 News

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In