MENU

Bhabinkamtibmas Desa Makmur Pantau Pertumbuhan Jagung Program Asta Cita Untuk Ketahanan Pangan

2 menit membaca View : 10
Irwan Sahputra
Berita - 16 Jun 2026

A1news.co.id | RIAU ||Bhabinkamtibmas Desa Makmur, Polsek Pangkalan Kerinci, Aipda Wempi Kamri melakukan monitoring perkembangan tanaman jagung pipil di lahan Program Asta Cita milik Kelompok Tani Makmur Jaya Bersama (MJB), Desa Makmur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Senin, 15 Juni 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu bertujuan memantau pertumbuhan tanaman sekaligus mengantisipasi serangan hama pengerat daun yang berpotensi mengganggu perkembangan jagung.

Lahan seluas sekitar satu hektare tersebut berada di Jalan Hangtuah 10 RT 02 RW 06, Dusun Tengah, Desa Makmur. Jagung yang ditanam menggunakan benih hibrida merek Garuda dengan pemupukan menggunakan pupuk kandang dan urea itu mulai ditanam pada 9 Juni 2026.

Dalam kegiatan monitoring, Aipda Wempi Kamri melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman bersama pengelola lahan dari Kelompok Tani Makmur Jaya Bersama. Hasil pemantauan menunjukkan pertumbuhan tanaman berlangsung baik dan hingga saat ini belum ditemukan kendala yang berarti di lapangan.

Selain memeriksa perkembangan tanaman, petugas juga melakukan pengawasan terhadap perawatan rutin tanaman jagung sebagai langkah antisipasi serangan hama. Koordinasi dilakukan dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Makmur serta Community Development (CD) RAPP guna memastikan seluruh tahapan budidaya berjalan sesuai rencana.

Bhabinkamtibmas juga berperan membantu kelompok tani dalam menjembatani komunikasi dengan pihak terkait mengenai kebutuhan sarana produksi pertanian (saprodi), perawatan tanaman, serta pengembangan budidaya jagung pipil.

Kapolsek Pangkalan Kerinci AKP Shilton, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari pengawasan rutin yang dilakukan jajaran Bhabinkamtibmas terhadap program pertanian masyarakat di wilayah binaan.
Menurutnya, pendampingan dan pengawasan yang berkelanjutan diharapkan dapat mendukung keberhasilan program ketahanan pangan serta meningkatkan hasil produksi kelompok tani.

“Monitoring dilakukan secara berkala untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal dan kendala yang muncul dapat segera ditangani,” ujarnya.

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS