
A1news.co.id|Aceh Singkil – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Singkil mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah tersebut. (12/6/2026)

Desakan ini muncul karena adanya kekhawatiran bahwa target penyelesaian program yang ditetapkan secara nasional pada Agustus 2026 berpotensi tidak tercapai.

Ketua KDMP Kampung Baru, Razaliardi Manik, menyampaikan bahwa percepatan pelaksanaan program menjadi hal yang sangat penting mengingat KDMP merupakan salah satu program strategis yang diharapkan mampu mendorong penguatan ekonomi masyarakat desa.
Menurutnya, berbagai kendala di lapangan masih menjadi tantangan serius yang dapat menghambat progres pelaksanaan program. Kendala tersebut mencakup aspek administrasi, koordinasi antar pihak terkait, hingga kesiapan teknis di tingkat pelaksana desa.
Ia menegaskan bahwa evaluasi total diperlukan agar pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat segera mengidentifikasi hambatan yang terjadi serta mencari solusi yang tepat dan cepat.
Tanpa langkah evaluasi yang menyeluruh, ia menilai target nasional yang telah ditetapkan akan sulit tercapai sesuai jadwal.
“Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh agar semua hambatan bisa diketahui dan segera ditangani,” demikian penekanan yang disampaikan dalam sikap APDESI terkait pelaksanaan KDMP.
APDESI Aceh Singkil juga menyoroti pentingnya penguatan koordinasi antara pemerintah desa, pengurus koperasi, dan instansi terkait lainnya.
Koordinasi yang tidak optimal dinilai dapat menyebabkan keterlambatan implementasi program di lapangan.
Selain itu, evaluasi juga diharapkan tidak hanya berfokus pada aspek teknis pelaksanaan, tetapi juga mencakup tata kelola, kesiapan sumber daya manusia, serta kejelasan regulasi agar program dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Hingga saat ini, pelaksanaan KDMP di sejumlah desa di Aceh Singkil masih terus berjalan, meski dengan berbagai penyesuaian di lapangan untuk mengejar target waktu yang semakin terbatas menuju batas akhir yang ditetapkan secara nasional. (EW)

Tidak ada komentar