A1news.co.id|Blangkejeren–Mantan anggota Panitia Pemekaran Kabupaten Gayo Lues, Drs. H. Buniyamin, mengecam kehadiran Said Sani, salah satu kandidat bakal calon bupati di kursi Forkompimda selama acara perayaan HUT RI Ke 79 di Lapangan Pancasila.
Drs. H. Buniyamin mempertanyakan kapasitas Said Sani dan alasan di balik memilih kursi yang seharusnya dikhususkan untuk pejabat pemerintahan.Dalam konferensi persnya yang diadakan pada Sabtu (17/08/2024),
Buniyamin juga menyoroti panggilan khusus yang diberikan kepada Said Sani selama acara tersebut. Menurutnya, panggilan khusus dengan pengeras suara dan foto bersama anggota Paskibra serta melanjutkan kunjungan ke rutan blangkejeren untuk memberikan remisi kepada narapidana
Ini menunjukkan upaya penggiringan opini terhadap Said Sani dan pemilihan bupati yang akan digelar. Hal ini menimbulkan dugaan yang tidak diinginkan seperti kampanye hitam atau kampanye yang tidak seimbang.
Buniyamin menekankan bahwa tindakan ini tidak seharusnya terjadi. Kehadiran Said Sani dalam kursi Forkompimda mengindikasikan bahwa ada usaha untuk menguntungkan salah satu kandidat pada pemilihan bupati Gayo Lues yang akan di gelar
Bukannya mengundang tokoh sebagai tamu seperti halnya pada acara-acara lain, memilih kursi Forkopimda justru menjadikan acara tersebut kelihatan diatur untuk kepentingan politik.
Hal ini sangat berbahaya dan dapat memicu terjadinya keributan, Buniyamin mengimbau agar pihak panitia menjelaskan posisi Said Sani selama acara,agar tidak terjadi kegaduhan.
Terlebih, saat ini sudah masuk tahapan Pilkada, maka perlu adanya pengawasan yang ketat terhadap setiap tindakan yang dilakukan oleh kandidat calon bupati sehingga tidak terjadi tindakan yang tidak seimbang atau tidak sesuai dengan aturan, dan semua pihak harus memastikan bahwa kampanye berjalan dengan fair dan netralitas yang tinggi.
Kepada pihak Pemda Gayo Lues, Buniyamin meminta untuk menindaklanjuti hal ini dan memberikan klarifikasi pada publik terkait kejadian tersebut.
Sebab, kejadian ini dapat memancing kandidat lain dalam melakukan hal yang sama. Karena itu, diperlukan kebijakan yang tegas dan jelas agar tidak ada lagi kejadian serupa di masa yang akan datang dan menjaga netralitas Pemilihan Bupati Gayo Lues.pungkasnya.(SH)






















