A1news.co.id|Takengon – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Takengon-Bener Meriah memberikan apresiasi kepada Panwaslih Aceh Tengah atas inisiatif membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti Politik Uang menjelang Pilkada 2024.
Ketua Umum HMI, Afdhalal Gifari, menyebut langkah ini sebagai upaya penting untuk menciptakan demokrasi yang bersih dan mencegah praktik transaksional yang merusak integritas pemilu.
“Satgas ini adalah terobosan strategis. Politik uang tidak hanya mencederai demokrasi, tetapi juga mendorong lahirnya korupsi. Kami mendukung penuh langkah ini dan berharap hasilnya nyata di lapangan,” ujar Afdhal.
HMI juga menekankan pentingnya pengawasan intensif dan pelibatan aktif masyarakat untuk mendeteksi praktik politik uang.
Sosialisasi dampak buruk politik uang melalui kampanye, diskusi publik, dan pelibatan mahasiswa sebagai agen perubahan dianggap perlu untuk membangun kesadaran masyarakat.
Ketua Panwaslih Aceh Tengah, Ismid Ridha Isma, menjelaskan bahwa Satgas ini akan bekerja sama dengan berbagai elemen, seperti tokoh agama, adat, dan lembaga pendidikan, untuk memastikan semua tahapan Pilkada bebas dari praktik politik uang.
Panwaslih juga akan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum agar pelanggaran dapat ditindak tegas.
HMI optimis dengan kolaborasi antara Panwaslih, Satgas, dan masyarakat, Pilkada Aceh Tengah 2024 dapat menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang bersih, jujur, dan berintegritas, tidak hanya di Aceh tetapi juga di tingkat nasional.(AB)






















