A1news.co.id|Takengon– Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Washliyah Aceh Tengah Wisuda 33 Mahasiswa Strata 1 Angkatan II Program Studi Manajemen Pendidikan Islam(MPI) Dan Pendidikan Guru Raudhatul Athfal(PGRA) Tahun ajaran 2023- 2024.
Manajemen Pelajaran Islam(MPI) berjumlah 18 Mahasiswa/I dan Pendidikan Guru Raudhatul Athfal(PGRA) Berjumlah 15 Mahasiswa/I angkatan II.
Acara yang di laksanakan di Grand Ballroom Gayo Petro Hotel Parkside, Di Hadiri Langsung Oleh Pj Bupati Aceh Tengah yang di wakili oleh Asisten 1 Mursyid, Wakapolres Aceh Tengah Kompol Yofie Artanta SIK, Dandim Kodim 0106 Aceh Tengah Letkol. Inf. Kurniawan Agung Sancoyo, Kejari Aceh Tengah yang di wakili Ridwan Z SH, Ketua Pengadilan Aceh Tengah yang di wakili, Ketua Kopertais Aceh yang di wakili oleh Rektor, Ketua Al Washliyah Aceh Ridwan Nurdin, Kepala Kemenag Aceh Tengah H Wahdi MS, MA.

Ketua Yayasan STIT Jamiyatul Al Washliyah Aceh Tengah Drs Amry Jalaluddin, Sekjen Al Washliyah Aceh Tengah Drs H Alam Syuhada SH, MM, Ketua STIT Al Washliyah Aceh Tengah Rizkan SM, MM, Wakil Ketua I Abdurrahman M.Pd, Wakil Ketua II Ismawati Saragih MA, Wakil Ketua III Riza Mahara M.Pd, Ketua Senat STIT Al Washliyah Aceh Tengah Dr Johansyah MA, Kepala Kemenag Aceh Tengah H Wahdi MS, MA,

Ketua Majelis Pendidikan Al Washliyah Aceh Tengah Riduansyah M. Pd, Ketua Majelis Dakwah H Budi Darmawan M. Pd, Ketua MPD Aceh Tengah Zulfikar M. SI, Kepala MIS Al Washliyah Aceh Tengah Syukurdi S.Pdi, Kepala MAN 3 Aceh Tengah, Para Dosen STIT Al Washliyah, Para Mahasiswa STIT Al Washliyah Aceh Tengah dan Orang Tua Para Wisudawan/Wati.

Wakil Ketua II Ismawati Saragih MA dalam laporannya surat keputusan 156/STIT/AW/AT/2023, Tentang Lulusan Program Strata Satu Manajemen Pendidikan Islam dan Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Sekolah Tinggi ilmu Tarbiyah Al Washliyah Aceh Tengah

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Washliyah Aceh Tengah menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memutuskan, menetapkan pertama, keputusan ketua STIT Al Washliyah tentang kelulusan program study Strata satu Manajemen Pendidikan Islam Dan Pendidikan Guru Raudhatul Athfal pada wisuda kedua tahun 2023 STIT Al Washliyah Aceh Tengah.
Kedua, menyatakan bahwa lulusan kepada seluruh mahasiswa program studi Strata satu manajemen Pendidikan islam dan Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, Ketiga, Apabila kemudian hari terdapat kekeliruan dalam surat keputusan ini akan di perbaiki sebagaimana mestinya,
Orasi ilmiah Prof Dr Ridwan Nurdin MCL menerangkan judul Orasi Ilmiah saya hari ini ” Pendidikan Dan Peradaban Umat “, Kita mengacu pada awal turunnya Al Quran, belajar membaca Iqra, ” Membaca kita urusan dengan tuhan, bayangkan kita membaca tidak tergantung pada manusia,
Marilah kita belajar terus tanpa ada rasa lelah untuk memajukan pendidikan di kabupaten Aceh Tengah yang berhawa sejuk ini, dan terus berkarya dan berinovasi di zaman dunia digital ini.
Marilah kita lihat seperti negara iran yang segani oleh Amerika Serikat karena mereka punya potensi dan sdm yang kuat dan bersatu, dan mereka punya minat belajar yang tinggi dan membuat negara nya maju dan berhasil,
Belajar dari negara Brazil yang menghasilkan pesepakbola yang handal dan bermain di semua negara dan Indonesia, negara tidak kalah hebatnya menghasilkan pebulutangkis handal dan profesional dan disitu kita ambil pembelajarannya, Ungkapnya.
Ketua STIT Al Washliyah Rizkan SM, MM menyampaikan kita patut berbahagia bisa melaksanakan wisuda bersama sama, pada kesempatan keluarga besar STIT selamat dan sukses kepada seluruh mahasiswa yang ikut wisuda pada hari ini.
Kami berharap pengukuhan kelulusan menjadi bekal untuk memperluas ilmu nilai nilai Pendidikan sesuai visi misi STIT Al Washliyah Aceh Tengah.
Dan pada para mahasiswa yang wisuda semoga menjadi ilmuwan yang intelektual dan berakhal, silahkan lanjutkan Pendidikan yang lebih tinggi dan tiada batas dalam mengejar ilmu.
Wisuda STIT Al-Washliyah Aceh Tengah, menjadi awal bagi para sarjana dalam melakukan pengabdian, khususnya bagi kemajuan daerah Aceh Tengah, Ungkap Rizkan.
Mursyid Sebagai Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Aceh Tengah mewakili Pj Bupati Aceh Tengah.
Pengabdian tentunya berdampak bagi daerah dan masyarakat, namun tergantung pada bagaimana para individu sarjana baru dapat mengembangkan kemampuan dan kapasitas yang dimiliki.
“Kami yakin, masing-masing individu mahasiswa menyadari bahwa kelulusan yang akan diterima hari ini bukanlah akhir suatu perjuangan, namun merupakan awal dan jembatan yang akan mengantarkan para mahasiswa menuju tujuan perjuangan sesungguhnya,” kata Mursyid.
Mursyid menekankan kepada para lulusan baru untuk tidak merasa puas dengan apa yang telah didapat pada masa perkuliahan. Terus belajar sembari bekerja serta senantiasa menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik.
Mahasiswa harus tegas dalam mengembangkan dirinya untuk menghadapi dunia pekerjaan, kampus juga harus ketat menjaga kualitas,
Bagi lulusan STIT Al-Washliyah Aceh Tengah kami tekankan, jika tidak ada lagi kerja yang bisa dilamar, para alumni diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja,” tegasnya.(BA)






















