A1news.co.id|Lhokseumawe– Dayah Mataqu Usman bin Affan meliburkan santriwati dan santriwan selama seminggu menjelang masuknya bulan suci ramadhan.
Dayah yang berlokasi di Desa Alue Liem Kecamatan Blang Mangat Pemkot Lhokseumawe 10 km arah selatan, mempunyai santri perempuan 93 orang dan santri laki laki 60 orang.
Ke semua santri berasal dari sekitar kota Lhokseumawe dan Aceh Utara juga ada yang dari daerah tetangga Takengon, Aceh timur serta Sigli.
Para santri disini menuntut ilmu akhirat dan Hafiz Quran yang utama, Target tamat SMP sudah hafal 30 juz.
Selain menghafal Al-Qur’an disini juga di lengkapi dengan sekolah umum yakni SMP dan SMA.
Sakura kelas 2 SMA asal Takengon menuturkan semua fasilitas sudah tersedia dalam asrama seperti pemondokan, makan siang dan malam juga laundry cukup bayar 1.200.000/bulan plus buku dan kitab.
Sebelumnya dayah ini tidak ada tempat tinggal dan kami masih nyewa gedung di komplek PT.arun.
Gedung ini baru ditempati kurang lebih 3 tahun yang lalu dengan luas bangunan dan pekarangan 6 ha.
Sudah termasuk asrama laki dan perempuan yang lokasinya berdampingan.
Transportasi kesana tidak ada kendaraan umum seperti sudaco dan becak harus menggunakan kendaraan pribadi.
Dan sebagian santri menggunakan kan kendaraan umum langsung dari Takengon misalnya sampai ke asrama dengan bayaran khusus.
Karena jumlah santri yang diantar ke lokasi sangat minim kadang cuma 3 orang dan jalan yang buruk juga waktu tempuh 1 jam dari kota Lhokseumawe PP membuat para awak angkutan mengambil tarif 120 ribu dari Takengon ke Dayah.
Sewaktu di konfirmasi ke sopir alasannya mobil nya menggunakan kan BBM pertalite kadang Pertamax yang harga perliter nya diatasi harga solar.
Yang mobil L 300 menggunakan BBM solar masih pasang tarif Rp 100rb perorang.
Wak Din sopir juga pemilik kendaraan jenis Suzuki APV yang sudah melayani Santri Takengon – Lhokseumawe selama 2 tahun mengatakan ada juga orang santri yang keberatan membayar tarif segitu dibilang mahal kali, tapi bagi saya ketika santri minta kurang dikit, ya saya kurang ongkos.
Jadwal keberangkatan mobil ini pagi jam 10 dari Lhokseumawe dan jam 4.30 sore dari Takengon PP dengan rute gunung salak jalan KKA, Ungkap Wak din.(Sya)






















