A1news.co.id|Bireuen– Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kabupaten Bireuen, terus berlanjut dan telah memasuki hari ke empat, pada Kamis (29/2/2024) pagi berlangsung di tiga kecamatan yaitu Jangka, Samalanga dan Jeumpa.
Salah satunya Pj Bupati Bireuen, Aulia Sofyan, Ph.D di wakili oleh Asisten I Setdakab Mulyadi, SH MM, membuka Musrenbang Kecamatan Jangka yang berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan, antara lain mengatakan.
Musrenbang Kecamatan ini bertujuan menjaring aspirasi masyarakat sesuai kebutuhan pembangunan dengan kondisi dan perkembangan terkini.
Selain itu juga untuk mengintegrasikan antara program gampong, kecamatan dan kabupaten, sebutnya.
Asisten I mengharapkan, 135 usulan yang telah disampaikan Camat Jangka ada sarana dan prasarana, bidang ekonomi, perikanan, dan juga sektor pemberdayaan ekonomi masyarakat diharapkan.
Seluruh usulan itu bukan atas dasar keinginan tetapi kebutuhan rill yang nyata-nyata dibutuhkan masyarakat Jangka, dan tidak ada ego sektoral.
Ibu-ibu juga harus ada untuk program Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) untuk bersinergi dalam membangun keluarga sejahtera, harapnya.
Sebelumnya, Camat Jangka Alfian, S.Sos dalam laporan nya mengatakan, kegiatan ini merupakan proses dari musrenbang tingkat gampong untuk menjaring program prioritas dan pra musrenbang kecamatan sehingga melahirkan 135 usulan kegiatan di berbagai bidang.
Usulan bidang sarana dan prasarana yaitu pembangunan jalan jetti dari Alue Buya Pasie – Kuala Ceurape, pembangunan jalan Punjot – Alue Pineung Meunasah Dua – Pante Paku, pembangunan jaringan irigasi Pulo Blang – Tanoh Anoe.
Bidang ekonomi dan ketenaga kerjaan yaitu pengadaan bibit padi, pupuk untuk petani sawah, pengadaan benih, pakan untuk petani tambak, pelatihan life skil untuk pemuda pengangguran.
Bidang sosial budaya, beasiswa santri miskin dan berprestasi, pembinaan grup seni meurukoen dan rapat, alat bantu penyandang disabilitas, rinci Alfian.
Sementara itu, Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos juga turut menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan di butuhkan masyarakat Jangka seperti bidang infrastruktur, ekonomi dan sosial budaya.
Seperti kebutuhan pembangunan jalan jalan, jetti ditepian pantai mencegah abrasi, jembatan, jaringan irigasi Pante Long dari Cot Nga Peusangan – Tanoh Anoe Jangka.
Juga detinasi wisata Kuala Pawon Jangka sangat penting dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat agar memiliki penghasilan.
Ketua DPRK menambahkan, objek wisata Kuala Pawon saat ini sudah masuk RT/RW Kabupaten Bireuen, tetapi saat ini belum bisa disahkan karena masih dilakukan evaluasi di Jakarta, paparnya.
Rusyidi Mukhtar juga menjelaskan sangat pentingnya pembangunan dari Gampong Alue Buya Pasie – Kuala Ceurape Jangka.
Dikarenakan telah dilakukan kajian secara teknis, efek bencana abrasi antara 10 s/d 15 tahun ke depan di prediksi gampong Pulo Pineung Meunasah Dua dan Alue Buya Pasie itu tidak ada lagi gampong nya.
Kecamatan Jangka membutuhkan adanya unit Bank Aceh Syariah untuk melayani transaksi keuangan yang dibutuhkan masyarakat,
Mencegah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat keuchik dan perangkat gampong mengambil dana desa, sekarang ini jauh di Matang Gelumpang Dua, Kecamatan Peusangan, ungkapnya.(Red).






















