A1news.co.id|Subulussalam – Masyarakat Kemukiman Penanggalan memutuskan untuk menutup akses jalan yang menuju ke PT Perkebunan Laot Bangko.
Keputusan ini diambil setelah PT Laot Bangko kembali diduga mencaplok lahan masyarakat dengan membuat parit gajah.
Menurut Rinto Berutu, kesabaran masyarakat telah habis karena PT Laot Bangko tidak menghargai hasil kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya di Kantor Camat Penanggalan.
Perusahaan tetap menjalankan pekerjaan mereka tanpa memperhatikan kepentingan masyarakat.
Dengan penutupan akses jalan ini, masyarakat berharap PT Laot Bangko dapat menghentikan tindakan yang merugikan mereka dan mencari solusi yang adil.
Masyarakat tidak akan ragu untuk melakukan tindakan lebih lanjut jika perusahaan tidak memenuhi tuntutan mereka.(Ramona)






















