
A1news.co.id|Takengon – Jagat maya di Aceh Tengah kembali diguncang dengan beredarnya sebuah video VCS berdurasi sekitar 1 menit yang memperlihatkan adegan tak senonoh.

Video panas tersebut menampilkan sepasang orang dewasa yang saling mempertontonkan alat vital mereka melalui panggilan video.

Berdasarkan informasi yang beredar, sosok pria dalam video diduga kuat berasal dari Kecamatan Silih Nara, Aceh Tengah.
Sementara perempuan yang menjadi pasangannya disebut-sebut berasal dari Kabupaten Bener Meriah. Namun, hingga kini identitas dan alamat pasti keduanya masih simpang siur.
Munculnya video ini sontak membuat masyarakat geram sekaligus resah. Pasalnya, selain mencoreng nama daerah, kasus seperti ini kerap berujung pada praktik pemerasan digital (sextortion) yang bisa menyeret korban ke dalam masalah besar.
Sejumlah tokoh muda dan warganet mendesak aparat kepolisian segera menelusuri penyebaran video tersebut. “Ini bukan hanya persoalan moral, tapi juga hukum.
Kalau dibiarkan, generasi kita bisa hancur karena tontonan semacam ini,” ujar salah seorang warga Takengon yang enggan disebutkan namanya.
Polisi sendiri hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait siapa penyebar maupun motif beredarnya video tersebut.
Namun, publik mendesak agar kasus ini segera diusut tuntas dan pelaku ditindak sesuai aturan hukum di Daerah Serambi Mekah ini.
Kini, video cabul berdurasi singkat itu sudah beredar luas di sejumlah grup WhatsApp dan media sosial.
Banyak pihak berharap masyarakat tidak ikut menyebarkannya lebih jauh, mengingat penyebaran konten asusila dapat dijerat dengan UU ITE.

Tidak ada komentar