A1news.co.id|Bener Meriah – PMI Bener Meriah bersama PLAN Indonesia salurkan bantuan dan layanan psikososial untuk anak anak di dua Kampung di Kecamatan Pintu Rime Gayo dan Kampung Pantan Kemuning.
Saat ini tim pendistribusian PMI Bener Meriah di pimpin langsung Kabid Humas Affuwan Elangan, Ardian, JoyBejoymin, Julfatmi, Iwan Gayo, Harianto, PSS Saprian, Miftah dan Nani.
Tampak juga Direktur PLAN Indonesia None didampingi Nova dan Alwin dalam pendistribusian.
Ketua PMI Bener Meriah diwakili Kabid Humas Affuwan Elangan menyampaikan hari ini PMI Bener Meriah bersama PLAN Indonesia menyalurkan bantuan Shelter Kit dan layanan Psikososial untuk anak anak.

Saat ini ada dua kampung yang disalurkan seperti Kampung Uning Mas Kecamatan Pintu Rime Gayo dan Kampung Pantan Kemuning di Kecamatan Timang Gajah.
Untuk Kampung Uning Mas ada 26 KK yang rumah rusak parah mendapatkan shelter kit dan di Kampung Pantan Kemuning ada 64 KK yang menerima shelter kit
Masyarakat sangat antusias menerima kehadiran kami untuk kedua kali di Uning Mas dan perdana di Pantan Kemuning pasca bencana di Kabupaten Bener Meriah, Ucap Affuwan Elangan.

Ditambahnya, ada tim layanan Spikososial dari PMI dan PLAN Indonesia untuk anak anak pasca bencana seperti membuat permainan, bermain alat alat musik, dan melakukan kebersihan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari trauma healing agar anak anak sedikit bisa melupakan kejadian yang sudah mereka lihat sendiri, Ungkap Kabid Humas PMI Bener Meriah.
Kita berharap dengan adanya bantuan Shelter Kit yang disalurkan oleh Plan Indonesia dapat membantu masyarakat.
Bedel Kampung Uning Mas mengatakan terima kasih sebesar-besarnya kepada PLAN Indonesia dan PMI Bener Meriah yang telah menyalurkan bantuan Shelter Kit kepada masyarakat saya di Kampung Uning Mas, Kampung paling ujung di Kecamatan Pintu Rime Gayo.
Dengan suara tersedu seduh, dengan bantuan ini, hanya Allah yang bisa membalas dan menjadi ladang pahala untuk PMI Bener Meriah dan PLAN Indonesia.
Semoga bantuan yang diberi dapat di manfaat oleh keluarga yang menerima dan dapat segera di bangun di lokasi untuk menjadi hunian sementara sembari menunggu Huntara yang masih dalam proses pembangunan, Ujarnya.(*)






















