A1news.co.id | RIAU ||Seorang anak laki-laki berinisial L (6) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Equator, wilayah Desa Tanjung Kuyo, Rabu, 22 April 2026.
Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara S.I.K melalui Kapolsek Pangkalan Lesung AKP Lambok Hendriko S.H mengatakan, pihaknya menerima laporan warga dan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian.
Personel Polsek Pangkalan Lesung tiba di TKP sekitar pukul 18.00 WIB dan langsung berkoordinasi dengan warga untuk melakukan pencarian awal.
Peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika korban bersama sekitar 10 anak lainnya bermain dan berenang di Sungai Equator.
Sekitar pukul 17.00 WIB, korban yang sedang berenang diduga terbawa arus sungai yang cukup deras hingga tidak mampu menyelamatkan diri dan kemudian hilang dari permukaan.
Jarak korban kemudian ditemukan sekitar 15 meter dari lokasi awal ia berenang.
Upaya pencarian dilakukan secara tradisional oleh personel kepolisian bersama warga setempat menggunakan alat seadanya, menyisir aliran sungai secara manual selama beberapa jam.
Setelah kurang lebih enam jam pencarian, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 23.05 WIB dalam kondisi tidak bernyawa.
Sementara itu, hingga korban ditemukan, tim dari Satpolairud Polres Pelalawan, BPBD Kabupaten Pelalawan, serta Basarnas Pekanbaru dilaporkan belum tiba di lokasi kejadian.
Kapolsek Pangkalan Lesung mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain di sekitar sungai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.






















