A1news.co.id|Takengon– Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar Institut Agama Islam Negeri Takengon Dr. H. Zulkarnaen M.Ag Resmi Gelar Guru Besar Bidang Keilmuan Filsafat Pendidikan Islam.
Acara yang di gelar Ballroom PetroGayo Hotel Parkside Takengon di hadiri langsung oleh Pj Bupati Aceh Tengah T. Mirzuan, Pj Bupati Bener Meriah Haili Yoga, Staf Ahli Bupati Aceh Tengah Khaidir, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Harun Manzola, Ketua MPD, Ketua MPU, MAG, Kepala Kejaksaan negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala kemenag Bener meriah, Kepala Kemenag Aceh Tengah, Ketua Senat IAIN dan Anggota Senat, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II,
Anggota DPRA Bardan Sahidi, Anggota DPRK Aceh Tengah Muchsin Hasan, Anwar DPRK Bener Meriah, Dandim Aceh Tengah, Kapolres Aceh Tengah yang di wakil, Para Dosen, Ketua DWP IAIN Takengon, Reje Gele Lungi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Para mahasiswa.

Ketua Senat Dr. Almusanna mengatakan, pengukuhan Zulkarnaen sebagai guru besar setelah melewati proses panjang. Salah satunya melahirkan jurnal.
Rektor IAIN Takengon dalam pengabdiannya telah menerbitkan jurnal terkait filosofi pendidikan dalam masyarakat Gayo; bidik (cepat), mersik (gagah), cerdik (pintar) dan lisik (rajin).
Dimana dalam jurnal itu Zulkarnaen menawarkan pijakan untuk membangkitkan kembali inspirasi bagi generasi muda di Gayo yang berkiprah di bidang akademik.
“Ini nilai lama yang sudah pudar, dan kembali diperkenalkan oleh rektor IAIN Takengon Prof Dr Zuli M. Ag, Ungkapnya.

Wakil Rektor I Shaumywati membacakan surat keputusan Menteri Agama RI Nomor 116198/B.II/3/2023.Tentang kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen.
Menimbang dan seterusnya, Mengingat dan seterusnya, Memperhatikan dan seterusnya.
Memutuskan, Menetapkan :
kesatu, Pegawai Negeri Sipil :
Nama : Dr. H. Zulkarnaen M. Ag.
NIP : 197308102005011005.
NIDN : 2010087303.
Pendidikan : Doktor(S3) tahun 2011.
Terhitung mulai tanggal 1 September 2023 dinaikkan jabatan menjadi Guru Besar/ Profesor dalam bidang Ilmu Pendidikan Agama Islam.
Kedua dan seterusnya, Ketiga dan seterusnya, Keempat dan seterusnya,
Ditetapkan di jakarta tanggal 19 Oktober 2023, di tandatangani oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qaumas.

Selanjutnya, Prof Dr Ahmad Zainul Hamdi Mengukuhkan Prof. Zulkarnaen magister Agama menjadi Guru Besar bidang Filsafat ilmu Pendidikan Islam di IAIN Takengon.
Semoga dengan pengukuhan sebagai guru besar dapat membawa kemajuan bagi IAIN dan mendorong pembangunan daerah.
“Semoga capaian gelar akademik in memberi manfaat pada dunia akademik, bangsa negara dan kemanusiaan secara universal,” katanya.
Rektor IAIN Takengon Prof. Dr Zulkarnaen M. Ag dalam dalam pidato ilmiahnya, saya akan terus mengabdi untuk kemajuan dunia pendidikan di Gayo.
Ia juga bersedia menyumbang pemikiran dalam mendukung pembangunan daerah ke depan.
“Capaian ini juga saya harap jadi motivasi bagi dosen di IAIN untuk mencapai gelar yang sama,” katanya.
Agama dan filsafat kebangsaan tidak bertentangan, dengan demikian pendidikan agama yang di kita pelajarkan berupaya untuk melakukan lompatan ke depan.
Untuk merespon semua realita yang terjadi, baik realita sosial, realita pertumbuhan ekonomi, realita politik, realita ekologi, realita berburu buru ke luar angkasa, Tapi itu di bantu dengan nilai nilai agama.
Pendidikan agama bisa merespon itu, bagaimana kemajuan teknologi, informasi, digitalisasi, tidak menggerus nilai nilai anak bangsa, Ungkap Prof Zulkarnaen.

Staf Ahli Khaidir dalam sambutan saya mewakili Pj Bupati Aceh Tengah mengucapkan selamat dan Apresiasi setinggi-tingginya atas pengukuhan Prof Dr Zulkarnaen M.Ag,
Pencapaian Guru besar adalah tingkat tertinggi dalam dunia akademik, di tetapkan dengan proses yang panjang sesuai regulasi.
Guru Besar dapat menggunakan bahwa proses di mulai pada satu universitas dengan baik sehingga dapat menghasilkan guru besar guru besar yang baru dengan pendidikan ilmuan tertentu.
Lahir Guru besar dalam ilmuan tertentu dapat gagasan baru dalam lingkungan masyarakat, Guru besar pun bertanggung jawab untuk menjaga integritas keilmuannya,
Selain produktif dalam melakukan penelitian dan guru besar harus menyebar luaskan gagasan keilmuan untuk memecahkan permasalahan di tengah masyarakat, Ujar Staf Ahli.

Pj Bupati Bener Meriah mengucapkan selamat kepada Prof. Dr. Zulkarnain, M. Ag Rektor Perguruan tinggi IAIN Takengon yang dikukuhkan menjadi guru besar Bidang Ilmu Filsafat Pendidikan Islam.
Rasa haru dan bangga kami hari ini, karena ini adalah pengukuhan ke-4 putra terbaik berdarah gayo yang kami hadiri, kami sangat mengapresiasi capaian sahabat kami ini, semoga gelar ini dapat memberi kemaslahatan bagi masyarakat ”, ucapnya
Sebut Haili Lagi, “ sebelumnya dua Putra terbaik berdarah gayo dikukuhkan menjadi Guru besar bidang Ilmu hukum di Universitas Syiah Kuala, yaitu Profesor Dr. Darmawan dan Profesor Dr. Mohd Din,
Kemudian beberapa waktu terakhir kembali dikukuhkan sebagai guru besar putra gayo asal Bener Meriah di UIN Ar-raniry yaitu Profesor Ridwan Nurdin, dan hari ini perdana dikukuhkan Profesor Dr. Zulkarnain, M. Ag di tanoh Gayo,
Kami sangat bangga, dan tentu menjadi kebanggaan seluruh masyarakat di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh tengah”, Ucap Haili Yoga dengan rasa bangga.
Menutup sambutannya, Pj Bupati Bener Meriah berharap pengukuhan guru besar ini akan terus disusul oleh para generasi dari wilayah tengah Aceh, karena ia yakin pendidikan akan berdampak pada kemajuan pembangunan daerah.
Seperti diketahui, Prof Dr. Zulkarnain, M. Ag merupakan Rektor IAIN Takengon, melalui sidang Senat yang dilakukan hari ini, beliau adalah guru besar pertama yang di kukuhkan oleh Perguruan tinggi Agama Islam tersebut.(BA)






















