A1news.co.id|Banda Aceh– Bencana merupakan peristiwa yang mengancam kehidupan masyarakat yang disebabkan oleh dua faktor, baik faktor alam atau faktor nonalam.
Bencana alam ialah fenomena alam yang terjadi yang dapat merugikan masyarakat, salah satu peristiwa yang sering terjadi yaitu turunnya hujan lebat dan disertai dengan angin ribut.
Masyarakat tidak sedikit banyak mengklaim peristiwa tersebut terjadi karena sering di buat semacam kegiatan Expo di kota Banda Aceh.
Salah satu akun tiktok mengatakan dengan bahasa Aceh “Nyan ka geujok angen bade le Allah pasti gara-gara pegeut konser sabe”, Yang artinya “Allah menurunkan angin ribut pasti gara-gara sering dibuat konser”.
Walaupun yang kita lihat sekarang memang benar kota Banda Aceh sering melakukan kegiatan expo, dan tak luput pasti terjadi badai.
Namun pada dasarnya bencana alam yang terjadi bisa saja bukan karena sering dibuat kegiatan expo, melainkan memang atas izin Allah bencana tersebut terjadi.
Cut Anisa selaku pengunjung Expo PON Aceh-Sumut menjelaskan “Turunnya hujan badai bukan sebab karena kegiatan expo, tapi memang lagi musim hujan saja apalagi di bulan September, November, Desember, seharusnya dalam bulan tersebut jangan dibuat kegiatan expo dulu.
Ini kebanyakan orang-orang nyalahin kegiatan expo karena hura-hura makanya dikasih badai, padahal memang faktor cuacanya saja, cuma yang kita lihat sekarang walaupun hujan orang-orang masih antusias juga untuk melihat atau datang langsung ke tempat acara expo”.
Kalaupun bencana terjadi jangan langsung menghubungkan dengan konser yang sebagai penyebabnya.
Namun yang pastinya bencana terjadi akibat ulah manusia sendiri seperti melakukan kemaksiatan namun bisa juga terjadi karena iklim cuaca yang tak menentu, dan kitapun tidak tahu kapan bencana akan terjadi.
Dalam kejadian tersebut, masyarakat dapat belajar dan antisipasi jika kedepannya ingin membuat kegiatan.
Dan Allah menyadarkan kita melalui terjangnya bencana agar selalu ingat perbuatan kita selama di dunia.
Atas kondisi tersebut, sudah saatnya kita sebagai manusia selalu tetap waspada dimanapun berada dan tidak melakukan kemaksiatan.(RD)






















