A1news.co.id|Subulussalam – Pemerintah sebelumnya terkesan tidak bertanggung jawab dalam mengelola keuangan daerah.
Banyak kegiatan proyek yang tidak dibayar, sehingga menimbulkan masalah bagi masyarakat dan kontraktor.
Menurut sumber yang terpercaya, pemerintahan sebelumnya lebih memprioritaskan pembayaran proyek-proyek yang dikerjakan oleh orang-orang dekat dengan pemerintah. ”
Anehnya, proyek-proyek yang dikerjakan oleh orang-orang dekat dengan pemerintah lebih diprioritaskan untuk dibayar,” kata salah satu rekanan yang menjadi korban tidak dibayar.
Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa pemerintahan sebelumnya diduga melakukan praktik nepotisme dan korupsi dalam pengelolaan keuangan daerah.
“Kami merasa bahwa pemerintahan sebelumnya tidak transparan dalam mengelola keuangan daerah,
Masyarakat kota Subulussalam menyambut baik Bila ada dilakukan penyelidikan atas kasus ini.
“Kami berharap bahwa pemerintah sekarang dapat menyelesaikan masalah ini dan membuat pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel,” kata salah satu Rekanan yang tidak mau namanya kami tulis
Dengan demikian, pemerintahan sebelumnya terkesan tidak bertanggung jawab dalam mengelola keuangan daerah.
Kami berharap bahwa pemerintah sekarang dapat menyelesaikan masalah ini dan membuat pemerintahan yang lebih baik.(Ramona)






















