A1news.co.id|Meulaboh – Di tengah derasnya arus digitalisasi dan dinamika dunia pers, nama Muhibul Jamil tetap berdiri kokoh sebagai sosok panutan di kalangan insan pers Aceh Barat.
Meski telah memasuki usia senja, ia masih aktif menjalankan peran penting di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Barat.
Pria yang dikenal ramah dan penuh semangat ini sudah malang melintang di dunia jurnalistik selama puluhan tahun.
Semangatnya tak pernah padam untuk terus berbagi pengalaman, membimbing wartawan muda, dan menjaga marwah organisasi profesi wartawan tertua di Indonesia itu.
“Selama masih bisa menulis dan memberi kontribusi, saya akan tetap berdiri bersama PWI,” ujar Muhibbul Jamil dengan senyum bersahaja saat ditemui di Sekretariat PWI Aceh Barat.
Tak hanya sebagai figur senior, Muhibbul Jamil juga terlibat aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, seperti pelatihan jurnalistik, diskusi media, hingga advokasi terhadap kebebasan pers di daerah.
Ia dikenal sebagai sosok yang konsisten dalam memperjuangkan independensi dan profesionalisme wartawan.
Rekan-rekannya di PWI menyebut Muhibbul Jamil sebagai “penjaga semangat” organisasi. Dengan ketekunan dan pengalamannya, ia menjadi sumber inspirasi, terutama bagi generasi muda yang baru meniti jalan jurnalistik.
“Pak Muhibbul bukan hanya wartawan senior, tapi juga guru yang selalu hadir dengan ketulusan dan kepedulian,” ujar salah satu anggota muda PWI Aceh Barat Reza Al Latif
Keberadaan Muhibbul Jamil di tubuh PWI Aceh Barat menjadi bukti bahwa dedikasi tak mengenal usia. Ia adalah contoh nyata bahwa semangat pengabdian dan kecintaan pada profesi dapat terus menyala, bahkan di masa senja sekalipun.






















