A1news.co.id|Takengon – Update Bencana alam yang terjadi di seluruh daerah di Kabupaten Aceh Tengah menurut data yang di terima.
Kepala BPBD Aceh Tengah Andalika dalam wawancara singkat menyampaikan sejak 25 November yang lalu hingga saat ini, Kabupaten Aceh Tengah di landa bencana yang sangat dahsyat.
Sehingga menyebabkan hampir semua wilayah di Kabupaten Aceh Tengah di landa banjir genangan, banjir bandang dan longsor.
Sampai saat ini, data terakhir dari 14 Kecamatan, 9 Kecamatan masih belum bisa di akses, dari sarana dan prasarana jalan dan jembatan terputus, masih ada saudara kita belum tersentuh sama sekali karena mereka belum bisa atau masuk ke kota Kabupaten.
Untuk korban jiwa sampai dengan pukul 10:00 ini hari yang sudah di temukan 15 korban jiwa dan masih ada di laporkan masih hilang, untuk rumah rusak yang sudah terdata dan terupdate 1.800 unit lebih.
Untuk data pengungsi yang tersebar di seluruh daerah Kecamatan berdampak hampir 3.213 KK dan 9 Kecamatan terisolir : Lut Tawar, Silihnara, Linge, Atu Lintang, Jagong Jeger, Kute Panang, Bintang, Celala, Rusip Antara, kita berupaya akses ke daerah masing masing bisa kita buka menuju kesana, Ungkapnya.
Ia juga menambahkan, untuk informasi jalan masuk menuju Kabupaten Aceh Tengah terputus total dari lima wilayah, Kabupaten Aceh Tengah terilosir dan juga paling menyedihkan listrik padam, jaringan terganggu, BBM dan gas mulai langka.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan Forkopimda lebih mengutamakan menanganan lebih berfokus pada korban yang hilang dan kita akan buka akses jalan yang terputus untuk menyalurkan logistik.
Seperti ke daerah di kawasan Danau Lut Tawar, walaupun jalan nya terputus tapi kita pakai menggunakan perahu dan boat untuk mengantar bantuan logistik kepada masyarakat yang terkena dampak.
Mudah mudahan dengan kondisi seperti ini, Kita harapkan akses jalan segera di buka, listrik segera aktif, komunikasi bisa cepat aktif agar kita bisa memberitahu informasi kepada saudara saudara di luar sana, Ucap Andalika.(WD)






















