
A1news.co.id|Aceh Utara – Di tengah hiruk pikuk kesibukan pagi, SD Negeri 6 Matangkuli, Aceh Utara, menghadirkan oase ketenangan dan semangat melalui kegiatan rutin yang sarat makna.

Setiap hari, sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai, para guru dan siswa berkumpul untuk melaksanakan serangkaian aktivitas yang bertujuan membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai kehidupan.

Kepala Sekolah SDN 6 Matangkuli, Bapak Syarwaidi S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan pagi ini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya sekolah. Setiap hari memiliki tema yang berbeda:
– Senin: Upacara Bendera, menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta tanah air.
– Selasa: Baca Ayat Pendek, memperkuat nilai-nilai agama dan spiritualitas.
– Rabu: Literasi, meningkatkan minat baca dan kemampuan berpikir kritis.
– Kamis: Zikir, menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
– Jumat: Baca Yasin, memohon keberkahan dan keselamatan.
– Sabtu: Senam Hebat, menjaga kesehatan fisik dan kebugaran.
Kegiatan ini dipandu oleh guru kelas dan guru bidang studi secara bergantian, menciptakan suasana kebersamaan dan kolaborasi.
Menurut Bapak Syarwaidi, kegiatan pagi ini merupakan wujud pembiasaan dan keteladanan yang diterapkan di sekolah. Tujuannya adalah untuk membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.
“Kami ingin menanamkan nilai-nilai kehidupan sejak dini. Dengan kegiatan pagi ini, kami berharap siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan berprestasi,” ujarnya.
Lebih dari sekadar rutinitas, kegiatan pagi ini juga merupakan bentuk pelayanan prima (excellent service) kepada orang tua siswa. SDN 6 Matangkuli menyadari bahwa kepercayaan orang tua adalah amanah yang harus dijaga.
“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk siswa dan orang tua. Dengan kegiatan pagi ini, kami berharap orang tua merasa tenang dan yakin bahwa putra-putrinya berada di lingkungan yang positif dan mendukung,” kata Bapak Syarwaidi.
Setiap pagi, mulai pukul 06.25 hingga 07.15, para guru menyambut kedatangan siswa di pintu gerbang sekolah dengan menerapkan prinsip 3S: senyum, sapa, dan salam.
Siswa yang datang, baik sendiri maupun diantar orang tua, langsung menghampiri guru untuk mengucapkan salam dan berjabat tangan.
“Ini adalah cara kami membangun hubungan yang hangat dan personal dengan siswa. Kami ingin mereka merasa diterima dan dihargai di sekolah,” jelas salah seorang guru.
Dengan kegiatan pagi yang terstruktur dan penuh makna, SDN 6 Matangkuli berhasil menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan inspiratif. Siswa tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal mereka di masa depan.
Kegiatan pagi ini telah menjadi bukti nyata komitmen SDN 6 Matangkuli dalam membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.(RZ)

Tidak ada komentar