Polres Aceh Tengah Padukan Budaya, Olahraga dan Semangat Bhayangkara dalam Car Free Day Akbar, Ribuan Masyarakat Meriahkan “Rupa Rasa Warisan”

A1news.co.id Aceh Tengah – Semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan gaya hidup sehat berpadu dalam kemeriahan kegiatan Car Free Day dan Jalan Santai Budaya bertajuk “Nafas Kota Hari Purbakala ke-113: Rupa Rasa Warisan” yang digelar Polres Aceh Tengah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Minggu (14/6/2026).

Mengusung tema “Melangkah Bersama dengan Pesona Budaya untuk Takengon Bangkit”, kegiatan yang dipusatkan di Jalan Lebe Kader, depan Mapolres Aceh Tengah tersebut berhasil menyedot antusiasme ribuan masyarakat dari berbagai lapisan. Mulai dari unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, hingga masyarakat umum turut membaur dalam suasana penuh keakraban dan semangat persatuan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H. beserta Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Tengah Ny. Vifa Taufiq, Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol Czi Rudy Haryanto, Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie, unsur Forkopimda, para kepala OPD, pimpinan perguruan tinggi, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan diawali dengan penampilan Tari Guel, warisan budaya kebanggaan masyarakat Gayo yang memukau para peserta. Selanjutnya, Kapolres Aceh Tengah melepas ribuan peserta jalan santai yang menempuh rute mengelilingi sejumlah ruas utama Kota Takengon sebelum kembali finis di Mapolres Aceh Tengah.

Usai jalan santai, peserta mengikuti senam jantung sehat dengan penuh semangat. Tak hanya itu, Polres Aceh Tengah juga menghadirkan bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum ini memiliki makna yang sangat penting karena memperingati Hari Purbakala ke-113 sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.

“Budaya adalah identitas, jati diri, dan ruh yang menghidupi sebuah daerah. Warisan budaya, situs purbakala, tradisi, seni, dan kearifan lokal merupakan aset berharga yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Bupati.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pelaksanaan Car Free Day, membiasakan pola hidup sehat, serta menjaga kebersihan dan kelestarian alam demi masa depan yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada Polri atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Semoga di usia ke-80 tahun, Polri semakin profesional, modern, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat dalam mengawal pembangunan serta menjaga persatuan bangsa,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat, peninjauan stand pameran budaya oleh Bupati Aceh Tengah bersama Kapolres Aceh Tengah, penampilan seni budaya dari berbagai sanggar, hiburan rakyat, serta pembagian doorprize yang semakin menambah kemeriahan acara.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pelestarian budaya, mendorong pola hidup sehat, serta memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah.

“Kami ingin Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat. Melalui kegiatan yang menggabungkan unsur budaya, kesehatan, olahraga, dan kebersamaan ini, kami berharap dapat terus menumbuhkan semangat persatuan serta kecintaan terhadap daerah,” ujar Kapolres.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.15 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta mewujudkan Aceh Tengah yang maju, sehat, dan harmonis.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Aceh Tengah berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus menjadi energi positif bagi kemajuan daerah serta semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Sarak Opat Ucapkan Terimakasih Kepada Bupati Dan BPBD Aceh Tengah

A1news.co.id Takengon- Sarak Opat PantanNangka yang terdiri dari Reje,Petue,Imem dan RGM ucapan terimakasih
kepada BPBD Kabupaten Aceh Tengah,pembersihan material longsor pasca banjir 26 Nopember 2025 lalu.

Melalui Reje Kampung PantanNangka Sadirman mengucapkan banyak terima kasih kepada BPBD Kabupaten Aceh Tengah.sigap membantu pembersihan material longsor dan lumpur pasca banjir bandang dan Jalan produksi yang tertimbun longsor,

Kehadiran tim BPBD sangat meringankan beban warga dan membantu mempercepat pemulihan akses jalan serta rumah warga setempat.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada Tim BPBD yang menurunkan bantuan alat berat dan tenaga dari BPBD membuat lingkungan kami yang terdampak tanah longsor kembali bisa beraktivitas. Semoga menjadi amal ibadah,ucap reje,

Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Kalaksa BPBD Aceh Tengah atas respon cepatnya menangani pembersihan tumpukan material banjir di wilayah kami. Kepedulian BPBD sangat berarti untuk kami.Berizin BPBD Kabupaten Aceh Tengah,tutupnya.

Respons Keluhan Warga, Polres Aceh Tengah Gencarkan Patroli Antisipasi Balap Liar hingga Dini Hari

A1news.co.id Aceh Tengah — Merespons keluhan masyarakat terkait maraknya aksi balap liar dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Aceh Tengah terus menggencarkan patroli malam hingga dini hari di sejumlah titik rawan dalam wilayah Kota Takengon dan Kecamatan Bebesen.

Patroli gabungan yang melibatkan personel Polsek Bebesen, Satlantas, Sat Samapta, dan Satreskrim tersebut dilaksanakan secara intensif mulai tengah malam hingga menjelang subuh, Selasa (12/5/2026), sebagai upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif saat masyarakat beristirahat.

Di wilayah Kecamatan Bebesen, patroli dipimpin langsung oleh Kapolsek Bebesen, AKP Dasril S.A.B. Kegiatan dimulai sekitar pukul 00.30 WIB diawali apel kesiapan di Pos Yan Paya Ilang guna menerima arahan terkait sasaran patroli dan pola bertindak di lapangan.

Sebanyak enam personel Polsek Bebesen diterjunkan dengan menggunakan satu unit mobil patroli roda empat dan satu unit sepeda motor untuk menyisir sejumlah lokasi yang selama ini kerap dijadikan arena balap liar oleh kelompok remaja.

Rute patroli meliputi Jalur Dua Kebet, Mongal Simpang Wariji, Belangkolak II, Terminal Lama, Jalan Lintang, hingga Simpang Empat yang berada di wilayah hukum Polsek Bebesen.

Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak menemukan adanya aksi balap liar. Namun, personel mendapati sejumlah remaja masih berkumpul di kawasan Jalan Lintang yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban apabila tidak dilakukan pengawasan secara berkelanjutan.

Petugas kemudian memberikan imbauan secara humanis agar para remaja tidak melakukan aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

“Patroli ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi aksi balap liar dan gangguan kamtibmas pada jam-jam rawan dini hari, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujar AKP Dasril.

Usai patroli Polsek Bebesen berakhir sekitar pukul 02.00 WIB, kegiatan dilanjutkan oleh personel Satlantas Polres Aceh Tengah bersama Sat Samapta dan piket Satfung, yang di Pimpin oleh Pamapta mulai pukul 03.00 WIB.

Tim gabungan melaksanakan patroli humanis serta pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, dan lokasi yang kerap dikeluhkan warga akibat aksi balap liar, seperti kawasan Jalan Sengeda, Jalan Lintang, Jalan Paya Tumpi, hingga seputaran pusat Kota Takengon.

Selain memantau situasi kamtibmas, personel juga memberikan edukasi kepada pengendara roda dua maupun roda empat agar selalu tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara, khususnya pada jam rawan dini hari.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian di lapangan diharapkan mampu memberikan efek cegah terhadap potensi pelanggaran hukum serta meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.

“Patroli rutin akan terus kami tingkatkan, terutama pada malam hingga dini hari, guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat saat beristirahat maupun beraktivitas,” tegas Kapolres.

Polres Aceh Tengah memastikan kegiatan patroli terpadu akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan masyarakat di wilayah hukum Polres Aceh Tengah.

Satreskrim Polres Aceh Tengah Bekuk Dua Buronan Kasus Curas Maut Pekanbaru

A1news.co.id Aceh Tengah — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Tengah berhasil membekuk dua buronan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyebabkan korban meninggal dunia di Pekanbaru, Provinsi Riau.

Kedua pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Satreskrim Polresta Pekanbaru tersebut masing-masing berinisial S (33) dan AFT (21). Mereka ditangkap pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di salah satu kecamatan dalam wilayah hukum Polres Aceh Tengah.

Kasus curas maut itu sendiri terjadi pada 29 April 2026 di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, yang mengakibatkan korban kehilangan nyawa.

Dalam proses penangkapan, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya cincin emas, uang asing sebesar 400 dolar Singapura, satu unit laptop merek HP, serta satu unit telepon genggam Samsung Galaxy.

Selanjutnya, pada Sabtu (2/5/2026), kedua pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada tim Satreskrim Polresta Pekanbaru di Medan, Sumatera Utara, untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi dan koordinasi yang solid antar satuan kepolisian dalam mengungkap kasus lintas wilayah.

“Penangkapan ini menjadi bukti komitmen kami dalam mendukung pengungkapan tindak pidana, termasuk yang melibatkan lintas daerah. Ke depan, koordinasi akan terus diperkuat demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Polres Aceh Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penegakan hukum secara profesional serta meningkatkan kerja sama dengan jajaran kepolisian di berbagai daerah.

Aceh Tengah — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Tengah berhasil membekuk dua buronan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyebabkan korban meninggal dunia di Pekanbaru, Provinsi Riau.

Kedua pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Satreskrim Polresta Pekanbaru tersebut masing-masing berinisial S (33) dan AFT (21). Mereka ditangkap pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di salah satu kecamatan dalam wilayah hukum Polres Aceh Tengah.

Kasus curas maut itu sendiri terjadi pada 29 April 2026 di Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, yang mengakibatkan korban kehilangan nyawa.

Dalam proses penangkapan, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya cincin emas, uang asing sebesar 400 dolar Singapura, satu unit laptop merek HP, serta satu unit telepon genggam Samsung Galaxy.

Selanjutnya, pada Sabtu (2/5/2026), kedua pelaku beserta barang bukti telah diserahkan kepada tim Satreskrim Polresta Pekanbaru di Medan, Sumatera Utara, untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil sinergi dan koordinasi yang solid antar satuan kepolisian dalam mengungkap kasus lintas wilayah.

“Penangkapan ini menjadi bukti komitmen kami dalam mendukung pengungkapan tindak pidana, termasuk yang melibatkan lintas daerah. Ke depan, koordinasi akan terus diperkuat demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Polres Aceh Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penegakan hukum secara profesional serta meningkatkan kerja sama dengan jajaran kepolisian di berbagai daerah.

Kapolres Aceh Tengah Tinjau Perkembangan Tanaman Jagung Program Ketahanan Pangan

A1news.co.id Takengon — Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., meninjau langsung perkembangan tanaman jagung dalam program ketahanan pangan di Kampung Simpang Kelaping, Kecamatan Pegasing, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Peninjauan tersebut dilakukan bersama Ketua Umum Petani Muda Milenial Aceh, Muhammad Kaisar, S.M., sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional tahun 2026. Lahan yang ditinjau merupakan area penanaman jagung serentak yang telah dilakukan pada 17 Maret 2026.

Dalam kegiatan itu, turut hadir Kasat Binmas dan Kasi Humas Polres Aceh Tengah, Kapolsek Pegasing, serta sejumlah unsur organisasi kepemudaan, di antaranya Ketua KNPI, HMI, dan GMNI Aceh Tengah, bersama personel Polres dan Polsek setempat.

Kapolres Aceh Tengah menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata keterlibatan Polri dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, termasuk sektor pertanian sebagai upaya mewujudkan swasembada pangan,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang optimal, dengan tingkat keberhasilan mencapai sekitar 90 persen dari total bibit yang ditanam.

Sementara itu, Ketua Umum Petani Muda Milenial Aceh, Muhammad Kaisar, mengapresiasi dukungan Polres Aceh Tengah dalam mendorong produktivitas sektor pertanian, khususnya bagi generasi muda.

Sinergi antara aparat kepolisian, kelompok tani, dan organisasi kepemudaan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Aceh Tengah.

Polres Aceh Tengah Peringati Hari Buruh dengan Aksi Humanis “Jum’at Berbagi”

A1news.co.id Takengon — Memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Polres Aceh Tengah menggelar aksi bakti sosial bertajuk “Jum’at Berbagi” yang berlangsung di Jalan Lebe Kader, depan Mapolres Aceh Tengah, Jumat (1/5/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhammad Taufiq, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Intelkam Iptu Denny Dharmawan, serta dihadiri para pejabat utama (PJU) Polres bersama sejumlah elemen strategis masyarakat, mulai dari organisasi kepemudaan hingga perwakilan serikat pekerja.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), federasi serikat pekerja, KNPI, HMI, GMNI, hingga tokoh pemuda dan influencer daerah, yang bersama-sama menunjukkan semangat kolaborasi lintas elemen.

Dalam pelaksanaannya, Polres Aceh Tengah menggandeng organisasi kepemudaan dan serikat pekerja untuk menyalurkan bantuan sosial kepada buruh harian lepas, pengemudi angkutan umum, petugas kebersihan, juru parkir, serta masyarakat pengguna jalan. Bantuan yang diberikan meliputi sarapan bersama, paket makanan, perlengkapan ibadah, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis.

Tidak hanya terpusat di sekitar Mapolres, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyambangi pusat aktivitas buruh di kawasan gudang bongkar muat Kampung Kemili dan Paya Ilang. Di lokasi tersebut, bantuan diserahkan langsung kepada para buruh angkut sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung roda perekonomian daerah.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufiq menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan buruh dan pemuda.

“Momentum May Day tidak selalu harus diwarnai aksi unjuk rasa. Melalui kegiatan sosial seperti ini, kami ingin menghadirkan suasana yang sejuk, penuh kebersamaan, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara aparat keamanan dengan elemen mahasiswa, pemuda, dan serikat pekerja menjadi faktor penting dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Kegiatan “Jum’at Berbagi” ini dinilai efektif sebagai langkah preventif dalam meredam potensi gangguan keamanan, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap Polri. Melalui interaksi langsung di lapangan, personel juga dapat menyerap aspirasi masyarakat secara lebih terbuka dan responsif.

Dengan pendekatan humanis yang terus digencarkan, Polres Aceh Tengah optimistis peringatan May Day di wilayahnya dapat berlangsung aman, damai, dan kondusif, serta semakin memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Kapolres Pantau Langsung Latihan Asah Kemampuan Personel dalam Pengamanan dan Pengendalian Massa

A1news.co.id Aceh Tengah — Polres Aceh Tengah terus meningkatkan kemampuan personel melalui latihan Pengendalian Massa (Dalmas) tingkat awal hingga lanjutan yang digelar di depan pos penjagaan Mako Polres Aceh Tengah, Kamis (30/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kabag Ops AKP Hendra Gunawan Tanjung, S.H., didampingi Kasat Samapta IPTU Misbah, dengan pelatih Aiptu Sulaiman Efendi selaku Kanit Dalmas 1 dan Brigadir Khairu Hidayat.

Latihan diikuti oleh personel Polres serta jajaran Polsek sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, personel mendapatkan penguatan materi mulai dari tingkat dasar hingga lanjutan. Materi yang dilatihkan meliputi sikap pokok, sikap siaga, jalan di tempat, penggunaan tongkat Dalmas, hingga berbagai formasi seperti bersaf dan paruh lembing.

Selain itu, personel juga dilatih teknik desak maju dan dorong maju, serta sikap berlindung menggunakan tameng guna mengantisipasi lemparan benda maupun dorongan massa.

Latihan ini bertujuan untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan teknis, kesiapan fisik, serta ketangguhan mental personel Polri dalam menghadapi potensi eskalasi aksi unjuk rasa.

Teknik perlindungan diri yang dilatihkan difokuskan pada penggunaan tameng dan tongkat secara taktis untuk membentuk perlindungan tubuh, menjaga keselamatan anggota, serta memastikan pelaksanaan tugas tetap sesuai prosedur.

Kegiatan tersebut turut dipantau langsung oleh Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., sebagai bentuk pengawasan sekaligus dukungan terhadap peningkatan kemampuan personel di lapangan.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq menyampaikan bahwa latihan rutin ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan guna meningkatkan profesionalisme anggota.

“Melalui latihan yang dilakukan secara konsisten, seluruh personel diharapkan mampu menguasai teknik pengendalian massa dengan baik dan benar, sehingga dapat bertindak profesional, humanis, serta sesuai prosedur saat melaksanakan tugas di lapangan,” ujarnya.

Safari Subuh, Kapolres Aceh Tengah Ajak Warga Jaga Kamtibmas, Kebersihan Lingkungan, dan Bijak Bermedsos

A1news.co.id Aceh Tengah — Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas), meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, memperkuat pengawasan terhadap anak, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Safari Subuh “Rabu Berkah” di Masjid Baitul Iman, Kampung Kebet, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (29/4/2026).

“Alhamdulillah, hingga saat ini situasi kamtibmas di Kabupaten Aceh Tengah secara umum dalam keadaan aman dan kondusif. Kondisi ini harus kita jaga bersama,” kata Taufiq di hadapan jamaah.

Dalam kesempatan itu, Taufiq menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak. Ia mencontohkan adanya laporan anak yang sempat meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan orang tua dan menginap di rumah temannya.

Selain itu, ia juga menyinggung sejumlah kasus asusila dan pelecehan terhadap anak yang pernah ditangani jajaran Polres Aceh Tengah sebagai peringatan bagi masyarakat.
Menurut dia, peristiwa tersebut umumnya dipicu kurangnya komunikasi dan pengawasan dalam keluarga.

“Pengawasan dan komunikasi yang baik antara orang tua dan anak sangat penting untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam bermedia sosial, terutama dalam menyaring informasi dan tidak mudah menyebarkan konten yang belum tentu benar serta berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Kegiatan Safari Subuh ini turut dihadiri Bupati Aceh Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama setempat, Ketua MPU, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Aceh Tengah, Wakapolres, para pejabat utama Polres, para kapolsek jajaran, serta jamaah shalat subuh.

Polisi Sahabat Anak, Polres Aceh Tengah Sambut Kunjungan TK Buah Hati Takengon Edukasi Tugas Kepolisian

A1news.co.id Takengon — Kepolisian Resor Aceh Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis. Kali ini, Polres Aceh Tengah menerima kunjungan edukatif dari siswa-siswi TK Swasta Buah Hati Takengon di Mako Polres Aceh Tengah, Selasa (28/4/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Aceh Tengah AKP Saudin Situmorang, S.Pd, mewakili Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., serta didampingi personel Sat Binmas dan Sat Lantas.

Dalam suasana penuh keceriaan, para anak-anak diperkenalkan lebih dekat dengan sosok polisi sebagai sahabat anak. Mereka diajak mengenal tugas-tugas kepolisian, termasuk peran polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

AKP Saudin Situmorang dalam penyampaiannya memberikan motivasi kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa agar tumbuh menjadi anak-anak yang disiplin, patuh aturan, serta memiliki akhlak yang baik. Ia juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai tertib sejak usia dini.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa polisi adalah sahabat mereka. Harapannya, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang taat hukum dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, personel Sat Lantas turut memberikan edukasi terkait pengenalan peraturan lalu lintas secara sederhana dan menyenangkan. Anak-anak juga dikenalkan dengan berbagai sarana pendukung tugas kepolisian, yang disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami.

Kegiatan edukatif ini disambut antusias oleh para siswa dan guru pendamping. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas IPTU Rasimin menyampaikan bahwa kegiatan “Polisi Sahabat Anak” merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya anak-anak.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membangun kedekatan emosional antara polisi dan anak-anak sejak dini, serta menumbuhkan rasa percaya terhadap institusi Polri,” ujar IPTU Rasimin.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga sekaligus edukasi positif bagi anak-anak TK Buah Hati Takengon.

Kapolres Aceh Tengah Saweu Pesantren, Salurkan Bansos dan Gelar Bakti Kesehatan

A1news.co.id Takengon — Kepolisian Resor Aceh Tengah terus memperkuat pendekatan humanis melalui kegiatan “Saweu Pesantren” dan sambang tokoh agama. Kegiatan kali ini berlangsung di Pesantren Al-Fatah Ummul Quro, Kampung Pepalang, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (27/4/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., didampingi para pejabat utama (PJU) serta personel Polres Aceh Tengah.

Dalam kegiatan itu, Kapolres menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako dan Alquran secara simbolis kepada pihak pesantren. Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan keagamaan, khususnya pesantren.

Selain penyaluran bantuan, Polres Aceh Tengah juga menggelar bakti kesehatan berupa layanan pengobatan gratis yang dilaksanakan oleh Klinik Dokkes Polres Aceh Tengah. Kegiatan ini disambut antusias oleh para santri dan masyarakat sekitar.

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dengan tokoh agama setempat, Ustadz Muhammad Musa, serta para santri Pesantren Al-Fatah Ummul Quro.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq mengatakan, kegiatan “Saweu Pesantren” merupakan salah satu upaya Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendengar langsung aspirasi para tokoh agama sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Aceh Tengah,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan sosial dan layanan kesehatan gratis diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pesantren serta menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.