Apresiasi Green Policing Polda Riau, GMPK: Tindak Tegas Pelanggar Lingkungan Tanpa Kompromi

A1news.co.id ,PEKANBARU – Dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Provinsi Riau, Adrian, beserta segenap jajaran pengurus menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polda Riau Penghargaan tersebut disampaikan sebagai bentuk pengakuan nyata atas penerapan konsep Green Policing atau kepolisian ramah lingkungan yang dijalankan Polda Riau dalam pelaksanaan tugas.

“Atas nama DPW GMPK Riau, kami ucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri, khususnya jajaran Polda Riau. Semoga kehadiran Polri senantiasa membawa kedamaian, keadilan, dan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Adrian di Pekanbaru, Senin (29/6/2026).

Menurut Adrian, penerapan konsep ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud tanggung jawab institusi terhadap kelestarian alam. Langkah ini sejalan dengan semangat pemberantasan korupsi dan pembangunan berkelanjutan.

“Kami melihat ini langkah yang sangat positif. Pelayanan publik yang baik tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menjaga keseimbangan alam untuk generasi mendatang,” tegasnya.

Peringatan Tegas bagi Pelanggar di samping apresiasi, pihaknya meminta agar semangat kepedulian lingkungan tersebut dibarengi dengan penegakan hukum yang konsisten dan tanpa kompromi terhadap pelaku kerusakan lingkungan. Adrian meminta aparat tidak segan menjatuhkan sanksi berat kepada perusahaan yang melanggar aturan, antara lain:

Tanpa izin pembuangan limbah: Perusahaan yang membuang limbah cair, padat, maupun gas tanpa izin resmi atau melampaui batas baku mutu, yang berpotensi mencemari sungai, tanah, hingga membahayakan kesehatan masyarakat.

Tanpa dokumen lingkungan: Tidak memiliki Dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) atau Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL). Dokumen ini adalah syarat mutlak; tanpa itu operasi usaha dinyatakan ilegal dan berisiko tinggi merusak ekosistem.

Pelanggaran lain: Termasuk pembakaran lahan sembarangan, penebangan liar di kawasan lindung, kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS), hingga pengelolaan limbah berbahaya yang tidak sesuai standar keselamatan. “Kami minta Polda Riau menindak tegas semua pelanggaran itu. Jangan ada toleransi, apalagi jika ditemukan indikasi suap atau perlindungan yang melindungi pelaku. Ini berkaitan dengan hak hidup dan masa depan lingkungan kita,” tandas Adrian.

Sinergi untuk Riau Lestari : Ia berharap, di usia ke-80 ini Polri semakin profesional, transparan, dan bebas dari korupsi, serta terus memperkuat implementasi Green Policing di seluruh jajaran. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat seperti GMPK menjadi kunci agar aturan perlindungan lingkungan tidak sekadar menjadi tulisan di atas kertas.

“Semoga Polri semakin kuat, bersih, dan berani menegakkan keadilan—termasuk keadilan ekologis—demi terwujudnya Riau yang aman, bersih, sejahtera, dan lestari,” pungkas Adrian. (Endang.s)

Rls: (DPW – GMPK) Provinsi Riau

Polsek Cerenti Tertibkan Aktivitas PETI di Sungai Kuantan 31 Rakit Dimusnahkan

A1news.co.id , KUANTANSINGINGI,– Polsek Cerenti melaksanakan penertiban terhadap aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kuantan, tepatnya di wilayah Desa Sikakak dan Desa Pulau Jambu, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Selasa (9/6/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli, S.H., bersama personel Polsek Cerenti yang terdiri dari unsur Reskrim, Samapta, Intelkam, Provost, SPKT, Bhabinkamtibmas, dan Banit.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, petugas menemukan aktivitas PETI yang masih berlangsung di aliran Sungai Kuantan. Saat tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, petugas mendapati puluhan rakit jenis stingkai dan dompeng yang digunakan untuk mencari emas.Dalam penindakan tersebut, sebanyak 30 unit rakit jenis stingkai dan 1 unit rakit jenis dompeng dimusnahkan dengan cara dirusak dan dibakar sehingga tidak dapat digunakan kembali.

Pada kegiatan tersebut tidak ada pelaku yang berhasil diamankan karena para pelaku terlebih dahulu meninggalkan lokasi saat mengetahui kedatangan petugas. Barang bukti yang diamankan juga nihil karena seluruh sarana yang ditemukan langsung dimusnahkan di tempat.

Kapolres Kuantan Singingi AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Cerenti IPTU Feri Padli, S.H., menegaskan bahwa penertiban ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menindak aktivitas pertambangan ilegal yang merugikan masyarakat.

“Kami akan terus melakukan patroli dan penertiban secara berkelanjutan terhadap aktivitas PETI di wilayah hukum Polsek Cerenti. Kegiatan ini bertujuan melindungi lingkungan, menjaga kualitas aliran Sungai Kuantan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar IPTU Feri Padli.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin serta mendukung upaya pemerintah dan kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Dengan adanya penertiban tersebut, diharapkan aktivitas PETI di wilayah Kecamatan Cerenti dapat terus berkurang sehingga kerusakan lingkungan dan potensi gangguan keamanan dapat dicegah. (Endang.s)

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

Panen Raya Jagung Pipil Tahap II Polres Kuansing, Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

A1news.co.id , KUANTANSINGINGI,– Kepolisian Resor (Polres) Kuantan Singingi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung Pipil Tahap II Tahun 2026 yang dilaksanakan di lahan Tanah Kas Desa (TKD) Desa Sungai Bawang, Kecamatan Singingi, pukul 10.30 WIB. Senin PRESS RELEASE NO : 868 /VI/HUM.6.1.1/2026/HUMAS POLRES KUANSING Senin, 08 Juni 2026

Kegiatan panen raya ini dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., sebagai dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam upaya memperkuat sektor pangan melalui optimalisasi lahan produktif di tingkat desa.

Suasana panen berlangsung penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimcam Singingi, di antaranya Kabag SDM Polres Kuansing Kompol Jufri, S.H., Kapolsek Singingi AKP Azhari, S.H., Camat Singingi Saparman, S.T., M.E., perwakilan Danramil 09/Singingi, perangkat Desa Sungai Bawang, BUMDes Artha Dinar, penyuluh pertanian lapangan (PPL), mahasiswa KKN Universitas Islam Kuantan Singingi, serta masyarakat setempat.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Sungai Bawang, Camat Singingi, serta Kapolres Kuansing.

Dalam sambutannya, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam keberhasilan program ketahanan pangan di Desa Sungai Bawang.

“Panen raya ini bukan hanya hasil kerja keras petani, tetapi juga buah dari kolaborasi yang solid antara pemerintah desa, BUMDes, penyuluh pertanian, serta dukungan seluruh unsur Forkopimcam. Inilah kebersamaan dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujar Kapolres.

Beliau juga menegaskan bahwa Polres Kuansing akan terus hadir dan mendukung program-program produktif masyarakat yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

“Ketahanan pangan adalah fondasi penting bagi kemandirian bangsa. Polri berkomitmen untuk terus bersinergi dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian,” tambahnya.

Usai rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan panen jagung pipil di lahan TKD seluas 2 hektare, yang kemudian diikuti proses penggilingan hasil panen menggunakan mesin yang telah disiapkan. Aktivitas ini menjadi bukti hilirisasi hasil pertanian di tingkat desa.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, sebagai simbol kebersamaan dan keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Singingi.

Panen raya ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi masyarakat Desa Sungai Bawang untuk terus mengembangkan potensi pertanian sebagai pilar utama dalam mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional. (Endang.s)

Melindungi Tuah, Menjaga Marwah

Polda Riau Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, Semua Peserta Punya Kesempatan yang Sama

A1news.co.id , PEKANBARU – Polda Riau memastikan proses penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 berlangsung secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Tidak ada jalur khusus, kuota titipan, maupun perlakuan istimewa bagi peserta seleksi. Penegasan tersebut disampaikan Karo SDM Polda Riau Kombes Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H. sebagai informasi untuk masyarakat terkait seleksi Akpol 2026. Menurutnya, seluruh tahapan seleksi penerimaan Akpol dilaksanakan secara terbuka dan objektif sesuai kebijakan yang telah ditetapkan Mabes Polri. Setiap peserta memiliki peluang yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi yang dijalani.

“Rekrutmen Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya melalui jalur reguler nasional. Tidak ada kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, maupun perlakuan istimewa bagi peserta tertentu. Semua peserta mengikuti tahapan yang sama dan dinilai secara objektif,” tegasnya, Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan, Polri terus berkomitmen mewujudkan proses rekrutmen yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Karena itu, setiap tahapan seleksi dilakukan dengan pengawasan yang ketat, baik dari unsur internal maupun eksternal.

Lebih lanjut, Karo SDM Polda Riau menjelaskan pola rekrutmen yang diterapkan Polri saat ini telah sesuai dengan harapan masyarakat dan berbagai lembaga pengawas, seperti Kompolnas, Ombudsman, kelompok LSM, serta Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) yang selama ini turut melakukan monitoring terhadap pelaksanaan rekrutmen anggota Polri.

Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua dan calon peserta, agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Kelulusan ditentukan oleh kemampuan dan hasil seleksi peserta sendiri. Jika ada pihak yang mengaku bisa membantu meluluskan dengan meminta sejumlah uang, itu dipastikan tidak benar dan segera laporkan kepada kepolisian,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh jajaran SDM dan Humas Polda Riau untuk terus menyosialisasikan prinsip BETAH kepada masyarakat agar tidak muncul informasi yang menyesatkan terkait penerimaan anggota Polri.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa proses rekrutmen Polri, termasuk Akpol, dilaksanakan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk merekrut personil Polri yang berkualitas untuk dapat melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat secara maksimal,” katanya.

Saat ini, tahapan seleksi Akpol 2026 telah memasuki pemeriksaan kesehatan tahap II (Rikkes II) yang dilaksanakan pada 5–6 Juni 2026. Seluruh peserta yang masih mengikuti seleksi diharapkan mempersiapkan diri dengan baik dan tetap menjaga kesehatan untuk menghadapi tahapan berikutnya.

Polda Riau menegaskan komitmennya untuk mengawal proses seleksi hingga selesai sesuai prinsip BETAH, sehingga dapat menghasilkan calon perwira Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(Endang.s)

Tanam Harapan Bersama, Kapolsek Tualang Berikan Bibit Pohon di Momen Pernikahan

A1news.co.id , Perawang – Dalam rangka mendukung pelestarian lingkungan melalui program Green Policing, Kapolsek Tualang memberikan bibit pohon pernikahan kepada pasangan pengantin Anton dan Ani sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan serta komitmen menciptakan kehidupan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Minggu (7/6/26)

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk inovasi Polsek Tualang dalam mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga kelestarian alam dimulai dari momen penting kehidupan, salah satunya melalui pernikahan. Penyerahan bibit pohon dilakukan secara langsung oleh Kapolsek Tualang kepada pasangan pengantin dengan harapan pohon tersebut dapat ditanam dan dirawat sebagai simbol tumbuhnya keluarga baru yang harmonis dan bermanfaat bagi lingkungan.

Kapolsek Tualang menyampaikan bahwa program Green Policing bukan hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan upaya preventif dan edukatif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Pemberian bibit pohon pernikahan diharapkan menjadi budaya positif di tengah masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya penghijauan.

“Melalui bibit pohon pernikahan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Semoga pohon yang ditanam dapat tumbuh seiring perjalanan rumah tangga pengantin dan menjadi manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Kapolsek Tualang.

Pasangan pengantin Nafiah dan Taufiq menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan dari Kapolsek Tualang. Mereka mengaku senang menerima bibit pohon sebagai hadiah pernikahan yang memiliki makna mendalam tentang cinta, kehidupan, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ini, Polsek Tualang berharap program Green Policing dapat terus membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan hidup serta mewujudkan wilayah yang hijau, sehat, dan berkelanjutan. (Endang.s)

Hari Lingkungan Hidup dengan Tanam Mangrove di Dumai Kapolda Riau: Satu Pohon Jadi Benteng Oksigen

A1news.co.id , DUMAI – Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan memimpin langsung kegiatan penanaman pohon mangrove dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Kota Dumai, Jumat (5/6/2026).Kegiatan yang digelar di Pelabuhan Navigasi, Jalan Muslim, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai itu turut dihadiri sejumlah pejabat Forkopimda, tokoh masyarakat, akademisi hingga komunitas lingkungan.

Dalam sambutannya, Kapolda Riau menegaskan bahwa tugas Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut menjaga kelestarian lingkungan hidup. “Tugas Polri bukan hanya menjaga kamtibmas, tapi juga hadir menjaga keberlanjutan hidup. Provinsi Riau, termasuk Kota Dumai, menghadapi tantangan nyata seperti karhutla, abrasi pantai, banjir rob hingga kualitas udara,” kata Herry Heryawan.Ia menyebut program Polri Peduli Lingkungan menjadi langkah konkret dalam menghadapi berbagai persoalan lingkungan tersebut.

“Satu pohon yang kita tanam hari ini adalah satu benteng oksigen, satu penahan abrasi, satu warisan untuk generasi mendatang,” ujarnya.Didampingi Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang, Kapolda juga menginstruksikan seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Riau agar menjadikan penghijauan sebagai gerakan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Saya instruksikan seluruh jajaran Polres agar menjadikan penghijauan sebagai gerakan berkelanjutan. Libatkan pelajar, komunitas hingga dunia usaha. Tanam, rawat, dan laporkan perkembangannya,” tegasnya. Sementara itu, Wali Kota Dumai Paisal mengapresiasi kegiatan penghijauan yang digagas Polda Riau bersama Polres Dumai tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk menjaga kualitas lingkungan di Kota Dumai.

“Ini contoh kolaborasi yang baik. Polri menjaga keamanan, Pemko dan masyarakat menjaga lingkungan. Jika ini terus dilakukan, saya yakin kualitas udara Dumai makin baik dan abrasi bisa kita tahan,” kata Paisal. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon mangrove secara simbolis oleh Kapolda Riau bersama Forkopimda dan para tamu undangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Dirpolairud Polda Riau Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, Dirbinmas Polda Riau Kombes Pol Eko Budhi Purwono, Ketua Persatuan Hijau Riau Hengky Primana, unsur TNI, kejaksaan, bea cukai, Pelindo hingga pejabat Pemerintah Kota Dumai. (Endang.s)

 

DPW RHUKI Riau Sambut Kunjungan Kesbangpol Provinsi Riau 

‎A1news.co.id , PEKANBARU – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Rumah Hukum Indonesia (RHUKI) Provinsi Riau menerima kunjungan kerja dari perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Jumat pagi sekitar pukul 10.30 WIB, di Sekretariat DPW RHUKI Provinsi Riau. Kesbang pol Provinsi Riau dipimpin Dr. H. Boby Rachmat, S.STP., mewakili beberapa orang staf nya bahwa sebagai dari upaya mempererat komunikasi, koordinasi, silaturahmi serta sinergitas antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan yang berperan aktif dalam memberikan edukasi bentuk pendampingan hukum kepada masyarakat.

‎Ketua DPW RHUKI Provinsi Riau, Ali Amran.P.CPLA ,”Menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan kerja yang dilakukan oleh pihak terkait Dinas Kesbangpol Provinsi Riau ke Sekretariat RHUKI. Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan bentuk proses perhatian dan dukungan dari pemerintah terhadap keberadaan organisasi kemasyarakatan Rumah Hukum Indonesia RHUKI DPW Riau, bumi Melayu Lancang Kuning, bahwa program kerja sesuai peraturan menteri hukum republik Indonesia nomor 34 tahun 2025, Tentang paralegal dalam bantuan hukum masyarakat miskin atau tidak mampu

‎”Kami beserta jajaran pengurus menerima kunjungan kerja dari pihak Kesbangpol Provinsi Riau. dengan Kehadiran pihak pemerintah daerah menjadi motivasi bagi kami dan rekan,rekan pengurus Bahwa untuk semua pengurus wajib mengikuti pelatihan dengan kualifikasi kompetensi paralegal dan sehingga dapat mengunakan identitas non akademik dengan Certified Paralegal of Legal Aid( CPLA) dan berkontribusi dalam memberikan pemahaman hukum, edukasi, serta pendampingan kepada masyarakat,” ujar Ali Imran.

‎Dalam suasana yang penuh keakraban, kedua belah pihak juga berdiskusi mengenai pentingnya membangun sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Bahwa kami DPW RHUKI Provinsi Riau tentu membutuhkan bentuk perhatian pemerintah Provinsi dan daerah atau pelaku usaha masyarakat luas

(Endang.s)

‎‎(Rls: Kabid Humas & elektronik RHUKI Provinsi Riau)

Polres Kuansing Razia Gabungan Tindak Tegas PETI sepanjang Sungai Batang Kuantan Inuman Dan Cerenti

A1news.co.id, KUANTAN SINGINGI – Polres Kuantan Singingi melaksanakan kegiatan penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan yang meliputi wilayah Kecamatan Inuman dan Kecamatan Cerenti,Selasa tanggal 02 Juni 2026, Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bentuk komitmen penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu ketertiban masyarakat.

Operasi gabungan ini melibatkan unsur Polri, TNI, Pemerintah Kabupaten Kuansing, BPBD, Satpol PP, Damkar, serta unsur pemerintah kecamatan. Sebanyak 184 personel Polres dan Polsek jajaran Polres Kuansing diterjunkan bersama 25 personel TNI, 26 personel Satpol PP, 13 personel BPBD, dan 10 personel Damkar guna mendukung kelancaran pelaksanaan penertiban di lapangan.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kuansing Kompol Nardy Masry, S.H., Kabag Ops Kompol A. Raymon Tarigan Gersang, S.Sos., M.H., para pejabat utama Polres Kuansing, Kalaksa BPBD Kabupaten Kuansing H. Yulizar, S.H., Kasatpol PP Rio Kasyter Wandra, S.Sos., Camat Cerenti Erialis, S.Sos., Danramil 06 Cerenti Kapten Inf. Yunasri, para Kapolsek jajaran, serta personel gabungan dari berbagai instansi terkait. Kegiatan ini diawali dengan apel penertiban di Mapolsek Cerenti sebelum tim gabungan bergerak menuju lokasi-lokasi yang menjadi sasaran operasi di sepanjang Sungai Batang Kuantan.Kegiatan Penindakan Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Sepanjang Aliran Sungai Batang Kuantan Kec. Inuman dan Kec. Cerenti yang dipimpin oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. dan diikuti oleh :

Di hadiri juga oleh Kasat Intelkam Polres Kuansing AKP Syurfanaidi, S.H.,Kasat Binmas Polres Kuansing AKP Ferywardi, S.H.,Kasat Samapta Polres Kuansing AKP Refriadi, S.E., Kasat Reskrim Polres Kuansing IPTU Gerry Agnar Timur, S.Tr.K., S.I.K,Kasat Lantas Polres Kuansing, AKP Siswoyo, S.H.,Kalaksa BPBD Kab. Kuansing, H. Yulizar, S.H.,Kasatpol PP Kab. Kuansing, Rio Kasyter Wandra, S.Sos,Camat Cerenti, Erialis, S.Sos,Danramil 0Kec. Cerenti, KAPTEN INF. Yunasri,Kapolsek Cerenti IPTU Fery Padli, SH, Kapolsek Pangean, IPTU Aman Sembiring, S.H.,Kapolsek Kuantan Hilir, IPTU Edi Winoto, S.H., M.H.,Kapolsek LTD, IPTU Masjidil, S.H., M.H.,Kapolsek Subsektor Inuman IPTU Haripin, S.H. Selanjutnya 184 Personil Polres dan Polsek jajaran Polres Kuansing dan 25 Personil TNI di terjunkan, sekaligus 26 Personil Satpol PP Kab. Kuansing dan 10 Personil Damkar Kab. Kuansing, dan 13 Personil BPBD Kab. Kuansing, Sekira pukul 09.30 Wib bertempat di Lapangan Apel Mapolsek Cerenti Polres Kuansing telah dilaksanakan Apel Penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dipimpin oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H. mengucapkan Terima kasih kepada seluruh personel dan instansi terkait yang hadir dalam kegiatan Penertiban Penambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah hukum Polres Kuantan Singingi, khususnya di Kecamatan Cerenti dan Kecamatan Inuman . Lanjutnya Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan operasi gabungan bersama instansi terkait sebagai bentuk komitmen bersama dalam menindak aktivitas PETI yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Kuansing, ia juga menuturkan sebelumnya Polres Kuansing bersama pihak terkait telah melakukan berbagai upaya preventif dan persuasif berupa penyampaian imbauan kepada Camat, Kepala Desa, LAMR, LAN, serta unsur masyarakat agar menghentikan aktivitas PETI dan turut mendukung upaya penegakan hukum.

Mengingat upaya sosialisasi dan imbauan telah dilakukan sebelumnya, maka pada hari ini akan dilaksanakan tindakan penertiban sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,seluruh personel diminta untuk tetap bekerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing serta tidak bergerak sendiri-sendiri di luar arahan pimpinan lapangan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.Dalam pelaksanaan penindakan, personel agar menjaga sikap dan tutur kata, menghindari ucapan maupun tindakan yang dapat memancing provokasi, serta tetap mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat.Keselamatan personel menjadi prioritas utama, oleh karena itu seluruh anggota diminta untuk selalu waspada dan memperhatikan faktor keamanan selama bertugas di lapangan. Pembagian personel ke dalam tim-tim operasi akan diatur dan dikoordinasikan oleh Kabag Ops sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan secara efektif dan terarah.

Di dalam masing-masing tim telah tergabung unsur dari instansi terkait guna memperkuat sinergitas dan mendukung kelancaran pelaksanaan penertiban di lapangan. Apabila dalam pelaksanaan tugas ditemukan adanya dugaan perlawanan atau tindakan yang berpotensi menimbulkan permasalahan, agar didokumentasikan melalui rekaman video sebagai bahan dokumentasi dan pembuktian, sekaligus untuk mengantisipasi munculnya informasi atau isu negatif yang tidak sesuai fakta di media sosial maupun di tengah masyarakat.

Wakapolres Kuansing KOMPOL Nardy Masry, S.H. : Kepada personel yang tidak tergabung dalam tim penindakan sebagaimana pembagian yang telah ditentukan oleh Kabag Ops, agar tetap bersiaga di Mapolsek Cerenti guna mengantisipasi kebutuhan personel tambahan maupun perkembangan situasi di lapangan.Seluruh personel diharapkan tidak makan di luar Polsek, mengingat konsumsi telah disiapkan dan dipusatkan di Mapolsek Cerenti sehingga dapat memudahkan pengendalian serta koordinasi personel.serta Mengharapkan kerja sama, disiplin, dan rasa tanggung jawab dari seluruh personel agar pelaksanaan kegiatan penertiban Penambangan Tanpa Izin (PETI) dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Di sisi lain Kabag Ops Polres Kuantan Singingi KOMPOL A. Raymon Tarigan Gersang, S.Sos.,M.H.memberikan arahan teknis sekaligus membagi personel dan menentukan personil yang ditunjuk dalam 4 (empat) kelompok penindakan yang naik dalam perahu.

Adapun Lokasi Sasaran Penertiban PETI :

1. Desa Pulau Busuk Kec. Inuman

2. Desa Pulau Panjang Kec. Inuman

3. Desa Ketaping Jaya Kec. Inuman

4. Desa Tanjung Medan Kec. Cerenti

5. Desa Sikakak Kec. Cerenti

6. Desa Pulau Bayur Kec. Cerenti

Dalam operasi gabungan tersebut Menggunakan 4 (empat) unit Speed Boat ke TKP PETI, dengan cara menyusuri Sungai Batang Kuantan, Tim juga Melakukan Pembakaran, Pengrusakan terhadap Mesin dan Rakit PETI, serta melepas jangkar rakit / dihanyutkan.dan Memberikan Himbauan kepada masyarakat sekitar terkait larangan aktivitas PETI.

Dari Hasil Penindakan itu di Kec. Inuman Desa Ketaping Jaya : 15 Rakit,Desa Pulau Busuk : 16 Rakit,Desa Pulau Panjang : 12 Rakit , selanjutnya untuk Kec. Cerenti yaitu ,Desa Tanjung Medan : 21 Rakit,Desa Sikakak : 29 Rakit dan Desa Pulau Bayur : 52 Rakit, Total nya : 145

bertempat di Pasar Cerenti Kec. Cerenti,Pada Pkl; 19.00 WIB Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., dengan arahan mengucapkan Terima kasih kepada seluruh pasukan gabungan atas pelaksanaan kegiatan Penertiban PETI hari ini, dan di harapkan hasil kegiatan hari ini, mampu menjadi efek jera bagi para pelaku aktivitas PETI di Kab. Kuansing. Kapolres menyampaikan Apabila aktivitas PETI di wilayah Kab. Kuansing kembali masif, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan kegiatan penertiban sebagaimana yang telah dilakukan hari ini “. Tutup nya Kegiatan selesai pukul 18.30 Wib, situasi aman dan kondusif. (Endang.s)

LP NasDem Riau Apresiasi Kapolsek Rambah Samo atas Penanaman Jagung Pipil Kuartal II 2026

A1news.co.id ,ROKAN HULU –untuk mendukung Ketahanan Pangan Nasional ” Lembaga Pengawasan (LP) NasDem Riau memberikan apresiasi kepada Kapolsek Rambah Samo, IPDA Sarlose Mesra, S.H., beserta jajaran atas pelaksanaan kegiatan Penanaman Jagung Pipil Kuartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Selasa (02/06/2026) di RT 24 RW 08 Dusun Sumber Rejo, Desa Marga Mulya, Kecamatan Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Rambah Samo IPDA Sarlose Mesra, S.H., Kanit Binmas IPDA Zulpendi, S.Pdi., PPL Desa Marga Mulya H. Santoso, S.Tr.P., Kepala Unit Ketahanan Pangan BUMDes Mitra Usaha Mulya Sukino, Kelompok Tani Sumber Mulyo, serta personel Polsek Rambah Samo yang turut berpartisipasi dalam proses penanaman.

 

Adapun kegiatan yang dilaksanakan berupa penanaman bibit jagung varietas Pioner 32 Singa pada lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare yang dikelola oleh Kelompok Tani Sumber Mulyo dengan koordinator Sukino. Lahan yang digunakan merupakan jenis tanah mineral hitam dengan sumber air mengandalkan tadah hujan. Penanaman dilakukan pada 2 Juni 2026 dengan estimasi panen pada 20 September 2026. Ketua LP NasDem Riau, Barito Ritonga, didampingi Pengacara LP NasDem Riau, Advokat Agus Wira Halawa, S.H., menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kerja nyata Kapolsek Rambah Samo beserta seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. “LP NasDem Riau mengapresiasi langkah dan kinerja Kapolsek Rambah Samo bersama jajaran yang telah menginisiasi dan melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil Kuartal II Tahun 2026. Program ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian di daerah,” ujar Barito Ritonga.

 

Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah desa, kelompok tani, serta masyarakat merupakan faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. LP NasDem Riau berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mendukung swasembada pangan nasional. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Rokan Hulu.  (Endang.s) (Rilis: LP NasDem Riau)

Kapolsek Cerenti Pastikan Program Ketahanan Pangan Desa Sikakak Berjalan Optimal

A1news.co.id , KUANSING – Dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Cerenti IPTU Peri Padli, S.H., bersama Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) melakukan pengecekan langsung terhadap lahan penanaman jagung pipil di Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (1/6/2026).Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cerenti bersama Camat Cerenti Erialis, S.Sos. Peninjauan dilakukan untuk memastikan program ketahanan pangan yang dijalankan di tingkat desa berjalan sesuai harapan dan tidak mengalami kendala di lapangan.

“Hari ini kami bersama Pak Camat, Kepala Desa, dan jajaran turun langsung memantau perkembangan lahan ketahanan pangan desa. Ini merupakan bentuk komitmen dan sinergi nyata Polri bersama pemerintah daerah dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional di tingkat dasar,” ujar IPTU Peri Padli.

Dari hasil pengecekan, lahan yang digunakan untuk penanaman jagung pipil memiliki luas sekitar 10.000 meter persegi atau satu hektare. Tanaman jagung yang ditanam telah memasuki usia 10 hari dan menunjukkan pertumbuhan yang baik.

Tim yang melakukan monitoring melaporkan seluruh bibit jagung tumbuh subur dengan kondisi vegetatif yang sehat. Pengawasan secara berkala dinilai penting guna memastikan keberhasilan program dan mendukung terwujudnya kemandirian pangan masyarakat desa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Intelkam Polsek Cerenti Romi Suratmo, S.E., Kanit Provost AIPDA Dendi Oktriadi, Kepala Desa Sikakak Andri, Kasi Trantib Candri Parlison, serta Bhabinkamtibmas Desa Sikakak AIPDA Harry Rahyudi.

Kegiatan pengecekan berakhir sekitar pukul 11.15 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Pemerintah kecamatan bersama Polsek Cerenti berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap program ketahanan pangan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung swasembada pangan nasional.

(Endang.s)