MENU

Sekda Mursyid Ajak Masyarakat Rawat Pohon Demi Kelestarian Danau Lut Tawar

3 menit membaca View : 96
Admin
Berita - 18 Jul 2026

A1news.co.id|Takengon – Sekretaris Daerah Aceh Tengah, Drs. Mursyid, M.Si, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merawat pohon yang ditanam demi menjaga kelestarian lingkungan, khususnya kawasan Danau Lut Tawar yang menjadi salah satu daerah tangkapan air penting di Aceh.

 

Ajakan tersebut disampaikan Mursyid saat mewakili Bupati Aceh Tengah pada kegiatan penanaman pohon dan santunan fakir miskin yang digelar Ikatan Keluarga Besar Alumni SMA Negeri 3 Pegasing Angkatan 1993 di Pante Menye, Kecamatan Bintang, Sabtu (18/7/2026).

 

Dalam sambutannya, Mursyid menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh alumni SMAN 3 Pegasing Angkatan 1993 yang telah menginisiasi gerakan penghijauan pascabencana hidrometeorologi di kawasan seputaran Danau Lut Tawar.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Alumni SMA Negeri 3 Pegasing Angkatan 1993 atas terselenggaranya kegiatan ini,”, ucapnya.

 

Menurut Mursyid, gerakan penanaman sekitar 200 pohon tersebut merupakan langkah nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan. Bibit yang ditanam terdiri atas pohon pinus sebagai tanaman konservasi serta pohon produktif seperti durian, alpukat, dan jeruk yang diharapkan memberikan manfaat ekologis sekaligus nilai ekonomi bagi masyarakat.

 

Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan penghijauan tidak hanya diukur dari banyaknya pohon yang ditanam, tetapi juga dari komitmen bersama untuk merawatnya hingga tumbuh dengan baik.

 

“Menanam pohon barulah langkah awal. Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana memastikan pohon-pohon ini tumbuh subur dan membawa manfaat. Karena itu saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut merawat, menjaga, dan melestarikannya”, katanya.

 

Ia berharap gerakan penghijauan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu mewariskan lingkungan yang hijau bagi generasi mendatang.

 

“Apa yang kita tanam dengan ikhlas hari ini, insyaallah akan menjadi warisan hijau sekaligus sumber rezeki bagi anak cucu kita di masa depan”, tambahnya.

 

Dalam kesempatan itu, Mursyid juga mengenang pengalamannya saat menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor pada 1991. Saat itu, setiap mahasiswa diwajibkan menanam dan merawat satu pohon selama masa pendidikan.

 

“Pohon yang kami tanam saat itu kini telah berusia sekitar 35 tahun. Kawasan Jatinangor yang dahulu gersang kini menjadi rindang. Ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan akan memberikan manfaat besar apabila dilakukan secara konsisten”, ungkapnya.

 

Ia juga mengingatkan bahwa Aceh Tengah merupakan kawasan pegunungan yang menjadi sumber air bagi wilayah pesisir Aceh. Oleh sebab itu, menjaga kelestarian hutan dan kawasan resapan air melalui gerakan penghijauan merupakan tanggung jawab bersama.

 

Selain penanaman pohon, kegiatan yang dipusatkan di Pante Menye, Kecamatan Bintang tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan kepada fakir miskin sebagai bentuk kepedulian sosial Ikatan Keluarga Besar Alumni SMAN 3 Pegasing Angkatan 1993 kepada masyarakat sekitar.(*)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS