

A1news.co.id|Takengon– SMK Negeri 1 Takengon melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) Pendampingan Penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan Implementasi Pembelajaran Teaching Factory (TeFa) Sekolah Menengah Kejuruan.



Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola sekolah yang lebih mandiri, profesional, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja serta perkembangan pendidikan vokasi.





Kegiatan IHT turut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Tengah, Bapak Muslim Ibrahim, S.STP, serta menghadirkan narasumber: Dr. Ir. Muhuibbuddin, M.Eng., IPM., ASEAN Eng Rahadian, SE., M.Pd, Kepala Sekolah Sri Waluyo M.Pd, Para Guru.
Kepala Sekolah Sri Waluyo M.Pd menyampaikan melalui pendampingan penerapan BLUD dan implementasi Teaching Factory (TeFa).
Diharapkan SMK Negeri 1 Takengon semakin mampu mengembangkan pembelajaran berbasis dunia kerja, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta membangun ekosistem sekolah yang produktif dan berkelanjutan.
BLUD menguatkan tata kelola, Teaching Factory mendekatkan pembelajaran dengan dunia industri.
SMK bergerak, berinovasi, dan menghasilkan lulusan yang kompeten serta siap menghadapi dunia kerja, Ujar Kepala Sekolah.
Selanjutnya, Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh narasumber, pihak Cabang Dinas Pendidikan, serta seluruh peserta yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini.
Bersama kita wujudkan SMK Negeri 1 Takengon yang semakin unggul, mandiri, produktif, dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, Ucap Sri Waluyo.(*)
Tidak ada komentar