MENU

Tambang Sirtu Di Desa Parit Baru Tebing Sungai Dan Jalan Kabupaten Rusak 

2 menit membaca View : 23
Admin
ACAH TENGAH - 22 Agu 2026

A1news.co.id|Kampar – Aktivitas penambangan pasir dan batu (sirtu) yang dinilai telah memberikan dampak serius terhadap kondisi lingkungan dan jalan infrastruktur di sekitar wilayah tersebut.

 

Pengendara yang lalu lalang mengeluhkan dugaan kerusakan tebing sungai dan abrasi yang disebut berkaitan dengan aktivitas pengambilan material di tepian sungai.

 

Selain itu, kondisi jalan kabupaten yang menjadi jalur lalu lintas kendaraan pengangkut material juga disebut mengalami kerusakan cukup parah.

 

Dalam kutipan warga kepada awak media pada 20 Agustus 2026, beberapa warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyebut adanya dua sosok yang dikenal sebagai mantan Datuk dan memiliki pengaruh di Desa Parit Baru .

 

Menurut keterangan sudah sering di lakukan razia bahkan pernah di segel tapi aktifitas masih ada juga yang berjalan, beberapa masyarakat yang tak mau namanya di publikasikan menyebut kedua sosok tersebut merupakan kakak beradik inisial DAM dan inisial RAM yang diduga memiliki keterkaitan dengan usaha penambangan, Warga juga menduga terdapat sejumlah lokasi tambang sirtu di tepian Sungai Kampar, masuk ke rumah makan tiga putri desa parit baru

 

Sebagian warga mempertanyakan mengapa aktivitas tersebut masih berlangsung meskipun sebelumnya telah beberapa kali dilakukan penertiban maupun peninjauan oleh pihak terkait.

 

“Sudah beberapa kali dilakukan penertiban dan peninjauan, tetapi sama sekali tidak memberikan efek jera. Bahkan aktivitasnya semakin menjadi-jadi,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

 

“Kami setiap hari makan debu. Jalan aspal yang dibuat pemerintah hancur, sungai dikeruk inilah keadaan kami, keluhan tersebut menggambarkan keresahan.

 

Masyarakat yang berharap adanya tindakan nyata dari pemerintah dan instansi berwenang dan berharap pemerintah tidak hanya melakukan penertiban sementara tapi membuka informasi tersebut secara transparan agar tidak menimbulkan keresahan maupun dugaan di tengah masyarakat. (Tim)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *