

A1news.co.id|Takengon – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Takengon terus memperkuat benteng pertahanan internal dari ancaman penyalahgunaan narkotika.




Pada Rabu, 16 September 2026, mulai pukul 09.30 WIB, jajaran Rutan Takengon menggelar tes urine serentak yang menyasar petugas dan warga binaan.





Langkah strategis ini menjadi wujud nyata komitmen institusi dalam menjaga marwah pemasyarakatan yang berintegritas dan terbebas dari barang terlarang.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kasubsi Pelayanan Tahanan, Niko Lesmana, dengan menggandeng tim medis internal serta personil Brimob Kompi 3 Batalyon D Pelopor.
Pengujian dilakukan secara sistematis, transparan, dan ketat sesuai standar prosedur operasional.
Langkah tersebut juga merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berfokus pada penguatan aspek keamanan, ketertiban, dan deteksi dini di lingkungan hunian.
Pegawai dan warga binaan mengikuti tahapan pengambilan sampel urine dengan disiplin sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan organisasi.
Dari hasil pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan oleh tim medis, seluruh sampel pegawai maupun warga binaan dinyatakan negatif dari pengaruh narkotika.
Hasil ini mempertegas bahwa lingkungan Rutan Takengon berada dalam kondisi steril, kondusif, dan bebas dari jaringan narkoba.
Kepala Rutan Kelas IIB Takengon, Rusli, S.H., M.H., menegaskan bahwa deteksi dini seperti ini akan terus dilakukan secara berkala guna menciptakan budaya kerja yang sehat serta lingkungan pembinaan yang produktif. Rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan terkendali hingga selesai.(*)
Tidak ada komentar