MENU

Buntut Deadlock Pemilihan Ketua Karang Taruna Aceh Tengah, Kute Panang Dan Bebesen Buka Suara

2 menit membaca View : 121
Admin
Berita - 07 Okt 2026

A1news.co.id|Takengon – Pemilihan Karang Taruna Kabupaten Aceh Tengah dijadwalkan pada 07 Oktober 2025 oleh panitia di Gedung Ummi pendopo Aceh Tengah

 

Pembukaan kegiatan Temu Karya Karang Taruna Aceh Tengah dilaksanakan dengan khidmat dihadiri oleh beberapa SKPK serta tamu undangan dari berbagai elemen organisasi kepemudaan

 

Saparuda. IB salah satu peserta Temu Karya Karang Taruna Aceh Tengah mengungkap kekecewaannya terhadap Karang Taruna Provinsi karna ia menilai pihak provinsi Aceh telah memperkosa hak kami selaku wadah kepemudaan yang ada di kabupaten Aceh Tengah

 

Memang saya sudah menduga akan hal ini terjadi, dikuatkan sebelum persidangan dimulai Karang Taruna Provinsi melakukan beberapa kesepakatan dengan Bakal Calon Ketua Karang Taruna Aceh Tengah.

 

Satu kesepakatan yang kami kantongi adalah setiap peserta dianggap sah dan legal jika mampu membuktikan SK dan Mandat dari Kecamatan setelah melakukan verifikasi oleh pihak panitia.

 

Namun miris kesepakatan ini tiba tiba di khianati oleh pimpinan sidang seolah pimpinan sidang dari Provinsi itu tidak menginginkan adanya Karang Taruna atau Wadah kepemudaan di Aceh Tengah

 

Karang Taruna ini adalah milik kita sebagai pemuda Takengon bukan milik nenek moyang Karang Taruna Provinsi tuturnya.

 

Disamping itu Teguh Afdhala perwakilan dari Kecamatan Bebesen membeberkan hal yang ia alami selama jalanya verifikasi berkas

Ia menyebut karang Taruna Provinsi tidak memiliki kredibilitas serta menganggap tidak profesional nya beliau sebagai pimpinan sidang

 

Seharusnya verifikasi dilakukan sesuai dengan kesepakatan namun pimpinan sidang seolah enggan melakukan verifikasi itu sehingga kami menilai adanya intervensi serta akan menguntungkan salah satu bakal calon ketua Karang Taruna Kabupaten Aceh Tengah

 

Dan sangat disayangkan ketika hasil forum karang taruna aceh tengah di karatekerkan, ini adalah preseden buruk terhadap kepengurusan karang taruna provinsi.

 

Ini menjadi pembelajaran bagi kita bersama, bahwa organisasi akan menjadi maju dan besar jika dipimpin oleh orang yang kompeten.(*)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *