

A1news.co.id|Aceh Utara – Sejumlah masyarakat Gampong Batu XII, Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, mendesak pemerintah daerah segera menindaklanjuti polemik yang melibatkan M.Nasir, yang disebut menjabat sebagai Geusyik Gampong Batu XII.




Desakan tersebut mengemuka dalam rapat umum masyarakat yang berlangsung di meunasah Gampong Batu XII pada Jumat malam, 25 September 2026, sekitar pukul 21.00 WIB.





Dalam pertemuan itu, masyarakat disebut meminta M.Nasir mengundurkan diri dari jabatannya menyusul informasi mengenai dugaan peristiwa yang terjadi di kawasan Perumahan Afdeling 5, Cot Girek.
Masyarakat berharap Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa, segera mengambil langkah sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku agar persoalan tersebut tidak terus berkembang menjadi polemik di tengah masyarakat.
Dugaan Peristiwa di Perumahan Afdeling 5
Berdasarkan keterangan yang disampaikan kepada media, peristiwa tersebut disebut terjadi pada Sabtu malam, 12 September 2026, sekitar pukul 23.30 WIB, di kawasan Perumahan Afdeling 5, wilayah Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa M.Nasir diduga berada di lokasi bersama seorang perempuan berinisial atau bernama Erna, yang disebut merupakan istri sah Johari, warga Gampong Meunasah Tring, Kecamatan Cot Girek.
Menurut keterangan yang diklaim berasal dari saksi mata, saat lokasi didatangi personel Brimob bersama warga setempat, keduanya disebut berada dalam kondisi yang menimbulkan kecurigaan.
Namun, keterangan tersebut masih perlu diverifikasi melalui konfirmasi langsung kepada para pihak yang disebutkan dan aparat terkait.
Informasi selanjutnya menyebutkan bahwa M.Nasir sempat dibawa menuju Polsek Cot Girek dengan pengawalan dua personel Brimob, tetapi diduga melarikan diri dalam perjalanan. Sementara itu, Erna disebut tiba di Polsek Cot Girek sekitar pukul 01.00 WIB.
Hingga berita ini disusun, kronologi tersebut masih memerlukan konfirmasi resmi dari pihak kepolisian maupun pihak-pihak yang berkaitan. Belum dapat dipastikan pula apakah telah ada proses hukum atau pemeriksaan resmi atas dugaan peristiwa tersebut.
Masyarakat Minta Pemerintah Kabupaten Turun Tangan
Dalam rapat umum di meunasah Gampong Batu XII, masyarakat disebut menyampaikan keberatan terhadap keberlanjutan M.Nasir dalam jabatan Geusyik.
Mereka meminta agar yang bersangkutan mengundurkan diri atau pemerintah mengambil langkah sesuai mekanisme hukum dan administrasi pemerintahan gampong apabila ditemukan dasar yang sah untuk itu.
Masyarakat juga berharap persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut tanpa penjelasan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pemerintah daerah diminta menampung aspirasi warga, memeriksa informasi yang berkembang, serta memastikan setiap keputusan diambil berdasarkan bukti dan ketentuan yang berlaku.
Desakan tersebut menjadi perhatian karena jabatan Geusyik berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan di tingkat gampong.
Karena itu, penyelesaian persoalan ini diharapkan dilakukan secara transparan, objektif, dan tidak mengabaikan hak pihak-pihak yang terkait.
Ayah Wa Diharapkan Segera Memberikan Respons
Masyarakat berharap Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil atau Ayah Wa segera memberikan perhatian terhadap persoalan yang berkembang di Gampong Batu XII.
Mereka meminta pemerintah kabupaten melalui instansi yang berwenang menelaah laporan dan aspirasi warga, meminta klarifikasi dari pihak terkait, serta menentukan langkah yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Apabila terdapat dugaan pelanggaran yang dapat dibuktikan, masyarakat berharap penanganannya dilakukan secara tegas sesuai prosedur.
Sebaliknya, seluruh pihak juga perlu diberi kesempatan menyampaikan penjelasan agar keputusan tidak hanya didasarkan pada informasi yang beredar.
Bagi masyarakat, yang terpenting adalah adanya kepastian, keterbukaan, dan penyelesaian yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pemerintah daerah diharapkan hadir sebagai pihak yang memastikan persoalan tersebut ditangani secara adil, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan Gampong Batu XII.(*)
Tidak ada komentar