

A1news.co.id|Aceh Utara – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan Simpang Dama, Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara, pada Sabtu (03/10/2026) sekitar pukul 05.15 WIB. Insiden terjadi tepat saat warga melaksanakan shalat subuh.




Tabrakan laga kambing melibatkan satu unit mobil Toyota Fortuner yang melaju dari arah Medan dengan tujuan Krung Mane, dengan satu unit mobil L300 dari arah berlawanan menuju Peureulak.





Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula saat kedua kendaraan berpapasan di tikungan tajam Simpang Dama. Kedua pengemudi diduga mengira jalan tersebut lurus, sehingga tabrakan tidak terhindarkan.
Minimnya rambu-rambu peringatan di lokasi kejadian diduga menjadi penyebab utama. Warga setempat menyebutkan, tikungan Simpang Dama memang dikenal berbahaya, terutama pada pagi hari dan malam hari.
“Pengemudi dari luar pasti mengira jalannya lurus, padahal ini tikungan tajam. Apalagi kalau baru pertama lewat sini, pasti kaget,” ujar salah seorang warga di lokasi.
Selain minimnya rambu, warga juga menyoroti tidak berfungsinya lampu _running text_ atau lampu peringatan yang sebelumnya pernah terpasang.
Lampu tersebut dibongkar saat proyek perluasan jalan beberapa tahun lalu dan hingga kini tidak pernah dipasang kembali. Padahal, keberadaan Running Text sangat vital sebagai penanda tikungan berbahaya bagi pengendara, khususnya kendaraan dengan kecepatan tinggi.
Masyarakat di seputaran Simpang Dama berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui Dinas Perhubungan segera bertindak. Mereka meminta agar _running text_ dipasang kembali dan ditambah rambu-rambu peringatan tikungan tajam, demi menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak di kemudian hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kondisi korban dan kerugian materil akibat kecelakaan tersebut.
*Penulis: Tim http://A1news.co.id Aceh Utara*
Tidak ada komentar