MENU

Mitra SPPG Kelaping 03 Diduga Pecat Seluruh Tim Masak Secara Sepihak

3 menit membaca View : 31
Admin
Berita - 17 Okt 2026

A1news.co.id|Takengon – Mitra SPPG Simpang Kelaping 03 Yayasan Bangun Nanggroe Darussalam yang berada di Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah diduga melakukan pemecatan secara sepihak.

 

Salah satu sumber yang tidak mau namanya disebutkan kepada awak media mengatakan Mitra SPPG Simpang Kelaping 03 melakukan pemecatan sepihak, untuk seluruh tim masak gara gara 1 orang bikin ulah.

 

Berawal dari peralatan masak kuali bocor, karena sering rusak alat masak, kami sebagai tim masak diwajibkan relawan bawa kuali sendiri dari rumah, kalo gak mau gak usah kerja, ungkap sumber sesuai dengan tulisan Mitra SPPG Agung.

 

Kita ketahui kerusakan pada alat masak padahal itu kewajiban mitra yang ganti dan tidak pernah tim relawan untuk menggantinya.

 

Selanjutnya, di gelar rapat dengan hasil rapat : Mitra menegaskan kesalahan tim masak tidak ada, hanya kekompakan tidak ada dan mitra tidak mau dengar keterangan apa apa dari tim masak.

 

Kronologi awal, kuali bocor karena aus pakai, tapi diwajinkan relawan harus bawa kuali masing masing jika kepingin kerja di SPPG Sp.Kelaping kejadian ini di bulan Agustus 2026.

 

Kronologi 2, : Tgl, 15 oktober 2026 malam Pj.(Ketua) tim masak menjalankan tugasnya untuk menegur anggota dalam bekerja tapi salah satu anggota tidak terima sehingga ada selisih paham.

 

Pada dasarnya pj sudah betul menjalankan tugas, Berdasarkan alasan itu di tuduh tim masak tidak kompak dan memecat semua anggota tim masak, walaupun relawan rim masak tidak bersalah/ tidak terlibat perselisihan.

 

Awak mencoba mengkomfimasi Mitra SPPG Simpang Kelaping 03, kepada awak media Agung menyampaikan berawal dari seringnya bocor kuali di ruang bagian masak.

 

Kejadian ini bukan hanya sekali tapi sudah 17 kuali besar bocor, 17 kuali besar selama SPPG ini berdiri, ini kejadian luar biasa, abang boleh cek CCTV dan Satpam mereka lebih tahu

 

Saya sempat bertanya kepada SPPG lainnya tentang kuali, kalo di tempat SPPG lainnya paling 2 kuali rusak, kalo sampe 17 kuali rusak, saya pun tidak tahu bagaimana cara kerja tim masak ini, Ujarnya.

 

Selanjutnya, kejadian ketidakkompakan sering terjadi di tim masak tapi tetap kita selesaikan, sudah sering kita sering kita peringati dan sudah pernah kita keluarkan “Surat Peringatan” tapi tetap terjadi juga.

 

Dan sudah sering kita dudukan, saya sempat bilang ke tim masak bahwa ibu ibu tidak ada masalah dalam memasak, kesalahan ibu ibu tidak mau kompak dalam satu tim masak dan saya kejadian ini tidak berulang lagi.

 

Dan tidak sampai ke telinga saya dan saya tidak mau dengar lagi alasan dari tim masak dan cukup kejadian awal dan terakhir dan semua bisa membawa terbaik untuk keluarga masing masing di rumah.

 

Karena sering terjadi terjadi perselisihan, dulu pernah saya beri Ultimatum “apabila terjadi cekcok antara tim masak sampai ke telinga saya, saya akan berhentikan seluruh tim memasak”

 

Saya buat ultimatum tersebut untuk membuat efek jera dan mereka bisa kompak dalam memasak di SPPG yang saya pimpin, namun yang kita harapkan berbeda.

 

Beberapa hari yang lalu memuncaknya, tetap terjadi cekcok, langsung saya berhentikan seluruh tim masak untuk mereka berintrospeksi diri atas kejadian ini,

 

Kejadian 17 kuali rusak/bocor selama SPPG ini berdiri, bagi saya sebagai mitra ya ini kejadian luar biasa dan tidak ada kekompakan dalam tim masak, sering cekcok, karena satu tim masak, saya berhentikan seluruhnya, Ucapnya.(*)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *