

A1news.co.id|Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Sumsel Tahun 2026, Senin (2/11/2026). Ajang olahraga pelajar ini diikuti 191 atlet dari 17 kabupaten/kota sebagai wadah pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet potensial untuk mengharumkan nama Sumatera Selatan.




Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi para guru dan pelatih yang telah membimbing para atlet hingga berhasil melewati tahapan seleksi di tingkat sekolah, kecamatan, hingga kabupaten/kota. Ia berpesan agar seluruh peserta menjadikan POPDA sebagai ajang menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap mengedepankan sportivitas.





“Jangan hanya mengejar kemenangan, tetapi tunjukkan sportivitas. Lebih baik menghasilkan sedikit juara, tetapi benar-benar berdasarkan prestasi, daripada banyak juara yang diperoleh dengan cara yang tidak benar,” tegas Herman Deru.
Ia juga meminta panitia, wasit, dan juri bekerja secara profesional serta memberikan penilaian secara objektif. Menurutnya, POPDA harus menjadi bagian dari pembinaan atlet sekaligus momentum melahirkan generasi muda yang mampu membawa nama Sumatera Selatan ke tingkat nasional.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Mondyaboni, dalam laporannya menyampaikan bahwa POPDA 2026 diikuti 17 kontingen dengan total 191 atlet dan 70 ofisial. Kegiatan ini bertujuan memperkuat persatuan dan kesatuan, memperluas pengalaman antarpelajar, serta menyeleksi atlet terbaik untuk dipersiapkan menuju kompetisi tingkat nasional maupun internasional.
“POPDA ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan penjaringan atlet-atlet terbaik Sumatera Selatan. Kita berharap dari kegiatan ini muncul bibit-bibit unggul yang nantinya mampu mewakili Sumsel di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Mondyaboni.
Ia menjelaskan, tahun ini terdapat sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan, yakni bulu tangkis, taekwondo, tinju, panjat tebing, pencak silat, bola voli, tenis lapangan, senam, dan atletik. Sementara lima cabang olahraga lainnya direncanakan diselenggarakan pada 2027.
POPDA berlangsung pada 2–7 November 2026 di sejumlah venue, di antaranya Asrama Haji, GOR Cempaka, kawasan Sematang Borang, Lapangan Tenis Enim, SMK Negeri 2 Palembang, dan Jakabaring Sport City. Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Selatan melalui Dinas Pendidikan, khususnya bidang PKLK.
Mondyaboni berharap seluruh atlet dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik, membangun mental juara, dan menjadikan POPDA sebagai langkah awal menuju prestasi olahraga yang lebih tinggi.(*)
Tidak ada komentar