Wali Kota Langsa Resmikan Poli Pelayanan Penyehat Tradisional Terintegrasi di UPTD Puskesmas Langsa Barat 

Kota Langsa – Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE, meresmikan Poli Pelayanan Penyehat Tradisional (Hatra) Terintegrasi di UPTD Puskesmas Langsa Barat, Jum’at 26 September 2025.

Jeffry Sentana menyampaikan, hari ini bersama kita menyaksikan langkah baru yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan di Kota Langsa. Kita tahu bahwa masyarakat kita tidak hanya mengenal pengobatan medis modern, tetapi juga memiliki kearifan lokal berupa pengobatan tradisional.

“Melalui poli ini, keduanya kita padukan. Jadi, warga yang datang ke Puskesmas bisa mendapatkan layanan yang lebih lengkap baik itu medis modern maupun tradisional, dengan pendekatan yang aman, terukur, dan tetap sesuai standar kesehatan,” ucapnya.

Lalu, Jeffry Sentana pun berharap keberadaan poli ini bisa menjadi pilihan yang menenangkan bagi masyarakat.  “Kalau dulu mungkin ada yang bingung, mau berobat tradisional tapi takut tidak terpantau, sekarang kita sudah punya jalurnya yang resmi dan diawasi oleh tenaga kesehatan,” papar Wali Kota Langsa.

Masih lanjutnya, kepada seluruh tenaga kesehatan, para penyehat tradisional, dan pihak-pihak yang sudah bekerja keras mewujudkan inovasi ini saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inovasi ini.

“Semoga poli ini membawa manfaat besar, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dan tentu saja menjadi kebanggaan kita bersama,” ujarnya.

Mari kita rawat bersama fasilitas ini, kita dukung bersama, supaya Langsa semakin sehat, semakin harmonis, dan bahagia, ungkap Wali Kota Langsa Jeffry Sentana.

Jelang HUT ke-80 TNI, Kodim 0104 Aceh Timur Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah dan Pengobatan Gratis 

Kota Langsa – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0104/Aceh Timur menyelenggarakan kegiatan Bakti Kesehatan Donor Darah dan Pengobatan Gratis di Tribun Lapangan Merdeka Langsa, Sabtu (20/09/2025).

Acara tersebut terselenggara atas kerjasama Kodim 0104/Atim dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Langsa untuk pelaksanaan donor darah serta RSU Cut Meutia dalam layanan pengobatan gratis.

Dandim 0104 Aceh Timur Letkol Inf Novi Widyanto, SE, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, termasuk PMI, RSU Cut Meutia, dan seluruh unsur yang mendukung terlaksananya kegiatan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan bakti kesehatan merupakan wujud kepedulian TNI kepada rakyat, sebab tugas pokok TNI bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tetapi juga membantu kesulitan masyarakat di sekelilingnya.

Dandim juga menekankan pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial karena setetes darah yang diberikan sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa sesama.

“Pada momentum HUT ke-80 TNI ini, ia berharap TNI semakin profesional, tangguh, dan selalu dicintai rakyat,” harapnya.

Dalam kegiatan donor darah, tercatat sebanyak 211 kantong darah berhasil dikumpulkan dari berbagai unsur, mulai dari prajurit TNI, Persit, Polri, Brimob, PNS, hingga masyarakat umum dan komunitas.

Sementara itu, layanan pengobatan gratis juga mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat Kota Langsa serta keluarga besar TNI, dengan dukungan tim medis gabungan yang terdiri dari dokter umum, perawat puskesmas, dan tenaga kesehatan Polkes IM 09.02 Langsa.

Kegiatan bakti kesehatan ini berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan sosial tersebut, TNI kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai garda pertahanan negara, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat rakyat dalam menjaga kesehatan serta meningkatkan kesejahteraan bersama, pungkasnya.

Rangkaian HUT TNI ke-80, PT CMN Kolaborasi Kodim 0104 Aceh Timur Gelar Pengobatan Gratis 

Kota Langsa – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (HUT) TNI ke-80, Perseroan Terbatas Cut Meutia Medika Nusantara (PT CMN) berkolaborasi menggelar pengobatan gratis di Tribun Lapangan Merdeka, Sabtu (20/09/2025).

Adapun fasilitas pengobatan gratis yang diberikan oleh Rumah Sakit Umum Cut Meutia (RSUCM) dan Klinik Cut Meutia keduanya adalah binaan PT CMN yaitu; pengecekan tensi, kolesterol, asam urat gula darah dan pemeriksaan mata serta langsung pemeriksaan dan pengobatan dengan memberikan obat sesuai dengan keluhan.

Bukan hanya pengobatan, PT CMN juga membuka stand makanan gratis, seperti; nasi bungkus, lupis, dan bubur kacang hijau, air mineral secara gratis kepada masyarakat.

Direktur PT CMN Ir Ernawati saat menyampaikan sambutan mengucapkan terima kasih pada Dandim 0104 Aceh Timur Letkol Inf Novi Widyanto, SE, karena pihaknya dapat berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan peringatan HUT TNI ke-80 dalam agenda Bakti Kesehatan.

“Alhamdulillah hari ini pihaknya berbangga hati, sekaligus bahagia bisa bersama dalam kegiatan yang sangat bermanfaat bagi kita semua dan masyarakat,” ucap Nana sapaan akrabnya sembari tersenyum ceria.

Nana mengatakan, PT CMN membuka pintu dan bersedia untuk agenda kegiatan – kegiatan lainnya kedepan, pihaknya siap berkolaborasi dalam bidang layanan kesehatan serta sosial lainnya.

Tak lupa Nana juga mengucapkan terima kasih pada BSI Iskandar Muda yang turut berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini.

Ia juga mengucapkan terima kasih pada UDD PMI Kota Langsa dalam kolaborasi donor darah, dengan adanya kegiatan donor darah massal ini pihaknya pun merasa sangat terbantu, karena kebutuhan darah di RSUCM setiap hari pasien ada yang membutuhkan darah.

“Rata-rata di RSU Cut Meutia perharinya membutuhkan darah 3-5 kantong paling sedikitnya,” jelas Nana.

Kolaborasi ini juga bagi pihaknya menjadi ajang silaturahmi dengan Dandim 0104 Aceh Timur beserta jajaran, suatu kebanggaan bagi PT CMN.

Nana pun menjelaskan, bahwa RSU Cut Meutia lebih dikenal dengan RS PTP, namun sejak tahun 2013 kita sudah pisah dengan PTP, tapi sekarang menjadi anak perusahaan PTPN I, induknya tetap PTPN I namun kita sudah berdiri sendiri.

“Sehingga pengobatan bukan hanya berlaku untuk karyawan PTPN tapi sudah terbuka untuk seluruh masyarakat umum, pihaknya juga sudah menjadi provider BPJS Kesehatan dan asuransi lainnya,” papar Nana.

Pihaknya pun sangat berharap pada semua pihak kiranya ingin mendapatkan pelayanan kesehatan bisa dirawat di RSUCM, karena pihaknya swasta sehingga menyadari bahwa pasien sebagai raja yang ingin sehat dan mendapatkan layanan kesehatan.

Oleh sebab itu, pihaknya berkomitmen kepada semua pasien yang berkunjung untuk memberikan pelayanan prima, jadi selain pelayanan yang diberikan oleh dokter dan perawat, pihaknya menciptakan lingkungan yang bersih dan asri.

“Silahkan masyarakat berkunjung untuk mendapatkan pelayanan, pihaknya pun menyediakan layanan ambulance gratis untuk jemput pasien di rumah dan setelah sembuh diantar pulang kerumah dalam wilayah Kota Langsa, ajak Nana.

RSUCM Langsa juga menyediakan terapi cuci rambut atau creambath secara gratis pada pasien dengan diberikan voucher sebagai service layanan prima pada seluruh pasiennya dan pihaknya juga menyediakan sudut anak atau ruang bermain anak dengan segala fasilitas permainan yang tersedia sesuai usianya, pungkasnya Nana sembari senyum senang pada kegiatan itu.

Diketahui bahwa dokter dan perawat RSUCM Langsa juga membagi brosur dan memberikan edukasi pada masyarakat yang hadir dan di sekitar kegiatan.

Cabdin Gelar Roadshow Donor Darah di SMAN 1 Langsa

Kota Langsa – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Langsa kembali menggelar roadshow donor darah di sekolah-sekolah, kali ini di Aula SMAN 1 Langsa, Kamis (18/09/2025).

Kegiatan ini dilakukan secara rutin dan bekerjasama dengan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kota Langsa.

Sebelumnya program donor di Kantor Cabdin Wilayah Langsa, lalu berganti dengan program donor Roadshow ke sekolah-sekolah, dimulai dari SMKN 6 Langsa, lalu di SMKN 3 Langsa, dan hari ini dilaksanakan di SMAN 1 Langsa.

Donor darah diikuti oleh dewan guru yang mewakili sekolah dari berbagai SMA dan SMK se-Kota Langsa yang berkenan untuk mendonorkan darahnya.

Kepala Cabdin Wilayah Langsa Salammuddin, S.Pd.I, M.Pd.I, mengucapkan terima kasih kepada UDD PMI Kota Langsa atas kerjasamanya dalam melaksanakan kegiatan donor darah ini.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta donor yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujarnya.

Donor darah memiliki banyak manfaat, baik bagi pendonor maupun bagi masyarakat yang membutuhkan. Darah yang didonorkan dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah, seperti pasien kecelakaan, pasien operasi, dan pasien dengan penyakit tertentu.

“Selain itu, donor darah juga dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah dan dapat membantu meningkatkan stok darah di PMI serta membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah,” jelasnya.

Dengan kegiatan donor darah ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kesehatan, Cabdin Wilayah Langsa berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan donor darah secara rutin dan bekerjasama dengan UDD PMI Kota Langsa untuk membantu pasien yang membutuhkan, ungkapnya.

Kepala SMAN 1 Langsa, Muktar Janan, S.Pd, M.Pd, mengucapkan, Alhamdulillah, hari ini pihaknya menjadi tuan rumah kegiatan roadshow donor darah yang diinisiasi oleh Cabdin Wilayah Langsa.

“Kegiatan ini merupakan salah satu contoh nyata dari kepedulian dan kesadaran akan pentingnya donor darah,” tegasnya.

Muktar merasa sangat bangga dan berterima kasih kepada Cabdin Wilayah Langsa yang telah mempercayakan SMAN 1 Langsa sebagai tuan rumah kegiatan ini.

“Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh dewan guru dari berbagai SMA/SMK yang telah berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini,” tuturnya.

Donor darah adalah salah satu kegiatan yang sangat mulia dan dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi SMAN 1 Langsa untuk peduli dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Saya juga berharap kegiatan roadshow donor darah ini dapat menjadi agenda rutin yang dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat akan pentingnya donor darah. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, tandasnya.

Semnetara Kepala Bidang Pelayanan Donor UDD PMI Kota Langsa, Kartini, menyampaikan terima kasih pada pihak Cabdin dan SMAN 1 Langsa atas kegiatan donor darah hari ini.

“Alhamdulillah hasil donor darah kali ini 28 kantong dan keseluruhan pendonor sebanyak 58, 30 lainnya tak dapat donor dengan berbagai kendala,” paparnya.

Semoga kegiatan ini terus rutin dilaksanakan oleh Cabdin Wilayah Langsa, dan darah yang di donor dapat bermanfaat bagi para pasien yang sangat membutuhkan, tandasnya.

PMI Kota Langsa Gelar Apel Peringatan HUT ke-80, PT CMN Terima Penghargaan Sinergitas 

Kota Langsa – Dalam menyemarakan Hari Ulang Tahun Palang Merah Indonesia (HUT PMI) ke 80 Tahun, PMI Kota Langsa menggelar apel dan rangkaian kegiatan lain seperti potong tumpeng dan aneka lomba serta game outbound, di Halaman Markas setempat, Rabu (17/09/2025).

Adapun lomba yang digelar yaitu; Pertolongan pertama pada korban bencana, Mading Tri D, Cerdas Cermat, Asta Karya dari limbah bekas. Selanjutnya perlombaan game outbound yaitu; Game Bakiak, Tusuk Balon, Cari Koin dalam Tepung dan Volly Air.

Usai pelaksanaan apel, PT Cut Meutia Medika Nusantara (PT CMN) menerima sebuah piagam penghargaan atas partisipasi dalam menyukseskan kegiatan, selain itu PT CMN juga bagian dari mitra PMI Kota Langsa melalui Unit Donor Darah (UDD).

Dalam penerimaan piagan diwakilkan oleh manajemen PT CMN, yaitu Kepala Bagian Operasional Waluyo beserta Staf Sub Bagian Rahmad Arief, Kabid Penunjang Medis dr. Milda Ulfa.

Pemberian piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua PMI T Iskandar Mirza kepada Kepala Bagian Operasional PT CMN Waluyo, sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan.

“Terima kasih atas jalinan kerjasama yang telah terjalin selama ini,” kata Mirza.

Semoga kerjasama dapat terus terjalin dimasa akan datang yang saling mendukung kedua belah pihak, ungkapnya.

Sementara, Direktur PT CMN, Ernawati mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PMI atas kerjasama yang luar biasa dalam kegiatan donor darah dan lainnya.

Kegiatan ini bukan hanya menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan, tetapi juga menjadi wujud nyata kontribusi bersama dalam mendukung upaya kemanusiaan.

“Pihaknya berharap kerjasama yang baik ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat khususnya pasien yang membutuhkan,” ujarnya.

Dengan mengusung tema “Tebarkan Kebaikan”, peringatan HUT PMI kali ini menjadi ajakan moral yang sederhana namun sarat makna.

“Tema ini mencerminkan semangat kepedulian dan solidaritas sosial, yang diwujudkan melalui aksi nyata sekecil apa pun kontribusinya, setiap tindakan kebaikan menjadi bagian dari upaya untuk meringankan beban sesama,” jelasnya.

Di balik peringatan ini, tersimpan kisah panjang perjuangan, peran vital, serta harapan yang terus menyala demi kemanusiaan.

“Ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan untuk memperkuat rasa empati dan tanggung jawab bersama di tengah masyarakat,” papar Nana sapaan akrab Direktur PT CMN.

Nana menambahkan, sebagai mitra PMI Kota Langsa, Ia akan terus menjalin sinergi demi mendukung peningkatan layanan kesehatan, khususnya melalui RSU Cut Meutia. Kerjasama ini menjadi elemen penting dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang responsif, terintegrasi, serta berkelanjutan.

Wujud nyata kolaborasi ini tampak dalam berbagai kegiatan, mulai dari pelaksanaan donor darah rutin dari PMI dan didukung sepenuhnya oleh RSU Cut Meutia, hingga program edukasi publik mengenai pentingnya donor darah.

“Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa sinergi antar lembaga dapat menciptakan dampak positif yang luas bagi masyarakat,” tegas Nana.

Ke depan, sinergi antara PT CMN dan PMI diharapkan semakin erat dan berkelanjutan, guna mewujudkan layanan kesehatan yang tanggap dan berorientasi pada keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

“Dengan semangat kolaboratif, kita percaya bahwa berbagai tantangan kesehatan dapat dihadapi dengan lebih efektif, sekaligus membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Kota Langsa,” pungkasnya.

Balita Sehat, Desa Kuat: Pencegahan dan Mitigasi Penyakit Menular Lewat Imunisasi dan PHBS di Desa Lengkong

Kota Langsa – Tim Dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aceh Kampus Langsa edukasi kesehatan agar balita sehat dan Desa kuat dengan pencegahan dan mitigasi penyakit menular lewat imunisasi dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Desa Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, Selasa (02/09/2025).

Upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat terus menjadi perhatian penting bagi dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi kesehatan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen dan tenaga kesehatan di Desa Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa.

Kegiatan ini mengusung tema “Pencegahan dan Mitigasi Penyakit Menular pada Balita melalui Imunisasi dan Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)”.

Balita merupakan kelompok rentan yang sangat mudah terpapar berbagai penyakit menular, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), campak, hepatitis, dan tuberkulosis (TB).

Penyakit-penyakit ini tidak hanya mengancam tumbuh kembang anak, tetapi juga berisiko menimbulkan komplikasi serius bahkan kematian jika tidak ditangani secara tepat. Oleh karena itu, edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan dan mitigasi menjadi langkah strategis dalam menurunkan angka kesakitan pada balita.

Dalam kegiatan ini, para dosen bersama tim kesehatan memberikan penyuluhan kepada para orang tua, kader posyandu, dan tokoh masyarakat mengenai pentingnya imunisasi lengkap sebagai tameng utama bagi balita. Imunisasi terbukti efektif dalam mencegah penyakit menular berbahaya. Selain itu, masyarakat juga diajak memahami jadwal imunisasi sesuai anjuran pemerintah, sehingga tidak ada lagi balita yang tertinggal imunisasinya.

Selain imunisasi, ketua tim pengabdian Nora Veri, SST, M.Keb menekankan penerapan PHBS di rumah tangga. Edukasi yang diberikan antara lain tentang pentingnya mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan lingkungan, pemberian ASI eksklusif, gizi seimbang, hingga etika batuk dan bersin untuk mencegah penularan penyakit ISPA maupun TB.

“Orang tua juga diajak untuk mengenali tanda-tanda awal penyakit menular agar dapat segera membawa anak ke fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Para ibu rumah tangga dan kader kesehatan aktif berdiskusi serta menyampaikan pengalaman mereka terkait perawatan balita. Tidak hanya penyuluhan, tim juga melakukan praktik langsung cara cuci tangan yang benar, serta membagikan leaflet berisi informasi pencegahan penyakit menular pada balita.

“Kepala Desa Lengkong menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini, karena selaras dengan upaya pemerintah dalam menekan angka penyakit menular di wilayah pedesaan. Beliau berharap agar program edukasi kesehatan masyarakat dapat dilakukan secara berkesinambungan,” paparnya.

Melalui kegiatan pengabdian ini, diharapkan masyarakat Desa Lengkong semakin sadar akan pentingnya imunisasi dan PHBS sebagai langkah nyata dalam melindungi balita dari ancaman penyakit menular.

“Sehatnya generasi balita hari ini menjadi investasi berharga bagi masa depan bangsa yang lebih kuat dan berkualitas,” pungkasnya.

Inovasi Kesehatan: Implementasi Terapi Non Farmakologi untuk Penderita Diabetes Mellitus di Langsa Lama

Kota Langsa – Dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Aceh Kampus Langsa memberikan inovasi kesehatan tentang implementasi terapi non farmakologi untuk penderita Diabetes Mellitus di Langsa Lama, Senin (01/09/2025).

Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya penderita Diabetes Mellitus (DM), dosen Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di wilayah kerja Kecamatan Langsa Lama.

Kegiatan ini mengusung tema “Implementasi Terapi Non Farmakologi untuk Menurunkan Kadar Glukosa pada Penderita Diabetes Mellitus”.

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi sekaligus pendampingan bagi penderita DM agar mampu mengelola penyakit secara mandiri melalui pendekatan non farmakologi.

Terapi yang diperkenalkan antara lain pengaturan pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, relaksasi, serta pemanfaatan bahan alami yang mudah dijangkau masyarakat.

Ketua tim pengabdian, Anda Syahputra, S.Kep, M.Kep, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kasus Diabetes Mellitus terus meningkat setiap tahun.

“Pencegahan dan pengendalian DM tidak cukup hanya dengan obat-obatan. Pendekatan non farmakologi sangat penting untuk membantu menurunkan kadar glukosa sekaligus meningkatkan kualitas hidup penderita,” ujarnya.

Selain pemberian materi, tim dosen Poltekkes Kemenkes Aceh juga melakukan pemeriksaan kadar gula darah, demonstrasi latihan fisik sederhana, serta pelatihan membuat menu sehat ramah penderita DM.

“Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dan keterlibatan aktif masyarakat dalam praktik langsung,” jelasnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari perangkat kecamatan dan tenaga kesehatan setempat. Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga masyarakat semakin tereduksi dalam mencegah komplikasi Diabetes Melitus.

Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Aceh berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata melalui penelitian dan pengabdian.

Hal ini sejalan dengan visi perguruan tinggi untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional, inovatif, dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat, pungkasnya.

Baksos Kemanusiaan Donor Darah Warnai Kemeriahan PANWalk HUT PAN ke-27 di Langsa

Kota Langsa – Kegiatan bakti sosial kemanusian donor darah mewarnai kemeriahan PANWalk HUT PAN ke-27 di Tribun Lapangan Merdeka Langsa, Minggu (31/08/2025).

Donor darah kerjasama dengan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kota Langsa dengan menurunkan tim Mobile Unit di lokasi kegiatan.

Usai jalan santai melalui rute yang telah ditetapkan panitia, para peserta kembali ke garis start, sembari menunggu undian hadiah doorprize beberapa masyarakat mendonorkan darahnya di stand PMI yang telah tersedia.

Kabid Pelayanan Donor UDD PMI Kota Langsa, Kartini, mengucapkan terima kasih pada panitia penyelenggara kegiatan yang telah mengajak pihaknya turut berpartisipasi.

“Alhamdulillah donor darah tadi 33 peserta yang mendaftar, namun hanya 23 peserta berhasil donor, sementara 10 lainya gagal screening akibat HB dan tensi ada yang tinggi dan rendah,” jelas Kartini.

Adapun 23 kantong darah yang dikumpulkan berdasarkan golongan darah yaitu; A sebanyak 5 kantong, B 7, O 10 dan AB 1 kantong.

“Jumlah itu sangat berarti bagi para pasien yang sangat membutuhkan untuk transfusi darah, dan semoga masyarakat tergugah untuk mendonorkan darahnya secara rutin,” ucapnya.

Kartini berharap agar Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, SE, dapat memberikan instruksi pada setiap Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan kegiatan donor darah rutin.

“Bila setiap OPD rutin donor darah, Insya Allah stok darah di PMI dalam kategori aman, sehingga setiap pasien yang membutuhkan darah tidak susah mencari pendonor karena darah tersedia di PMI,” harap Kartini.

Semoga darah yang disumbangkan dapat berguna bagi para pasien yang sangat membutuhkan transfusi darah seperti; penderita thalasemia, cuci darah/gagal ginjal, kecelakaan, operasi dan lainnya.

“Bagi para pendonor semoga diberikan kesehatan dan dipermudahkan dalam segala urusannya serta dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT atas segala kebaikannya,” tutur Kartini.

Terima kasih panitia penyelenggara dan terima kasih pada para pendonor, dan yang belum bisa mendonorkan darahnya, pungkasnya.

Kabid Pembinaan SD Disdikbud Kota Langsa, Indrana Syahputra, SE, MAP, donor darah ke-23 kali pada kegiatan donor di PANWalk HUT PAN ke-27.

Sementara salah satu pendonor rutin, Kabid Pembinaan SD Disdikbud Kota Langsa, Indrana Syahputra, SE, MAP, usai mendonorkan darahnya pada media menyampaikan, bahwa ia donor darah yang ke 23 kali.

“Donor darah secara rutin memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kehidupan seseorang. Salah satu manfaat utama donor darah adalah membantu menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkan transfusi darah,” ujarnya.

Selain itu, donor darah secara rutin juga dapat memberikan manfaat bagi kesehatan pendonor sendiri. Donor darah dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi risiko penyakit jantung, dan meningkatkan produksi sel darah baru.

“Donor darah juga dapat membantu meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan memotivasi seseorang untuk menjalani gaya hidup sehat,” paparnya.

Selain manfaat kesehatan, donor darah juga dapat memberikan manfaat psikologis bagi pendonor. Donor darah dapat membuat seseorang merasa lebih bahagia dan puas karena telah melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain.

Dengan demikian, donor darah secara rutin dapat menjadi kegiatan yang bermanfaat bagi kesehatan, kehidupan, dan masyarakat.

“Oleh karena itu, sangat disarankan untuk melakukan donor darah secara rutin bagi mereka yang memenuhi syarat dan ingin berkontribusi dalam membantu orang lain,” ungkapnya.

Semarak HUT kemerdekaan RI ke-80, Praktek dr. Leni Afriani MKT Gelar Donor Darah

Kota Langsa – Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80, praktek dr. Leni Afriani MKT menggelar bakti sosial kemanusiaan yaitu donor darah.

Kegiatan dilaksanakan di halaman praktek setempat di Jalan Panglima Polem No. 36 Gampong Jawa Belakang, Kecamatan Langsa Kota, Kamis 28 Agustus 2025, mulai pukul 15.00 sd 18.00 Wib.

Donor darah dilakukan bekerjasama dengan Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (UDD PMI) Kota Langsa dan peserta donor darah terbuka untuk umum.

dr. Leni Afriani MKT, mengatakan, bahwa kegiatan donor darah ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita dan dapat membantu para pasien di berbagai Rumah Sakit yang membutuhkan transfusi darah.

“Donor darah adalah salah satu cara untuk berbagi kemanusiaan dan membantu sesama yang membutuhkan,” kata dr. Leni Afriani.

Donor darah secara rutin memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Donor darah dapat membantu menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan transfusi darah akibat kecelakaan, operasi, atau penyakit tertentu.

“Selain itu, donor darah juga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan pendonor sendiri, seperti mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan produksi sel darah baru,” jelas dr. Leni.

Pihaknya sangat senang bisa menyelenggarakan kegiatan donor darah ini dalam rangka HUT RI ke-80 dan berharap dapat terus berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan.

“Dengan adanya kegiatan donor darah dalam Semarak HUT kemerdekaan RI ke-80 di Praktek dr. Leni Afriani MKT, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah dan memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan,” harap dr. Leni.

Alhamdulillah donor darah kali ini yang mendaftar sebanyak 25 orang, dan yang berhasil mendonorkan darahnya sebanyak 19 orang, hasil darah menurut golongan darah yaitu; A 3 kantong, B 5, O 9 dan AB sebanyak 2 kantong.

“Semoga darah yang didonorkan dapat berguna dan bermanfaat bagi pasien yang sangat membutuhkan dan menambah stok darah di PMI,” pungkasnya.

Edukasi Kader Kesehatan: Terapi Komplementer Aman untuk Redakan Nyeri Punggung Ibu Hamil

Kota Langsa – Tim Dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Aceh Kampus Langsa memberikan edukasi pada kader kesehatan tentang terapi komplementer aman untuk meredakan nyeri punggung pada ibu hamil.

Sebagai bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, dosen Poltekkes Kemenkes Aceh melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro, Kamis (28/08/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan dengan penuh antusias ini mengusung tema “Pelatihan Akupresur dan Masase Effleurage bagi Kader Kesehatan dalam Penanganan Nyeri Punggung pada Ibu Hamil”.

Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh tingginya keluhan nyeri punggung yang dialami ibu hamil, terutama pada trimester kedua dan ketiga kehamilan. Kondisi ini seringkali mengganggu aktivitas sehari-hari, mempengaruhi kualitas tidur, bahkan berdampak pada kondisi psikologis ibu hamil.

Sayangnya, penanganan non farmakologis yang aman dan efektif belum banyak diketahui oleh masyarakat maupun kader kesehatan di tingkat desa. Melihat fenomena ini, tim dosen Poltekkes Kemenkes Aceh berinisiatif memberikan edukasi sekaligus pelatihan praktik langsung kepada kader kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di masyarakat.

Acara dibuka dengan sambutan dari perwakilan perangkat desa Karang Anyar yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan perhatian Poltekkes Kemenkes Aceh terhadap kesehatan ibu hamil di desa mereka.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tim dosen yang menjelaskan teori dasar mengenai nyeri punggung pada ibu hamil, manfaat akupresur, serta teknik masase effleurage yang dikenal efektif untuk mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan relaksasi.

Setelah sesi materi, peserta diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung dengan bimbingan tim dosen. Para kader kesehatan tampak bersemangat mencoba teknik akupresur pada titik-titik tertentu yang berhubungan dengan keluhan nyeri punggung, serta mempraktikkan gerakan effleurage yang halus, teratur, dan mudah dipelajari.

Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, kegiatan praktik berlangsung interaktif, disertai tanya jawab dan koreksi teknik agar para kader benar-benar terampil dalam menerapkan metode ini.

Menurut ketua tim pelaksana pengabdian melalui Alfian Helmi, S.Kep, M.Kes, tujuan utama kegiatan ini adalah memberdayakan kader kesehatan agar mampu memberikan pertolongan sederhana dan aman kepada ibu hamil yang mengalami keluhan nyeri punggung.

Dengan adanya keterampilan baru ini, diharapkan kader kesehatan dapat berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup ibu hamil di lingkungannya.

“Selain itu, pelatihan ini juga mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada obat-obatan selama kehamilan serta memperkuat pendekatan promotif dan preventif di bidang kesehatan,” ucapnya.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mendapatkan sambutan positif dari peserta. Salah seorang kader kesehatan menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan solusi praktis yang dapat langsung diterapkan ketika mendampingi ibu hamil.

“Para kader juga berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dengan topik kesehatan lainnya,” jelasnya.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Aceh kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengaplikasikan ilmu pengetahuan dalam bentuk nyata, serta membangun sinergi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

“Melalui penguatan kapasitas kader kesehatan, diharapkan Desa Karang Anyar dapat menjadi contoh dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa,” pungkasnya.