Pemko Langsa Gelar Pilchiksung Terbesar, 187 Cage Turun Gelanggang

Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) akan melaksanakan kontestasi Pemilihan Geuchik Langsung (Pilchiksung) pada 19 Juli 2026 di Kota Langsa dipastikan berlangsung semarak.

Sebanyak 187 Calon Geuchik (Cage) turun ke gelanggang yang telah resmi terdaftar dan akan bertarung memperebutkan kursi kepemimpinan di 47 gampong yang tersebar pada lima kecamatan dalam wilayah Kota Langsa.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Langsa, Hafriniza, yang akrab disapa D’Nong, pada Media Rabu (17/6/2026), mengatakan bahwa tingginya jumlah calon yang mendaftar menunjukkan antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan gampong melalui jalur kepemimpinan.

“Pilchiksung bukan sekadar ajang memilih pemimpin gampong, tetapi juga menjadi momentum memperkuat demokrasi di tingkat akar rumput. Tingginya jumlah calon menunjukkan semakin besarnya kepedulian masyarakat terhadap kemajuan gampong masing-masing,” ujar D’Nong.

Berdasarkan data DPMG Kota Langsa, Kecamatan Langsa Timur menjadi salah satu wilayah dengan persaingan yang cukup dinamis. Sebanyak 34 calon geuchik akan bertarung di 12 gampong. Sementara itu, Kecamatan Langsa Barat mencatat 39 calon yang akan bersaing di 10 gampong.

Sementara di Kecamatan Langsa Kota, terdapat 13 calon yang akan memperebutkan posisi geuchik di tiga gampong, yakni Tualang Teungoh, Jawa dan Meutia.

Sedangkan Kecamatan Langsa Lama menjadi wilayah dengan jumlah calon terbanyak, yakni 63 calon geuchik yang akan bertarung di 13 gampong.

Adapun Kecamatan Langsa Baro mencatat 38 calon geuchik yang akan bersaing di sembilan gampong, menjadikan persaingan Pilchiksung tahun ini semakin kompetitif dan menarik untuk disimak.

D’Nong menjelaskan bahwa seluruh tahapan Pilchiksung akan dilaksanakan sesuai regulasi yang berlaku dengan mengedepankan prinsip transparansi, netralitas, serta partisipasi masyarakat.

Hal tersebut juga sesuai dengan arahan Pak Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE, agar pesta demokrasi berjalan sesuai tahapan dan seluruh calon geuchik dan pendukung untuk dapat menjaga situasi yang aman dan kondusif selama proses pemilihan berlangsung.

“Pihaknya berharap seluruh kandidat dapat mengedepankan politik yang santun, menjaga persaudaraan, dan menjadikan Pilchiksung sebagai sarana adu gagasan demi kemajuan gampong. Siapapun yang terpilih nantinya adalah pilihan masyarakat yang harus kita hormati bersama,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan Pilchiksung tidak hanya diukur dari terpilihnya seorang geuchik, tetapi juga dari terciptanya suasana demokrasi yang damai, tertib, dan bermartabat.

“Dengan total 187 calon geuchik yang akan bertarung pada Pilchiksung serentak tahun 2026, masyarakat Kota Langsa kini menanti lahirnya para pemimpin gampong yang mampu membawa perubahan, memperkuat pembangunan, serta meningkatkan kesejahteraan warga di masing-masing wilayah,” pungkasnya.

Pilchiksung yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 diprediksi menjadi salah satu pesta demokrasi tingkat gampong terbesar dalam sejarah Kota Langsa, mengingat tingginya partisipasi masyarakat dan banyaknya kandidat yang ikut ambil bagian dalam kontestasi tersebut.

Berikut nama-nama Calon Geuchik dari berbagai gampong dalam lima kecamatan di Kota Langsa.

Kecamatan Langsa Timur, terdiri dari 12 gampong dan terdapat 34 orang Cage.

Gampong Buket Puo: Rizki Azmi dan Nurijayani. Gampong Matang Setui: M. Harun, SE, Mutiara Fahmi dan Syarifuddin. Gampong Buket Rata: Ariaman dan Suranto. Gampong Matang Ceungai: Mahyuddin dan Tgk. Sanusi. Gampong Seuneubok Antara: Irmansyah, Rosdiana dan Muhammad. Gampong Alue Pineung: Rusnaidi, Sudirman dan M. Jihan.

Selanjutnya, Gampong Sukarejo: Syahrul, S.Kom dan M. Syafrizal. Gampong Cinta Raja: Asnawi dan Yusmadi. Gampong Buket Meudang Ara: Marzuki, Nurhasan dan Dedi Saputra. Gampong Kapa: Irwansyah, Rosdiana dan Mhd Hasyimi, S.Pd. Gampong Alue Pineung Timue: Mulqan Afrizan, M. Khaidir, Syafrizal, Asman, dan Syahrel. Gampong Alue Merbau: Joni Asril, Siregar, Mahruddin Harahap, Dedi Faisal Tambunan, SE, dan Santoso.

Kecamatan Langsa Barat, terdiri dari 10 gampong dan terdapat 39 orang Cage.

Gampomg Seuriget : Chaicardho Afwuri, Syafrizal dan Muhammad Adhari, A.Md., Kep. Gampong Paya Bujok Teungoh: Muhammad Syam, S.Pd.I, Zainuddin, ST, Gampong Paya Bujok Beuramoe: Said Mahdi, Syawaluddin, Sofyan, Zubaili dan Aminin. Gampong Sungai Pauh Pusaka: Dahlan, Musliadi, S.Pd dan Arie Sahrial. Gampong Sungai Pauh Tanjong: Hendra Agustar, S.Sos.I, Abdullah Sani, Raja Syahputra, SE., M.Si, Faisal, Putra Riskyna, ST dan Sudan Abu Bakar.

Selanjutnya, Gampong Sungai Pauh Firdaus: H. Aji Asmanuddin, S.Ag., MA, Drs. Wahidin, Rizchie Faisal, SH, Rizal Jasnun, S.Pd, Abdullah, Hendra Saputra. Gampong Serambi Indah: Ariadly Sukma Indrawan dan Martunis. Gampong Telaga Tujuh: Yuswar, Syarial Putra, Juwahir dan Sandy Yuliza. Gampong Simpang Lhee: Muslem, Ismail dan Muhammad Harys. Gampong Sungai Pauh : Ansari, SE, Syarif Hidayatullah, S.H, Nur Ainun, Zamzami dan Muhayatsyah Putra, SE.

Kecamatan Langsa Kota, terdiri dari tiga gampong dan terdapat 13 orang Cage.

Gampong Tualang Teungoh: H. Basri, SH., MH, Anwar Fuadi, A.Md, Samsuar Amin, Drh. Muhammad Izzat, Bustami. Gampong Jawa: Robby Rubianto, SE, Syahrul, Jemi Rhoma dan Ramadhan. Gampong Meutia: Zainuddin, Muhammad Nasir, Fakhrur Razi Usman dan Rezal Saputra, S.Pd.

Kecamatan Langsa Lama, terdiri dari 13 gampong dan terdapat 63 orang Cage.

Gampong Pondok Kemuning: Amrin, Nurliana, Irwanto MK. Gampong Seulalah: Deby Setiawan, Deni Irawan, Ishak, Renaldi, Sapriadi dan Sofyan. Gampong Sidorejo: Salahuddin, Erianto dan Edi Syahputra. Gampong Meurandeh: Khairul Iskandar, Rusdi, Kusmawati, dan Putri Mutia. Gampong Asam Peutik: Jumari dan Suwanto. Gampong Baroh Langsa Lama: Marwan, Tesa Hardian, S.H, Deby Maulana, S.H dan Al Mahdi. Gampong Meurandeh Tengah: Iswandi, Muhammad Arizal, Muhammad Deni, Sindy Ana Lestari dan Yayuk Mandasari.

Selanjutnya, Gampong Meurandeh Dayah: Sudarmin, Faisal, Rina Armaini, Syaifuddin H dan Rizal. Gampong Meurandeh Aceh: Adami, Asnawi, Hadi Sofian dan Nisfu Sya’ban. Gampong Seulalah Baru: Suharto, S.Pd, Syaiful Efendi, Deni, T.M Yogi Prahananda, Rahmadsyah Putra, Suyanto dan Boimin. Gampong Bate Puteh, Muhammad, Muhammad Nasir, Gampong Baro: Bambang Turpriono, ST, Islahul Kholil, SH, Zuanda Syah Putra, Gampong Suka Jadi Kebun Ireng: Edi Putra, A.Ma, dan Suriadi.

Kecamatan Langsa Baro, terdiri dari Sembilan gampong dan terdapat 38 orang Cage.

Gampong Alue Dua: Suhartono, Masyitoh Nasution, Sunardi, Nirwan dan Al Hamda. Gampong Pondok Kelapa: Amri, Heru Dian Syahputra, Suriadi, dan Dedi Arjuni. Gampong Geudubang Jawa: Syahreza Al Fahrozy Siregar, Eza Putra Pradana, dan Burhanuddin. Gampong Geudubang Aceh: Farizal Al Hamidi, SH, MH, Zulkifli, Saiful Mahli, dan Eka Saputra. Gampong Lengkong: Mustar, Indra Syahroni, Anwari, SE dan Sutrisno.

Selanjutnya, Gampong Suka Jadi Makmur: Agus Kurniawan, Mistimin, Indra dan Andi Syah Putra. Gampong Alue Dua Bakaran Batee: Abdullah, Rahman Syah, Badaruddin, Tumiran, M. Nasir dan Isdani. Gampong Timbang Langsa: Budiyono, Jufni dan Anwar. Gampong Karang Anyar: Anwar, Suprayitno, Serman, ST, Priadi, S.Sos dan Sari Endra.

Kota Langsa Peringkat Pertama se-Aceh Capaian NIB dan RAT KDMP

Kota Langsa – Berdasarkan laporan Simkopdes Semester I Tahun 2026, Kota Langsa berhasil meraih peringkat pertama kabupaten/kota se-Aceh dalam capaian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Prestasi tersebut diperoleh berdasarkan rata-rata persentase koperasi yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Atas capaian tersebut, Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra, SE, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras, berkolaborasi, dan bersinergi dalam mendukung percepatan penerbitan NIB serta pelaksanaan RAT bagi KDMP di Kota Langsa.

“Atas nama Pemerintah Kota Langsa, saya mengucapkan terima kasih kepada Satgas KDMP Kota Langsa serta seluruh stakeholder dan pihak terkait yang telah menunjukkan komitmen, kerja sama, dan dedikasi luar biasa dalam mendukung percepatan NIB dan RAT di Kota Langsa,” ujar Jeffry.

Menurutnya, keberhasilan Kota Langsa menempati posisi teratas di Aceh merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur pemerintahan, aparatur gampong, pengurus koperasi, dan masyarakat yang terlibat dalam penguatan kelembagaan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, aparatur gampong, pengurus koperasi, dan seluruh pemangku kepentingan mampu menghadirkan tata kelola koperasi yang lebih baik, legal, transparan, dan akuntabel,” katanya.

Jeffry menambahkan, kepemilikan NIB dan pelaksanaan RAT merupakan indikator penting dalam mewujudkan koperasi yang sehat, profesional, serta memiliki legalitas dan tata kelola yang baik. Capaian tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengembangan usaha koperasi yang berkelanjutan.

Berdasarkan data Simkopdes, Kota Langsa mencatat skor NIB sebesar 98,48 persen dan skor RAT sebesar 98,48 persen, sehingga memperoleh skor akhir 98,48 persen dan menempati posisi tertinggi di antara seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Meski demikian, capaian tersebut sejatinya hampir mencapai angka sempurna 100 persen. Masih terdapat satu KDMP yang belum memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB). Kendala tersebut terjadi karena data KTP ketua koperasi belum tervalidasi pada sistem Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sehingga proses penerbitan NIB belum dapat diselesaikan.

Sementara itu, untuk indikator pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT), terdapat satu KDMP yang belum melakukan submit laporan pelaksanaan RAT ke dalam aplikasi Simkopdes. Padahal, pendamping dan tim terkait telah berulang kali melakukan koordinasi serta mengingatkan pengurus koperasi untuk menyelesaikan proses tersebut.

Pemerintah Kota Langsa optimistis capaian kedua indikator tersebut dapat mencapai 100 persen setelah seluruh kendala administratif dan pelaporan yang tersisa dapat dituntaskan.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Langsa akan meminta surat pernyataan dari Geuchik selaku Ketua Pengawas KDMP terkait belum terlaksananya RAT Tahun Buku 2025 sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pembinaan dan penguatan tata kelola koperasi agar seluruh KDMP di Kota Langsa dapat memenuhi kewajiban administrasi dan kelembagaan secara optimal.

Walikota Langsa berharap prestasi yang telah diraih tersebut dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan pada masa mendatang sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

“Mari kita jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus bekerja, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kota Langsa yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” tutupnya.

Walikota Langsa Lepas Keberangkatan 198 JCH Menuju Tanah Suci

Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melepas keberangkatan 198 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kota Langsa yang tergabung dalam Kloter 4 Aceh 1447 H, di Lapangan Merdeka Kota Langsa, Kamis (07/05/2026).

Pelepasan dilakukan langsung oleh Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra bersama Kakankemenag Langsa H. Muhammad Syahrul, S.Sos.I, Ketua DPRK Langsa Melvita Sari, SAB, unsur Forkopimda, Ketua MAA, MPU, MPD, Baitul Mal, Mahkamah Syar’iah, Sekda, Asisten, pimpinan OPD, para camat, serta masyarakat Kota Langsa.

Pada kesmpatan itu, Walikota Langsa Jeffry Sentana menyampaikan bahwa sebanyak 198 jamaah diberangkatkan menuju Banda Aceh menggunakan sembilan armada bus. Para jamaah juga didampingi tim kesehatan serta mendapat pengawalan dari Satlantas Polres Langsa bersama Dinas Perhubungan.

“Kita doakan para jamaah haji asal Kota Langsa diberikan kesehatan serta keselamatan dalam perjalanan dan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci,” ujar Jeffry Sentana.

Selain itu, Walikota juga menitipkan doa kepada seluruh tamu Allah SWT agar Kota Langsa terus membaik. Ia juga berharap seluruh jamaah senantiasa mendapat perlindungan Allah SWT hingga kembali ke tanah air dan memperoleh predikat haji mabrur.

Jamaah calon haji asal Kota Langsa yang tergabung dalam Kloter 04 Aceh akan bergabung bersama jamaah dari Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Aceh Besar. JCH dijadwalkan masuk Asrama Haji Banda Aceh pada 8 Mei 2026 ukul 07:00 WIB dan diberangkatkan ke Arab Saudi pada 9 Mei 2026 pukul 04:40 WIB.

Sementara itu, total keseluruhan Jamaah Calon Haji asal Kota Langsa tahun 2026 berjumlah 203 orang, dengan rincian Kloter 03 sebanyak 1 orang, Kloter 04 sebanyak 198 orang, Kloter 13 sebanyak 2 orang, dan Kloter 14 sebanyak 2 orang.

Adapun sebaran jamaah berdasarkan kecamatan terdiri dari Langsa Kota sebanyak 68 orang, Langsa Baro 66 orang, Langsa Lama 35 orang, Langsa Barat 17 orang, dan Langsa Timur 16 orang.

Estafet Kepemimpinan: Erizal Resmi Nahkodai RSUD Langsa sebagai Plt Direktur

Kota Langsa – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa kini memasuki babak baru kepemimpinan, sosok Dr. Erizal, SKM, M.Kes, resmi ditunjuk dan mulai menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Langsa.

Penunjukan ini membawa angin segar sekaligus harapan besar bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kota Langsa.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya pemerintah daerah untuk memastikan roda organisasi di rumah sakit rujukan tersebut tetap berjalan optimal.

Penunjukan itu sesuai dengan surat perintah pelaksanaan tugas Wali Kota Langsa Nomor: 800.1.11.1/014/2026. Tentang sehubungan dengan jabatan Direktur RSUD Langsa kosong, maka untuk menjalankan tugas perlu menunjuk Plt.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE menegaskan, pertama, Terhitung mulai 02 Januari 2026 disamping jabatannya sebagai wakil direktur pelayanan pada RSUD Langsa, juga melaksanakan tugas sebagai Plt Direktur RSUD Langsa sampai dengan ditunjuknya pejabat yang definitif.

Kedua, Plt Direktur RSUD Langsa sebagaimana dimaksud poin pertama, juga ditetapkan sebagai kuasa pengguna anggaran atau pengguna barang pada RSUD Langsa.

Ketiga, Dalam melaksanakan tugas kedinasan, hal-hal yang bersifat prinsipil agar dikonsultasikan terlebih dahulu pada Wali Kota Langsa melalui Sekretaris Daerah Kota Langsa.

Keempat, Mencabut surat perintah pelaksana tugas nomor: 800.1.11.1/4557/2025 tanggal 05 November 2025 atas nama dr Donny Mulizar MKM sebagai Plt Direktur RSUD Langsa.

Kelima, Melaksanakan perintah ini dengan seksama dan tanggung jawab.

Demikian untuk dimaklumi dan dilaksanakan sebagaimana mestinya ditandatangani oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE.

Sementara itu Dr. Erizal, SKM, M.Kes yang dikenal memiliki rekam jejak mumpuni di dunia manajemen kesehatan, dinilai sebagai figur yang tepat untuk menjaga stabilitas serta memacu inovasi pelayanan.

Pada media, Senin (05/01/2026) Erizal menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan kepuasan pasien dan transparansi manajemen.

“Fokus utama kita adalah memastikan setiap warga yang datang mendapatkan pelayanan medis yang cepat, tepat, dan humanis. RSUD Langsa harus menjadi rumah bagi kesembuhan dan kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Tantangan besar kini menanti di pundak Plt Direktur yang baru, mulai dari peningkatan fasilitas medis hingga penguatan koordinasi antar tenaga kesehatan.

Namun, dengan dukungan penuh dari jajaran internal dan Wali Kota Langsa beserta Pemerintah Kota (Pemko) Langsa, Erizal optimistis dapat membawa RSUD Langsa menuju standar pelayanan yang lebih prima dan kompetitif di tahun 2026 ini.

Masyarakat menaruh harapan besar agar di bawah kepemimpinan Erizal, RSUD Langsa mampu bertransformasi menjadi institusi kesehatan yang tidak hanya unggul secara infrastruktur, tetapi juga menyentuh hati masyarakat melalui senyum dan dedikasi para petugasnya.

Wali Kota Langsa Sambut Kunker Menkes RI di RSUD 

Kota Langsa – Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE, menyambut kunjungan kerja (Kunker) Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jum’at (26/12/2025).

Wali Kota Langsa bersama Plt Kepala Dinas Kesehatan, Plt Direktur dan Wadir RSUD Langsa dan tamu undangan lainnya menerima rombongan Menteri Kesehatan dalam rangka melihat fasilitas kesehatan yang terdampak bencana banjir.

“Terimakasih atas kunjungan Bapak Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang telah mengunjungi RSUD Langsa,” ucap Jeffry.

Beliau akan segera memfasilitasi alat kesehatan RSUD Langsa yang rusak akibat bencana hidrometeorologi pada 26 November 2025, ungkap Jeffry.

Sementara Plt. Kepala Dinas Kesehatan Langsa, Vivi Handayani, mengatakan bahwa kunjungan Menkes untuk memastikan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Langsa pascabanjir.

Dalam laporannya, Vivi menyebutkan ada satu ambulance, 155 unit komputer baik di dinas kesehatan, RSUD dan puskesmas yang rusak akibat banjir.

“Kemudian, di RSUD alat-alat kesehatan (Alkes) seperti radiologi, Magnetic Resonance Imaging (MRI), CT scan, Mammografi juga rusak, sehingga perlu diganti,” ujar Vivi dihadapan Menkes RI.

Setelahnya, Menkes Budi Sadikin memastikan akan membantu pengadaan alkes dan fasilitas pendukung kesehatan untuk pemulihan pascabanjir di Kota Langsa.

“Menkes menyambut baik, nantinya akan membantu pengadaan alat kesehatan yang rusak terendam banjir di Kota Langsa,” pungkas Vivi Handayani.

Wali Kota Langsa Serahkan Bantuan Perdana pada Anak Yatim di Gampong Blang

Kota Langsa – Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra SE menyerahkan paket bantuan perdana secara simbolis pada anak yatim atau piatu dalam wilayah Kota Langsa, Jum’at (26/12/2025).

Bantuan bagi anak yatim atau piatu yang mulai disalurkan ini adalah program Pemerintah Kota (Pemko) Langsa dalam proses pemulihan masyarakat pascabanjir dan tanah longsor Aceh yang terjadi pada akhir November lalu.

“Semoga bantuan ini dapat berguna bagi mereka dan dapat meringankan beban masyarakat yang merupakan korban pascabanjir dan longsor di Kota Langsa,” kata Jeffry Sentana.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Langsa, Sopian S.Pd MM M.Pd menyampaikan, bahwa penyerahan bantuan kepada anak yatim atau piatu perdana secara simbolis hari ini dilaksanakan di Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota.

“Alhamdulillah, penyerahan bantuan perdana kepada anak yatim atau piatu hari ini langsung dilakukan oleh Bapak Wali Kota Langsa Jeffry Sentana di Gampong Blang,” ucap Sopian.

Lebih lanjut dikatakan, untuk data anak yatim atau piatu sendiri berasal dari Geuchik di desa masing-masing dan untuk Gampong Blang yang dibagi hari ini berjumlah 91 anak yang terdiri dari 47 laki-laki dan 44 perempuan.

Selain paket bantuan dari Pemko Langsa, 91 anak di Gampong Blang juga mendapat bantuan uang tunai dari Geuchik Gampong Blang, Junaidi.

“Bantuan yang diberikan berupa beras, gula, minyak goreng, mie instans, biscuit, kain/sarung, pakaian laki-laki dan perempuan, jelbab, sabun mandi serta susu,” jelas Sopian.

Adapun penerima yang berhak adalah anak yatim atau piatu usia maksimal 17 tahun yang sudah terdata atau tambahan data dari masing-masing desa sesuai laporan dari keluarga penerima sendiri.

“Sedangkan selanjutnya, penyerahan bantuan kepada anak yatim piatu akan dilakukan oleh Geuchik dan perangkat masing-masing desa,” tegas Sopian.

Pemerintah Kota Langsa dalam hal ini mengajak seluruh masyarakat yang memiliki saudara atau keluarga dengan kategori anak yatim atau piatu untuk dapat melaporkan kepada Geuchik masing masing sebagai data penerima agar program bantuan ini tepat sasaran.

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Wali Kota Langsa dihadiri Ketua dan anggota Baitul Mal Kota Langsa, Sekcam Langsa Kota, serta Geuchik Gampong Blang, Tgk Imum dan perangkat Gampong.

APBK Langsa 2026 Sah 834 Miliar

Kota Langsa – Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Langsa tahun anggaran 2026 telah disahkan sebesar Rp.834.866.740.054, mengalami penurunan dari tahun sebelumnya, disahkan pada sidang paripurna DPRK Langsa, Rabu (24/12/2025).

Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra SE, menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya pada Anggota Dewan yang terhormat dan panitia anggaran DPRK Langsa telah membahas rancangan qanun APBK Langsa 2026 secara cermat dan penuh kehati-hatian.

“Pembahasan telah melalui dinamika panjang serta dilakukan secara maraton antara panitia anggaran DPRK dan tim anggaran Pemerintah Kota Langsa,” ucapnya.

Walaupun awalnya terdapat perbedaan pendapat namun dengan semangat kebersamaan, keterbukaan dan transparan serta mengedepankan rasa tanggung jawab terhadap kepentingan masyarakat, akhirnya dapat dicapai kesamaan pandangan dan mencermati semua permasalahan yang terjadi pada saat pembahasan dan dapat diselesaikan secara arif dan bijaksana.

Jeffry Sentana menjelaskan, bahwa struktur APBK Langsa tahun anggaran 2026 secara umum dapat dijelaskan sebagai berikut;

Pertama, Pendapatan Daerah pada APBK Langsa 2026 ditetapkan sebesar Rp.834.866.740.054,-. Mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebesar Rp.922.359.600.837,- atau berkurang 10,48%.

Kedua, Belanja Daerah ditetapkan sebesar Rp.834.866.740.054,- mengalami penurunan dari tahun sebelumnya sebesar Rp.960.805.578.119,- atau berkurang 15,15%.

Ketiga, Pengeluaran pembiayaan untuk penyertaan modal daerah ditetapkan sebesar Rp.500.000.000,-

“Sehingga berdasarkan uraian diatas maka APBK Langsa tahun anggaran 2026 adalah anggaran berimbang,” tegas Jeffry.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE bersama Ketua DPRK Langsa Melvita Sari SAB menandatangani APBK Langsa tahun anggaran 2026.

Wali Kota Langsa menambahkan, dengan memahami kondisi keuangan Pemerintah Kota Langsa saat ini mungkin banyak kegiatan OPD yang tidak tertampung, diakibatkan kemampuan anggaran yang terbatas, sehingga APBK 2026 ini merupakan upaya maksimal yang dapat kita lakukan berdasarkan prinsip-prinsip anggaran dan norma-norma yang berlaku dimana belanja harus mengikuti pendapatan.

Dengan memahami kondisi keuangan Pemerintah Kota Langsa saat ini mungkin banyak kegiatan pada Perangkat Daerah yang tidak tertampung, hal ini diakibatkan oleh kemampuan keuangan yang terbatas.

“APBK Langsa 2026 ini merupakan upaya maksimal yang dapat kita lakukan sehingga belanja harus mengikuti pendapatan,” ujarnya.

Kiranya kita dapat memahami bahwa alokasi dan penggunaan anggaran ini untuk membiayai kegiatan-kegiatan yang menjadi komitmen bersama dalam rangka merealisasikan kebutuhan yang menjadi prioritas Pemerintah Kota Langsa, pungkas Jeffry mengakhiri.

Pascabencana, BNPB Bantu Normalisasi Sungai Kota Langsa 

Kota Langsa – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan apresiasi pada Wali Kota Langsa dalam menanggulangi bencana dan akan bantu normalisasi sungai.

Hal itu disampaikan langsung Kepala BNPB Letjen TNI Dr Suharyanto S.Sos, MM, pada Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE, di ruang rapat Wali Kota setempat, Selasa (23/12/2025).

Pada kesempatan itu, Letjen TNI Dr Suharyanto menyampaikan beberapa hal terkait penanganan pascabencana banjir di Kota Langsa, diantaranya;

BNPB akan membantu kebutuhan pangan melalui Badan Pangan untuk pemenuhan supply makanan di Kota Langsa.

BNPB akan mendata rumah rumah yang rusak berat, sedang dan ringan. Jika perlu hunian sementara maka juga akan dibantu yang penting ada lahannya.

Selanjutnya, BNPB akan membantu menormalkan sungai dan tanggul serta saluran air. Turut juga di bantu armada alat berat, truk untuk pembersihan lumpur dan sampah bencana.

Seterusnya, BNPB akan membantu pengadaan boat fiber untuk kesiapan pencegahan bencana, dan membantu titik untuk sumur bor dalam wilayah kota langsa.

Kepala BNPB juga memberikan apresiasi Walikota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE yang sudah cepat dan sigap dalam penanganan bencana di kota Langsa.

Sementara itu, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa Nursal Syahputra SSTP MSP menyambut baik kunjungan Kepala BNPB ke Kota Langsa.

“BNPB akan membantu Kota Langsa yang bersifat darurat, agar kondisi Kota Langsa segera pulih,” ujar Nursal singkat.

Dalam pertemuan itu, selain Wali Kota Langsa turut dihadiri Sekda Kota Langsa Dra, Suhartini MPd, Asisten I Pemko Langsa Al Azmi SSTP MAP, Kadis PUPR Muzammil SSTP MSP, Plt Ka Bappeda Reza Pahlevi SSTP MSP, Kadis Pertanian dan Pangan Kota Langsa Erni Yanti SSTP MSP, dan PLT Kadis Perindagkop dan UKM Harris Gusnally SE MH.

Setelah Tuntas BLT, Warga Kota Langsa Terima Beras 10 Kg dan Masker

Kota Langsa – Setelah Bantuan Lansung Tunai (BLT) tuntas, Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melanjutkan bantuan tahap dua berupa 10 Kg beras dan masker kepada seluruh masyarakat Kota Langsa pasca bencana banjir.

Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra menyampaikan mulai hari ini Sabtu, 06 Desember 2025 pendistribusian bantuan langsung pangan (BLP) beras 10 Kg per Kartu Keluarga (KK).

“Awalnya akan kita bagikan 5 Kg per KK, hari ini kita bagikan 10 Kg per KK. Mudah-mudahan bantuan tersebut bermanfaat bagi kita semua,” Kata Jeffry, Sabtu, (06/12/2025).

Wali Kota juga meminta maaf terkait kondisi Kota Langsa yang dipenuhi sampah dan debu yang berterbangan.

“Kami mohon maaf karena masih terkendala dengan kendaraan dan armada operasional pengangkut sampah yang rusak diakibatkan banjir, namun pemko Langsa akan terus melakukan perbaikan upaya memulihkan kondisi saat ini,” terangnya.

Terakhir, Jeffry juga mengumumkan dalam upaya menjaga kesehatan melindungi masyarakat dari paparan penyakit akibat debu dan kotoran pasca bencana banjir yang melanda Kota Langsa.

Pihaknya pun telah membagikan 72.000 lembar masker kepada Geuchik se Kota Langsa.

“Kepada masyarakat dapat mengambil masker tersebut di kantor Geuchik masing-masing,” pungkasnya.

Jumat Berkah, Warga Kota Langsa Terima BLT Pasca Bencana

Kota Langsa – Jumat berkah bagi seluruh warga Kota Langsa, pasca bencana besar banjir dan longsor menerima bantuan langsung tunai (BLT) dari Pemerintah Kota (Pemko) Langsa yang diinisiasi oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra SE.

Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melalui Pemerintahan Desa Jum’at siang ini, 05 Desember 2025 akan mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Bantuan pangan kepada seluruh masyarakat Kota Langsa.

“Hari ini kita mulai tahapan penyaluran BLT bagi masyarakat Kota Langsa tanpa terkecuali baik Aparatur sipil negara (ASN) maupun TNI/Polri yang memiliki Kartu Keluarga (KK) Kota Langsa.

“Mudah-mudahan bantuan langsung tunai ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kota Langsa untuk tanggap darurat terhadap bencana banjir dan tanah longsor,” kata Wali Kota Langsa dalam keterangan resminya.

Mekanisme Penyaluran BLT dan Bantuan Pangan Dampak Banjir dan Longsor Kota Langsa.

Adapun mekanisme dan syarat penyaluran BLT dan Bantuan Pangan kepada 55.963 KK di Kota Langsa antara lain:

1. Membawa KK asli dan fotocopy KK 1 lembar;

2. Menandatangani daftar tanda terima BLT;

3. BLT diambil oleh Kepala Keluarga atau perwakilan anggota keluarga yang terdapat dalam KK;

4. Apabila masyarakat tidak dapat menunjukkan KK asli maka yang bersangkutan harus melalui tahapan proses verifikasi data kependudukan terlebih dahulu di Dinas Kependudukan dan catatan sipil Kota Langsa;

5. Pembagian Bantuan Langsung Tunai sebesar Rp. 200.000,- dan 5 Kg beras disalurkan dalam 2 tahapan.