Poltekkes Kemenkes Aceh Berdayakan Kader untuk Cegah Anemia Remaja Putri di Gampong Seulalah Kecamatan Langsa Lama Kota Langsa

Kota Langsa – Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Pengembangan Desa Mitra di Gampong Seulalah, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan ini berfokus pada penguatan Posyandu Remaja melalui edukasi anemia defisiensi besi, pelatihan kader, skrining kadar hemoglobin, serta pendampingan konsumsi Tablet Fe dan pengenalan sirup bit merah.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya kasus anemia pada remaja putri serta rendahnya kunjungan remaja ke posyandu.

Selain itu, pelaksanaan Posyandu Remaja di Gampong Seulalah belum berjalan optimal karena belum adanya kader khusus remaja dan keterbatasan fasilitas skrining hemoglobin.

Melalui kegiatan ini, Tim Poltekkes Kemenkes Aceh memberikan edukasi kepada kader dan remaja putri tentang anemia, tanda dan gejala anemia, pentingnya konsumsi Tablet Fe, serta pemanfaatan sirup bit merah sebagai pendamping upaya peningkatan kadar hemoglobin.

Selain penyuluhan, kegiatan juga dilengkapi dengan pretest, posttest, simulasi pelaksanaan Posyandu Remaja, serta pemeriksaan kadar hemoglobin pada remaja sebagai upaya skrining anemia.

Sasaran kegiatan terdiri atas 20 kader dan 30 remaja putri. Para kader dilatih agar mampu mendukung pelaksanaan Posyandu Remaja, melakukan edukasi sederhana, mengenali tanda dan gejala anemia, serta membantu pemantauan kepatuhan remaja dalam mengkonsumsi Tablet Fe dan sirup bit merah.

Ketua tim pelaksana, Dewita, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga mendorong terbentuknya sistem pendampingan remaja yang berkelanjutan di tingkat gampong.

“Kami berharap kader Posyandu Remaja dapat menjadi penggerak kesehatan remaja putri di Gampong Seulalah. Dengan adanya edukasi, skrining, dan pendampingan, remaja putri diharapkan lebih sadar pentingnya mencegah anemia sejak dini,” ujarnya.

Pada tahap pelaksanaan, remaja putri mengikuti pemeriksaan tinggi badan, berat badan, tekanan darah, dan kadar hemoglobin.

Remaja yang membutuhkan pendampingan diberikan edukasi tentang konsumsi Tablet Fe dan sirup bit merah selama tujuh hari, dengan pemantauan oleh kader dan pendampingan dari Tim Poltekkes Kemenkes Aceh.

“Pihak mitra melalui Pj. Geuchik Gampong Seulalah, Bapak Tulus, menyambut baik kegiatan ini karena dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesehatan remaja puteri,” paparnya.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat peran Posyandu Remaja sebagai wadah edukasi, deteksi dini, dan pemantauan kesehatan remaja di Gampong Seulalah.

“Melalui Program Pengembangan Desa Mitra ini, Poltekkes Kemenkes Aceh berkomitmen mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pemberdayaan kader, penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas, dan penerapan hasil riset yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.

Berdayakan Masyarakat, Tim Dosen USCND Gelar Pelatihan Pembuatan Coklat di Kampung Alur Cucur Aceh Tamiang

Kota Langsa – Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi melalui program pengabdian kepada masyarakat memberikan hibah pendanaan kepada dosen untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan pendampingan dari perguruan tinggi.

Tim dosen dari Universitas Sains Cut Nyak Dhien (USCND) yang diketuai oleh Dr. Syarifah Yusra, STP, M.Sc, bersama Putri Amilda MP, dan Elisa Putri, M,Si, berhasil memperoleh pendanaan hibah tersebut.

Pelaksanaan pengabdian bertema “Strategi ekonomi produktivitas hilirisasi biji kakao di kampung alur cucur aceh tamiang”.

Dr. Syarifah Yusra pada media, Rabu (15/10/2025) mengatakan, bahwa program pengabdian ini didasari dari hasil diskusi permasalahan kelompok tani buloh tamiang yang mengalami penurunan harga biji kakao dan belum mengetahui pengolahan lain selain menjual biji mentah kepada pengepul.

Dari masalah itu, maka dilakukan upaya lain untuk dapat meningkatkan nilai ekonomis biji kakao melalui hilirisasi produk menjadi coklat, dengan melakukan pelatihan pembuatan produk sampai proses pengemasan.

“Produk coklat dipilih selain rasanya yang disukai semua kalangan, juga memiliki kandungan gizi yang tinggi,” ucap Dr. Syarifah.

Syarifah pun menjelaskan, bahwa tim dosen pengabdian didampingi mahasiswa Fiqri Haikal, dan Hanan Alvi Syahni memberikan pelatihan pembuatan coklat diawali dengan penyerahan alat-alat produksi dan bahan pembuatan coklat kepada Ketua kelompok Buloh Tamiang Ibu Kamariah.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat Kampung Alur Cucur dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada.

“Dengan demikian, masyarakat dapat memiliki keterampilan dan pengetahuan yang lebih baik dalam mengolah kakao dan meningkatkan nilai jual produk mereka” harapnya.

Dr Syarifah Yusra menambahkan, bahwa kegiatan pelatihan ini diharapkan selain memberikan edukasi inovasi dan kreativitas produk lain selain menjual dalam bahan mentah, juga dapat meningkatkan nilai ekonomis dari biji kakao, sehingga menambah penghasilan anggota kelompok itu sendiri.

“Pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi UMKM Buloh Tamiang dalam meningkatkan daya saing produknya di pasar yang semakin kompetitif,” tegas Syarifah.

Pelatihan ini juga menunjukkan komitmen USCND dalam berperan aktif dalam pembangunan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan dapat tercipta kemitraan yang kuat antara universitas dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian daerah, pungkasnya.

Apresiasi setinggi-tingginya diberikan oleh Ketua Kelompok Kamariah, dan mereka berkomitmen untuk terus semangat dalam menggerakkan anggota kelompok untuk bisa lebih aktif dan produktif dalam meningkatkan ekonomi melalui pendampingan dan pelatihan yang sudah diperoleh.

Ilmu yang telah diberikan akan kami terapkan dan praktek, terima kasih atas kunjungan pihak USCND di Desa kami, semoga menjadi keberkahan kelompok dalam meningkatkan perekonomian, ungkapnya.