
A1news.co.id|Takengon – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Takengon membuktikan bahwa keterbatasan jeruji besi bukan halangan untuk tetap produktif. Kepala Rutan Takengon, Rusli, bersama jajaran Pejabat Struktural, staf pegawai, dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan panen raya ikan mujair yang bertempat di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), pada Jumat (10/07).

Kegiatan panen raya ini merupakan wujud nyata dukungan penuh Rutan Takengon terhadap implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Melalui optimalisasi lahan SAE, program pembinaan kemandirian bidang perikanan ini difokuskan untuk mendukung pilar ketahanan pangan nasional yang tengah digelorakan oleh kementerian, sekaligus mengasah potensi produktif para warga binaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Takengon, Rusli, memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras seluruh jajaran petugas yang konsisten melakukan pendampingan, serta ketekunan warga binaan dalam mengelola budidaya ikan dari awal penyebaran bibit hingga masa panen tiba.
Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa program pembinaan di Rutan Takengon berjalan dengan sangat efektif dan berkesinambungan.
Rencananya, hasil panen ikan mujair yang melimpah ini akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pangan internal guna meningkatkan kualitas gizi para warga binaan.
Melalui bekal keterampilan nyata ini, diharapkan para warga binaan memiliki modal keahlian berwirausaha yang matang dan siap menjadi pribadi mandiri saat bebas nanti.(*)

Tidak ada komentar