
A1news.co.id|Takengon – Semangat dan harapan terpancar dari wajah para siswa dan orang tua yang memadati Hotel Portola Grand Renggali, Takengon, dalam kegiatan penyerahan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) aspirasi Anggota DPR RI, H. M. Nasir Djamil, M.Si.

Sebanyak 100 siswa-siswi tingkat SD, SMP, dan SMA dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Tengah menerima bantuan pendidikan yang diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.

Di tengah sejuknya udara Tanoh Gayo yang menyelimuti Kota Takengon, kegiatan ini menjadi momentum yang menguatkan keyakinan bahwa pendidikan tetap menjadi jembatan utama untuk mewujudkan cita-cita anak-anak daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut para orang tua penerima manfaat, tokoh masyarakat, jajaran DPD PKS Aceh Tengah, Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah Ibu Susilawati, S.Pd., serta Ketua Fraksi PKS DPRK Aceh Tengah, Bapak Syukri.
Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan suasana khidmat, dilanjutkan dengan doa bersama untuk kemajuan pendidikan Indonesia dan keberkahan bagi generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin masa depan bangsa.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Aceh Tengah menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada H. M. Nasir Djamil yang terus memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.
Menurutnya, kehadiran program ini merupakan bukti bahwa aspirasi masyarakat di daerah tidak berhenti sebagai harapan, tetapi dapat diwujudkan menjadi manfaat nyata bagi anak-anak yang sedang berjuang menuntut ilmu.
“Di Tanoh Gayo, kami percaya bahwa pendidikan adalah warisan terbaik yang dapat diberikan kepada anak-anak.
Kebun kopi yang kita kelola hari ini mungkin akan menghasilkan manfaat untuk satu musim, tetapi pendidikan akan memberi manfaat sepanjang kehidupan,” ungkapnya.
Dalam sesi motivasi, H. M. Nasir Djamil mengajak para siswa untuk terus menjaga semangat belajar dan tidak pernah merasa kecil karena berasal dari daerah.
Ia menegaskan bahwa banyak tokoh besar lahir dari pelosok negeri karena memiliki tekad, disiplin, dan keberanian untuk bermimpi.
Beliau juga berpesan kepada para orang tua agar terus mendampingi anak-anak dalam perjalanan pendidikan mereka.
Menurutnya, setiap pengorbanan yang dilakukan orang tua untuk pendidikan anak merupakan investasi yang kelak akan menghadirkan manfaat tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi daerah dan bangsa.
Suasana haru terasa ketika para siswa menerima beasiswa yang akan membantu mereka melanjutkan pendidikan.
Bagi sebagian keluarga, bantuan tersebut menjadi penyemangat bahwa masih banyak pihak yang peduli terhadap masa depan anak-anak Aceh Tengah.
Di negeri yang terkenal dengan hamparan kopi arabika dan kekayaan adat budayanya ini, harapan besar tumbuh agar generasi muda Tanoh Gayo tidak hanya dikenal karena hasil alamnya, tetapi juga karena kualitas sumber daya manusianya.
Melalui pendidikan, anak-anak Gayo diharapkan mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap membawa daerahnya menuju kemajuan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang bersama di Restoran Hotel Portola Grand Renggali.
Dalam suasana penuh keakraban, para peserta, orang tua, tokoh masyarakat, dan tamu undangan saling berbagi cerita dan harapan, menandai sebuah hari yang tidak hanya menjadi momen penyerahan beasiswa, tetapi juga perayaan atas mimpi dan masa depan anak-anak Tanoh Gayo.(*)

Tidak ada komentar