MENU

Kuliner Khas Aceh Singkil Wakili Aceh pada Penilaian Tingkat Nasional BPS RI

2 menit membaca View : 15
Admin
Berita - 06 Agu 2026

A1news.co.id|Aceh Singkil – Dua kuliner tradisional khas Aceh Singkil, Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk, terpilih mewakili Provinsi Aceh dalam penilaian tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia. (5/8)

 

Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Singkil, Zakirun Pohan, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan dan pendampingan yang dilakukan MAA bersama BPS Kabupaten Aceh Singkil dalam upaya melestarikan kuliner tradisional daerah.

 

“Alhamdulillah, sebab bimbingan dan arahan dari MAA Aceh Singkil, menu Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk terpilih menjadi salah satu menu utama yang akan mewakili BPS Provinsi Aceh menuju penilaian BPS RI,” ujar Zakirun Pohan.

 

Menurutnya, kedua kuliner tersebut sebelumnya diperkenalkan melalui berbagai kegiatan pelestarian budaya, salah satunya demonstrasi memasak yang diselenggarakan MAA Aceh Singkil bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) BPS Kabupaten Aceh Singkil pada pertengahan Juli 2026.

 

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan proses pengolahan Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk sebagai bagian dari warisan kuliner masyarakat Aceh Singkil yang telah diwariskan secara turun-temurun.

 

Zakirun menjelaskan, selain memiliki cita rasa khas, kedua makanan tradisional tersebut juga mengandung nilai budaya yang masih dijaga oleh masyarakat hingga kini.

 

Dalam tradisi Aceh Singkil, kuliner tersebut kerap disajikan pada prosesi adat peletakan tiang pertama pembangunan rumah.

 

Ia menambahkan, masyarakat setempat juga meyakini bahwa hidangan tersebut dapat membantu memperlancar produksi air susu ibu (ASI) bagi ibu yang baru melahirkan, sehingga memiliki nilai budaya sekaligus fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat.

 

Sebagai bentuk perlindungan terhadap warisan budaya daerah, Nditak Matah dan Ndelabakh Manuk telah didaftarkan sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Kabupaten Aceh Singkil.

 

Zakirun berharap terpilihnya kedua kuliner tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Aceh Singkil di tingkat nasional sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya daerah.

 

“Semoga prestasi ini menjadi langkah awal untuk semakin mengenalkan kuliner tradisional Aceh Singkil sebagai bagian dari identitas budaya yang patut dilestarikan,” tandasnya. (EW)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CLOSE ADS