

A1news.co.id|Palembang – Gangguan lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah ruas jalan Kota Palembang ternyata tidak hanya disebabkan kerusakan teknis.




Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang menemukan adanya aksi pencurian komponen PJU, khususnya kontaktor dan kabel, yang mengakibatkan penerangan di satu jalur jalan ikut padam.





Kepala UPTD Angkutan Massal dan PJU Dinas Perhubungan Kota Palembang, Hermansyah, SH, mengatakan pencurian tersebut terjadi di sejumlah titik, di antaranya kawasan Nurdin Panji, Kolonel Haji Burlian, Soekarno-Hatta, Bypass Alang-Alang Lebar, serta beberapa lokasi lainnya.
“Kontaktor nya baru dipasang, langsung dicuri. Ada beberapa titik yang hilang, termasuk dari kawasan Kertapati sampai Simpang Polda. Kontaktor dan kabelnya dicuri, sehingga mengakibatkan satu jalur lampu jalan mati,” ujar Hermansyah.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup merugikan karena komponen yang dicuri merupakan bagian penting dalam sistem kelistrikan PJU.
Selain menimbulkan kerugian material, aksi pencurian juga berdampak langsung terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang melintas pada malam hari.
Hermansyah menegaskan, Dishub Kota Palembang terus berupaya meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas PJU.
Petugas melakukan monitoring dan pengecekan secara berkala di sejumlah ruas jalan menggunakan kendaraan operasional, namun kondisi di lapangan membuat pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami berusaha melakukan monitoring setiap jalan. Petugas melakukan pengecekan menggunakan motor operasional. Tetapi terkadang, saat dilakukan pengecekan kembali, komponen tersebut sudah hilang lagi,” jelasnya.
Terkait total kerugian akibat pencurian tersebut, Hermansyah menyebut pihaknya belum melakukan penghitungan secara keseluruhan. Namun, dengan banyaknya titik yang menjadi sasaran, nilai kerugian diperkirakan cukup besar.
Dishub Kota Palembang juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas penerangan jalan yang merupakan aset dan fasilitas publik.
Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas atau orang yang mencurigakan di sekitar panel maupun instalasi PJU.
“Kami berharap masyarakat Palembang ikut menjaga fasilitas lampu jalan. Kalau ada orang yang mencurigakan, segera laporkan kepada RT atau pihak kepolisian. Fasilitas ini untuk kepentingan masyarakat dan keselamatan bersama,” tegas Hermansyah.
Ia menambahkan, peran masyarakat sangat penting karena keterbatasan pengawasan petugas tidak memungkinkan seluruh titik PJU dijaga setiap saat.
Dengan adanya kepedulian dan laporan cepat dari warga, tindakan pencurian maupun kerusakan fasilitas publik diharapkan dapat segera ditindaklanjuti.
Dishub Kota Palembang sendiri terus melakukan evaluasi dan mencari langkah pengamanan yang lebih efektif agar komponen PJU tidak mudah menjadi sasaran pencurian.
Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga keandalan penerangan jalan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.(*)
Tidak ada komentar