MENU

Kabut Asap Mengkhawatirkan, Puskesmas dan Polsek Kampar Kiri Bergerak Lindungi Warga

4 menit membaca View : 41
Admin
Berita - 26 Agu 2026

A1news.co.id|Kampar – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, mulai menjadi perhatian serius karena tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak terhadap kesehatan.

 

Kondisi tersebut mendorong UPT Puskesmas Lipat Kain bersama Polsek Kampar Kiri mengambil langkah pencegahan dengan memberikan edukasi kesehatan sekaligus membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan di wilayah Lipat Kain, Rabu (26/8/2026).

 

Kepala UPT Puskesmas Lipat Kain, dr. Derma Bahari Putri, M.HKes., mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi paparan asap, terutama dengan membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki keperluan mendesak.

 

“UPT Puskesmas Lipat Kain bersama Polsek Kampar Kiri membagikan masker kepada masyarakat dan mengedukasi agar mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak diperlukan,” ujar dr. Derma.

 

Menurutnya, warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah dianjurkan menggunakan masker sebagai upaya mengurangi paparan asap. Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan kondisi kesehatan anggota keluarga selama kabut asap masih berlangsung.

 

Beberapa keluhan yang perlu diwaspadai antara lain batuk, sesak napas, mata perih serta gangguan pada kulit akibat debu dan asap. Apabila muncul keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan paparan kabut asap, masyarakat diminta segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan.

 

“Jika ada keluarga yang sakit akibat terdampak kabut asap, segera bawa ke Puskesmas Lipat Kain,” tegasnya.

 

Perhatian khusus juga diminta diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak-anak, bayi, balita dan warga yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Orang tua diminta memantau kondisi anak dan tidak menunda mendapatkan pertolongan medis apabila muncul gejala gangguan pernapasan.

 

Selain mengurangi paparan asap, masyarakat juga dianjurkan menjaga kondisi tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, sayur dan buah serta mencukupi kebutuhan cairan.

 

Polsek Kampar Kiri Imbau Warga Waspadai Karhutla

 

Di sisi lain, Kapolsek Kampar Kiri Kompol Rusyandi Z. Siregar, S.Sos., M.H., mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

 

Menurutnya, karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang mengganggu kesehatan dan aktivitas masyarakat.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Karhutla dapat menimbulkan dampak yang luas, bukan hanya terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan dan aktivitas masyarakat,” tegas Kompol Rusyandi.

 

Ia menekankan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari TNI-Polri, pemerintah, petugas kesehatan hingga masyarakat.

 

Polsek Kampar Kiri bersama Koramil 05 Kampar Kiri juga terus mendorong edukasi dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi karhutla, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan kebakaran.

 

Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

 

“Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas. Jangan menunggu api membesar, karena penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah kebakaran meluas,” ujarnya.

 

Masker dan Edukasi untuk Warga

 

Sebagai langkah konkret menghadapi dampak kabut asap, Polsek Kampar Kiri bersama UPT Puskesmas Lipat Kain turun langsung membagikan masker kepada warga dan pengguna jalan.

 

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kondisi kabut asap memburuk serta menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar.

 

Warga juga diingatkan agar segera membawa anggota keluarga ke Puskesmas Lipat Kain apabila mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan paparan asap.

 

Langkah bersama antara kepolisian dan tenaga kesehatan ini menjadi bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap yang masih berlangsung.

 

Pencegahan karhutla dan perlindungan kesehatan masyarakat dinilai tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kesadaran dan kepedulian bersama agar potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini sekaligus meminimalkan dampak kabut asap terhadap kehidupan masyarakat.

 

Polsek Kampar Kiri dan UPT Puskesmas Lipat Kain mengajak seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, segera melaporkan titik api, menggunakan masker ketika berada di luar rumah serta menjaga kesehatan keluarga selama kondisi kabut asap berlangsung. (Endang.s)

 

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *