Pj Walikota Langsa Tingkatkan Fasilitas MPP

Kota Langsa – Penjabat (Pj) Walikota Langsa Dr Syaridin meningkatkan kebutuhan fasilitas di Mall Pelayanan Publik (MPP) guna rasa nyaman masyarakat dalam mengurus segala kebutuhan administrasi.

Adapun institusi yang berada di dalam Pusat Informasi dan layanan MPP Kota Langsa yaitu; DPMPTSP, Dinas PUPR, Dinas Naker, Polres Langsa, Kejaksaan, Dinas Dukcapil, BPKD, Imigrasi, Bank Aceh Syariah, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Perumda AM Tirta Keumuning, dan Bea Cukai,

Pj Walikota Langsa Dr Syaridin, pada media saat diwawancara Kamis (02/01/2025), menyampaikan, ini salah satu keberhasilan kita bersama, karena memiliki komitmen bersama untuk dapat menyediakan MPP.

Saya ini yang kelima kali masuk secara langsung, kali pertama adalah turun untuk melihat lokasi bangunan untuk kita siapkan sebagai MPP.

Kali kedua, melakukan soft launching, kali ketiga adalah ketika mendampingi tim verifikasi Kemen PAN-RB, selanjutnya kali keempat saat mengikuti launching bersama dengan Menpan RB yang dilakukan untuk seluruh indonesia secara virtual.

Dan ini adalah kali kelima yang saya masuk, ini adalah perubahan dan perkembangan yang luar biasa, tetapi bukan berarti saya tidak memantau, kalau memantau, itu setiap saat kita memantau, jelas Syaridin.

Artinya lima kali masuk adalah secara langsung memasuki ruangan Mall, ini sangat luar biasa dan saya tetap berkomitmen sebelum saya meninggalkan Kota Langsa ingin melihat bahwa MPP ini benar-benar sudah jadi.

“Untuk itu saya minta dari pihak yang sudah mulai terlibat dari pertama untuk memberikan laporan progres ke Menpan RB. Mudah- mudahan dapat berjalan lancar sesuai dengan apa yang diharapkan,” pinta Pj Walikota Langsa.

Insya Allah hari ini pekerjaan yang kita lakukan sudah selesai, hanya tinggal tahapan pengaturan fasilitas yang sudah ada, pembersihan, agar benar-benar menjadi tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi setiap masyarakat yang membutuhkan pelayanan dari Pemerintah Kota Langsa.

Pj Walikota Langsa menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Langsa yang membutuhkan semua pelayanan baik dari pelayanan kependudukan dan pelayanan yang lainnya untuk dapat memanfaatkan MPP, karena disini terintegrasi semuanya, apapun yang diurus Insya Allah akan dapat diperoleh di Kantor MPP yang telah kita siapkan secara integrasi.

“Sekali lagi, ayo masyarakat Kota Langsa untuk memanfaatkan Mall Pelayanan Publik untuk mendapatkan pelayanan administrasi yang dibutuhkan lebih cepat, tepat, dan jelas,” ungkap Pj Walikota Langsa Dr Syaridin mengakhiri wawancaranya.

Mobil Komando, Kendaraan “Taktis” PTPN IV Regional III Optimalkan Produksi

Pekanbaru – PTPN IV Regional III, bagian dari Sub Holding PTPN IV PalmCo dengan wilayah operasional di Bumi Lancang Kuning, Provinsi Riau, meluncurkan dua kendaraan taktis yang disebut dengan Mobil Komando.

Kendaraan jenis sport utility vehicle (SUV) yang sejatinya merupakan kendaraan dinas Group Manager Distrik Barat dan Distrik Timur tersebut disulap serta dilengkapi dengan piranti digitalisasi mutakhir.

Selain itu, kendaraan taktis tersebut turut dilengkapi dengan 20 unit drone, perangkat komputer portabel, hingga layanan internet yang langsung terhubung ke satelit Starlink.

Region Head PTPN IV Regional III Rurianto di Pekanbaru mengatakan inovasi itu merupakan bagian dari strategi untuk mengoptimalkan operasional perusahaan, terutama dari sisi on-farm.

“Jadi kita ‘install’ peralatan digitalisasi di masing-masing mobil para GM. Kemudian kita juga melengkapinya dengan piranti canggih seperti drone, tablet, dan satelit internet Starlink. Harapannya, Pak GM mampu melakukan monitoring dan pengawasan di areal perusahaan,” kata pria berkacamata tersebut, baru-baru ini.

Sebelum resmi diluncurkan, mobil komando yang dipasang di kendaraan SUV dengan kemampuan 4WD itu terlebih dahulu telah melalui serangkaian uji coba selama lebih kurang dua bulan terakhir.

Hasilnya, manajemen dapat melakukan monitoring dan pengawasan secara langsung dengan menjangkau areal yang lebih luas, terutama untuk areal perusahaan yang baru dilakukan peremajaan atau tanaman belum menghasilkan (TBM).

Meski begitu, Ruri berharap baik piranti, prosesor, hingga sistem yang telah digunakan saat ini dapat terus ditingkatkan. Sehingga, penggunaan mobil tersebut jauh lebih efektif dan efesien, termasuk diantaranya dapat memantau tegakan tanaman, menekan potensi pencurian, hingga optimalisasi produksi melalui penghitungan penggunaan pupuk secara presisi.

“Ini adalah langkah awal pemanfaatan IT dan digitialisasi yang Insya Allah kian memperkuat posisi kita dalam operasional dan pengawasan. Namun, model yang ada saat ini harus terus dikembangkan dan ditingkatkan. Tidak tertutup kemungkinan juga nantinya masing-masing manajer bisa memanfaatkan model ini,” jelasnya.

Keberadaan mobil komando tersebut kian memperkuat semangat digitalisasi yang dilaksanakan perusahaan setelah sebelumnya Sub Holding PTPN IV meluncurkan PalmCo Business Cockpit (PBC).

PBC merupakan dashboard monitoring berbasis internet of things (IoT) yang menampilkan dan memproses data on-farm, off-farm, marketing, investasi hingga penerapan standar operasional prosedur perusahaan yang tersebar di berbagai penjuru Nusantara.

Dukung Ketahanan Pangan, PTPN Rilis Varietas Kultur Jaringan Kelapa Sawit dengan Potensi CPO Tinggi

Pekanbaru – PT Perkebunan Nusantara III (Persero), perusahaan perkebunan milik negara yang mengelola perkebunan sawit terluas di dunia resmi merilis NUSAKlon 1 dan NUSAKlon 2, varietas kultur jaringan kelapa sawit yang memiliki potensi produktivitas crude palm oil (CPO) sangat tinggi yang mencapai 12 ton perhektare pertahun.

Potensi produktivitas CPO varietas NUSAKlon 1 dan NUSAKlon 2 yang merupakan hasil penelitian dan pengembangan Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) sebagai unit kerja Riset Perkebunan Nusantara (RPN) bekerjasama dengan PTPN IV PalmCo tersebut 30 hingga 40 persen lebih tinggi dibanding rata-rata varietas yang beredar saat ini berkisar 7-8 ton per hektare per tahun. Ini menjadi potensi besar peningkatan produktivitas CPO bahkan tanpa ekstensifikasi lahan yang tentu berdampak pada visi ketahanan pangan Indonesia.

Direktur Utama PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani yang meluncurkan langsung varietas kultur jaringan tersebut di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, belum lama ini mengatakan bahwa keberadaan NUSAKlon menjadi jawaban akan program pemerintah dalam mewujudkan food and energy security.

“Produktivitasnya jauh lebih tinggi. Terus kemudian berbuahnya juga jauh lebih cepat. Buahnya pun memiliki daging tebal dan potensi rendemen tinggi sehingga potensi produktivitas (CPO)nya bisa sampai 12 ton. Ini akan menjadi salah satu solusi untuk Indonesia di masa mendatang dalam mewujudkan ketahanan energi dan pangan,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/12) di Jakarta.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Menteri BUMN RI Aminuddin Ma’ruf yang menyaksikan peluncuran Nusaklon 1 dan Nusaklon 2 menyatakan bahwa keberadaan varietas ini akan kian memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen utama CPO global.

Selain mampu menghasilkan produktivitas CPO yang tinggi, NUSAKlon turut memiliki ragam keunggulan lainnya, mulai dari pertumbuhan vegetatif yang seragam, persentase potensi rendemen yang tinggi, hingga kualitas kandungan minyak, baik oleat, karoten, vitamin dan skualena yang lebih baik.

“Semoga NUSAKlon mampu meningkatkan produktivitas CPO Indonesia sehingga program pemerintah dalam kemandirian pangan ini dapat kita wujudkan bersama-sama dalam tempo singkat,” kata Aminuddin.

Sementara itu Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa turut menjelaskan bahwa NUSAKlon yang mulai dikembangkan sejak 2009 di Lab Kultur Jaringan PPKS Marihat mulai dilakukan pengujian lapangan sejak 2016 di Kebun Benih Kelapa Sawit Adolina yang dikelola oleh PTPN IV melalui Kerja Sama Operasi (KSO) dengan PPKS.

Hasil penelitian dan pengembangan yang berlangsung secara berkelanjutan selama 18 tahun itu pun berhasil mendapatkan varietas yang akan mengubah wajah perkebunan sawit Indonesia di masa mendatang. Jatmiko mengapresiasi kerja keras para peneliti dan pemulia tanaman yang tanpa henti berkolaborasi dan bersinergi hingga mengahasilkan varietas kultur unggul kultur jaringan tersebut.

Ke depan, ia mengatakan varietas itu akan menjadi bagian dari program unggulan PTPN IV PalmCo dalam memperkuat produktivitas sawit petani melalui peremajaan sawit rakyat (PSR). Program itu merupakan kebijakan perusahaan dalam mengakselerasi peremajaan sawit renta milik petani dan meningkatkan produktivitas para petani melalui pola kemitraan.

“Varietas ini bahkan punya pelepah yang lebih pendek, sehingga potensi untuk jumlah tanam per hektar tentu juga meningkat. Insya Allah, dengan NUSAKlon, program B-100 (Biodiesel berbahan nabati minyak sawit) bukan lagi mimpi,” tutur Jatmiko.

Harapan Peneliti

Direktur PT RPN dr Iman Yani Harahap mengatakan perjuangan para peneliti dan pemulia tanaman terjawab dengan peluncuran varietas NUSAKlon 1 dan NUSAKlon 2 itu. “Para peneliti berjuang karena dari 12 ton CPO per hektar dari dua varietas yang kita rilis ini artinya kebutuhan ke depan, untuk ketahanan pangan dan energi ini bisa kita wujudkan dengan seluruh stakeholder di industri kelapa sawit baik perkebunan rakyat perkebunan negara maupun di swasta,” kata Iman.

Senada, Kepala Pusat penelitian kelapa sawit Dr. Winarna mengatakan penelitian yang menggunakan teknologi kultur jaringan somatic embriogenesis (SE) ini memberikan hasil yang luar biasa. “Ini sangat luar biasa. Kalau varietas yang ada sekitar 7-8 ton, dengan NUSAKlon ini menghasilkan 11-12 ton cpo hektar per tahun. Jadi kita berharap ini menjadi solusi untuk peningkatan produktivitas kelapa sawit nasional,” demikian Winarna.

Libatkan 1.000 Pelajar, PTPN BUMN Pertama Simulasikan Program Makan Bergizi Gratis di Riau

Pekanbaru – PTPN IV PalmCo, anak perusahaan dari Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) menjadi perusahaan BUMN pertama di Provinsi Riau yang melaksanakan simulasi program makan bergizi gratis bagi para pelajar.

Program yang diusung PTPN IV melalui Regional III Riau bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Siak, serta Dinas Ketahanan Pangan Riau tersebut berlangsung di SMA Negeri 1 Dayun dan SMK Negeri 1 Dayun, Rabu (18/12/2024). Sebanyak 1.000 porsi makan gratis bergizi lengkap dengan susu diberikan kepada para pelajar menengah atas.

Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Siak Rozi Candra mengapresiasi inisiasi PTPN IV yang melaksanakan simulasi program tersebut untuk pertama kalinya di Kabupaten Siak. “Ini pertama yang menyelenggarakan simulasi makan bergizi gratis di Siak. Dan yang melaksanakannya adalah mitra kami, PTPN IV. Atas nama Pemerintah Kabupaten Siak, kami mengucapkan terima kasih,” kata dia.

Berdasarkan catatan, diketahui keterlibatan BUMN dalam melaksanakan program tersebut juga merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Provinsi Riau.

Ia pun berharap perusahaan maupun instansi lain yang beroperasi di Kabupaten Siak dapat mengikuti jejak langkah PTPN IV yang telah menginisiasi program tersebut.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak dr Benny Chairudin turut mengapresiasi langkah PTPN IV yang telah mempersiapkan program yang masuk ke dalam tanggung jawab sosial lingkungan (TJSL) tersebut dengan sangat baik. Ia memaparkan PTPN IV Regional III bersinergi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak dalam menyiapkan makanan gratis bergizi untuk para pelajar.

“Mulai dari gizi, kalori, serat, karbohidrat, dan keamanan pangan semuanya telah diperiksa dan diteliti dengan lengkap sesuai kebutuhan nutrisi pelajar SMA sederajat. Hingga pemilihan susu juga diseleksi ketat, yakni susu yang rendah gula. Ini sangat baik untuk dicontoh,” jelas dia.

Untuk itu, ia berharap program masa depan ini berjalan secara optimal untuk mencukupi kebutuhan gizi para pelajar yang akan menjadi penerus generasi bangsa yang unggul di masa mendatang.

Region Head PTPN IV Regional III Rurianto mengatakan bahwa simulasi penyiapan makan bergizi gratis bagi pelajar di Kabupaten Siak itu merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan dalam menyukseskan program unggulan Presiden Prabowo tersebut.

“Kegiatan makan bergizi gratis ini merupakan bagian dari ikhtiar kita bersama untuk mempersiapkan anak-anak kita menjadi generasi unggul yang siap menyambut masa depannya dan mimpi ini diawali dengan asupan nutrisi yang baik, yang sejalan dengan program Bapak Presiden untuk mewujudkan generasi emas,” papar Ruri.

Yudanti Andromeda, salah satu pelajar kelas XII SMA Negeri 1 Dayun mengaku senang sekolahnya menjadi lokasi perdana simulasi makan bergizi gratis. Ia mengatakan lauk yang terdiri dari protein hewani, protein nabati, sayur, dan lengkap dengan susu tersebut sesuai dengan selera dirinya.

“Enak rasanya. Senang sekali bisa merasakan program yang biasa kami lihat di TV, tapi sudah ada di sekolah kami,” kata gadis berhijab itu.

Ia pun mengatakan bahwa nantinya jika program tersebut telah dilaksanakan secara rutin, maka uang jajannya bisa ditabung untuk kebutuhan ke jenjang pendidikan lebih tinggi nantinya.

Oyon Sesalkan Pemerintah Aceh Singkil Sebelumnya Tak Mampu Kelola Dana Pusat

A1 News.co.id | Aceh Singkil – Pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut satu, H. Safriadi dan H. Hamzah Sulaiman tampil memukau pada acara debat kandidat yang di selenggarakan KIP Aceh Singkil di gedung seni budaya Pulo Sarok 13 November 2024.

Acara debat tersebut mengupas lebih dalam tentang terobosan yang akan di laksanakan ketika terpilih di kursi nomor satu pemerintahan Singkil.

Paslon Bupati juga saling ganjar pertanyaan proyek puluhan miliar gagal terlaksana di Aceh Singkil .

Calon Bupati nomor urut 1, Safriadi Oyon mempertanyakan soal proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) senilai Rp 24,2 miliar tahun anggaran 2021, yakni pembangunan ruang instalasi dan operasi tapi gagal dilaksanakan. Sehingga dana tersebut dipulangkan lagi ke kas pemerintahan pusat.

“24,2 miliar rupiah lepas begitu saja, padahal daerah kita adalah kabupaten termiskin saat itu,” kata Oyon.

Menanggapi pertanyaan Oyon, calon bupati urut 2 Dulmusrid mengatakan proses tender sudah sangat mepet saat itu, sehingga sudah tidak memungkinkan lagi untuk dilanjutkan. “Proses tender berulang kali gagal dan waktu juga sudah sangat mepet mendekati akhir tahun,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dulmusrid malah balik bertanya, apa strategi kelanjutan Pembangunan Terminal pelabuhan crude palm oil (CPO/minyak sawit) di Pulo Sarok yang sudah memakan biaya puluhan miliar rupiah.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Oyon memaparkan jika Terminal CPO sudah uji kelayakan untuk penampungan minyak dari berbagai perusahaan perkebunan Kelapa Sawit di Aceh Singkil.

Selain itu, kata dia, bukan hanya menampung hasil pengelolaan minyak sawit perkebunan di Aceh Singkil saja. Tapi perkebunan-perkebunan kabupaten/kota tetangga seperti Subulussalam dan Aceh Selatan. “Tujuannya untuk mengekspor minyak CPO melalui pelabuhan, yang keuntungannya mampu menghasilkan pendapatan asli daerah,” ungkap nya. (EW)

Kampung Umang Kecamatan Linge punya Potensi,Tanah Subur,masyarakat Sejahtra,

A1news.co.id Takengon-Kampung Umang Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah memiliki potensi yang besar dalam bidang pertanian. Hal tersebut juga didukung dengan mayoritas penduduknya yang berprofesi sebagai petani.

Kampung tersebut terhampar di atas tanah pertanian yang relatif datar sampai ke lereng-lereng curam. Semua tanah itu penuh ditumbuhi palawija dan kopi yang tampak subur dan terawat.
Di ketahui kampung Umang yang berbatas dengan kampung penarun,kampung Simpang Tiga Uning,

Selain dianugerahi dengan alam yang subur untuk tanaman palawija dan kopi,tembakau,cabe dan lain-lain,
Pemerintahan Kampung kini juga mulai mengembangan parawisata atu belah
Wahyu Putra selaku Reje kampung Umang Kecamatan Linge menjelaskan, bawasanya kampung tersebut yang terletak di lereng gunung memiliki tanah yang sangat subur, selain bisa di tanami palawija dan kopi,dan Sawah juga kolam ikan,

Sebenarnya potensi di kampung ini sangat bagus buat pertanian, kita sebagai pemerintahan kampung sangat mendukung masyarakat untuk ketahanan pangan,tutupnya

SEMUA TAMBANG ITU MERUSAK

A1news.co.id.Takengon.

Rusli selaku ketua Forum Advokasi Tambang Alam Linge (FATAL) menyebutkan semua tambang itu merusak jika tidak dikelola dengan baik. Beliau memberikan pandangannya terhadap hasil studi banding yang dilakukan di PT Citra Palu Minerals (PT CPM) Palu, Sulawesi Tengah. Pada tanggal 22 -25 Desember 2023. Diwakili dari beberapa unsur diantaranya masyarakat lingkar tambang yaitu Desa Lumut, Ise-ise dan Desa Owaq. Selain itu juga kegiatan ini diwakili dari Forum Advokasi Tambang Alam Linge, Ikatan Mahasiswa Linge dan Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Takengon.

Rusli menyebutkan keberangkatan ini merupakan usulan yang diajukan oleh masyarakat lingkar tambang serta LSM Fatal, guna untuk memberikan pemahaman dengan melihat langsung sistem pertambangan yang akan beroperasi di lokasi Abong Kecamatan Linge, menurut PT LMR memiliki kemiripan dengan pertambangan yang akan beroprasi di tanah abong yaitu dengan menggunakan pengolahan kering (Dry Tailing) satu-satunya di Indonesia, sehingga limbah penambangan dapat dikontrol dengan baik, serta dapat dijadikan sebagai batako dan olahan lainnya ungkap pihak PT CPM.

Beliau juga menyampaikan beberapa kegiatan yang dilakukan selama studi banding yaitu Mendengarkan paparan dari pihak PT CPM, Menyaksikan langsung sistem pengolahan mulai dari penggalian batuan hingga proses penanganan limbah. Peserta dibawa ketempat pemeliharaan ternak milik kelompok tani masyarakat yang merupakan binaan PT CPM, dialokasikan dari darna CSR.

Rusli menyimpulkan bahwa pertambangan yang ada di PT CPM tidak seindah yang dibayangkan masyarakat namun tidak juga seburuk seperti apa yang dipikirkan banyak orang. Artinya ada nilai positif dan negatifnya.

Para peserta studi banding dalam hal ini tidak sepenuhnya puas dengan apa yang mereka lihat pada model pemberdayaan mayarakat yang ada dipalu, yang katanya sudah menyerap sebanyak 77 % tenaga kerja dari lingkar tambang. Artinya masyarakat masih berharap lebih dari apa yang mereka lihat. Jika dibandingkan dengan daerah abong yang memiliki sumber daya alam cukup potensial yang dapat dikelola melaui binaan PT LMR kedepan.

Meskipun Pihak CPM menyebutkan perusahaan produksi kurang lebih baru 3 tahun dan wilayah produksinya masih sedikit, akan terus menambah kelompok – kelompok ternak tahap demi tahap dan mengembangkan kelompok-kelompok lainnya seperti budidaya perikanan, tanaman hidroponik. Kemudian mereka juga menyebutkan penggunaan dana CSR disalurkan pada bidang pendidikan seperti paket A,B dan paket C serta bantuan untuk mayarakat berprestasi dan kurang mampu.

Rusli menyebutkan hal ini belum cukup untuk sebuah permodelan peningkatan kesejahteraan masyarakat lingkar tambang nantinya. Dia juga mendesak kepada PT LMR agar membuat sebuah permodelan yang lebih baik dibandingkan yang ada dipalu, guna peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya lingkar tambang.

Beri Rasa Aman Umat Kristiani Dalam Beribadah Natal, Polres Aceh Tengah Terjunkan Puluhan Personel Pengamanan Gereja

A1news.co.id.Takengon – Puluhan Personel Polres Aceh Tengah, Polda Aceh, melakukan pengamanan peribadatan Natal umat Kristiani, di Gereja Kristen Batak Protestan (HKBP) Blang Kolak II Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah, Pada Minggu (24/12/23) pagi.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Dody Indra Eka Putra, Mengatakan, bahwa dalam rangka menyambut hari Natal tahun 2023 dan tahun baru 2024, Polres Aceh Tengah terus melaksanakan pengamanan di gereja-gereja yang digunakan umat Kristiani untuk beribadah.

Lanjutnya, Gereja yang melaksanakan ibadah kita tempatkan puluhan personil untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalulintas kendaraan dilokasi. dalam melakukan pengamanan kami selalu berkoordiansi dengan pihak pengelola gereja.

“Pengamanan tersebut dilakukan untuk menjamin kemananan dan kenyamanan bagi umat kristiani yg sedang menjalankan ibadah, sehingga tercipta situasi Kamtibmas yang kondusif diwilayah Kabupaten Aceh Tengah” pungkas Dody.