
A1news.co.id|Aceh Singkil- Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Singkil terpantau stabil pada pertengahan Mei 2026. Kondisi ini memberi kelegaan bagi petani di tengah meningkatnya produksi pasca musim hujan.(12/5/2026)

Berdasarkan pantauan di sejumlah agen pengumpul di Kecamatan Singkil Utara, harga sawit di tingkat petani bertahan di kisaran Rp2.750 per kilogram untuk buah yang diantar langsung ke ram (tempat penampungan). Sementara itu, harga sedikit lebih rendah, yakni Rp2.700 per kilogram, berlaku untuk sawit yang dijemput langsung oleh agen di kebun.

Perbedaan harga tersebut disebabkan adanya biaya operasional seperti transportasi dan bongkar muat yang ditanggung pihak pengepul.
Salah satu agen pengumpul, Harianto Hutabarat, menyebutkan bahwa harga tersebut sudah stabil sejak awal bulan dan belum mengalami perubahan signifikan. Ia menegaskan bahwa pihaknya tetap melakukan seleksi ketat terhadap kualitas buah sawit yang diterima.
“Kami hanya menerima buah yang matang. Jika masih mengkal atau belum siap panen, akan kami tolak,” ujarnya.
Petani setempat menyambut baik kondisi harga yang relatif stabil tersebut, meskipun mereka tetap dihadapkan pada tantangan kualitas hasil panen yang semakin diperketat oleh pengepul maupun pabrik kelapa sawit (PKS).
Pihak pengumpul juga mengingatkan petani untuk menjaga mutu tandan buah segar agar tidak merugikan dalam proses penjualan. (EW)
Tidak ada komentar